Rabu, 23 Mei 2018
Follow Us ON :
 
 
| Jumlah Guru Bantu Provinsi di Dumai Capai 291 Orang | | Asyiiik...Presiden Resmi Naikkan THR dan Gaji Ke-13 PNS hingga Pensiunan | | Polres dan Pemkab Inhil Bagikan Takjil dan Bantuan kepada Korban Kebakaran | | Pemko Pekanbaru Optimis Raih Opini WTP Tahun Ini | | Antisipasi Karhutla, BNPB Siagakan Tiga Heli di Riau | | Kejati Riau Usut Korupsi Labor Bahasa di Meranti
 
Kejam, Dokter Hewan Masukkan Heroin ke Perut Anak Anjing hingga Mati saat Diambil Lagi
Kamis, 03-05-2018 - 13:50:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Kejam, Dokter Hewan Masukkan Heroin ke Perut Anak Anjing hingga Mati saat Diambil Lagi
  •  

    DELIKRIAU - Seorang dokter hewan asal Kolombia ditahan atas tuduhan terlibat dalam perdagangan narkoba dan penyiksaan hewan.

    Tersangka yang bernama Andres Lopez Elorez (38), dituduh telah menyalahgunakan keterampilannya dan mengubah anak-anak anjing menjadi sarana penyelundupan narkoba.

    Elorez diyakini telah membedah dan memasukkan paket heroin cair ke dalam perut anak-anak anjing berbagai ras dan kemudian menggunakannya untuk penyelundupan narkoba.

    Tersangka telah tertangkap di Spanyol dan telah dideportasi ke AS.

    "Elorez bukan hanya seorang pedagang obat terlarang, dia juga telah melanggar sumpahnya sebagai dokter hewan saat menggunakan keterampilannya untuk menyelundupkan heroin di dalam perut anak anjing," kata Jaksa AS, Richard Donoghue dalam pernyataannya.

    Kasus yang melibatkan Elorez terjadi pada 2004 dan 2005. Saat itu tersangka terlibat dalam perdagangan obat terlarang berupa heroin cair yang diselundupkan dalam perut sejumlah anak anjing.

    Anak-anak anjing tersebut kemudian dikirim menggunakan penerbangan komersial ke AS. Demikian diberitakan New York Post, Selasa (1/5/2018).

    Setibanya di tempat tujuan, paket-paket narkoba itu diangkat dari dalam tubuh anak anjing yang masih dibius. Anak-anak anjing itu pun mati selama proses pengeluaran paket tersebut.

    Sepuluh anak anjing diselamatkan pada 2005 dalam penyergapan di Kolombia. Enam di antaranya ditemukan narkoba di dalam perutnya dengan total seberat 2,9 kilogram.

    Elorez berhasil menghindari penangkapan dan menghabiskan waktu sepuluh tahun dalam pelarian.

    Dia akhirnya dapat ditangkap di Spanyol pada 2015 dan melawan ekstradisi di pengadilan hak asasi manusia di Eropa.

    Pengacara tersangka Mitchell Dinnerstein mengatakan kliennya memiliki masalah kejiwaan, termasuk depresi, serta gangguan ginjal.

    Pengacara itu juga menambahkan, kliennya bukanlah seorang dokter hewan. Elorez akhirnya ditahan tanpa jaminan. Dia diancam dengan hukuman 10 tahun hingga seumur hidup apabila terbukti bersalah.(drc/int)





     
    Berita Lainnya :
  • Kejam, Dokter Hewan Masukkan Heroin ke Perut Anak Anjing hingga Mati saat Diambil Lagi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jumlah Guru Bantu Provinsi di Dumai Capai 291 Orang
    02 Asyiiik...Presiden Resmi Naikkan THR dan Gaji Ke-13 PNS hingga Pensiunan
    03 Polres dan Pemkab Inhil Bagikan Takjil dan Bantuan kepada Korban Kebakaran
    04 Pemko Pekanbaru Optimis Raih Opini WTP Tahun Ini
    05 Antisipasi Karhutla, BNPB Siagakan Tiga Heli di Riau
    06 Kejati Riau Usut Korupsi Labor Bahasa di Meranti
    07 3 Heli Diterjunkan, Siaga Karhutla Riau Bakal Diperpanjang
    08 Tahun Ini, Pemko Pekanbaru Usulkan Penerimaan 300 CPNS, yang Minat Baca Infonya di Sini...
    09 UPIKA Ujungbatu Rohul Safari Ramadhan di Desa Ngaso
    10 Soal Pengadaan 2.600 Sapi, Dewan Berharap Tidak Ada Kendala
    11 Jelang Masa Mudik, Dishub Riau Perhatikan Tiga Titik Rawan Longsor Jalan Lintas Riau - Sumbar
    12 Abdul Kadir: Penghargaan Tidak Memperbaiki Keadaan Masyarakat
    13 Penjelasan Soal Kabar Pemecatan 23 Satpam Masjid Islamic Center Pasir Pengaraian
    14 Pengemis Anak-anak Masih Ramai di Persimpangan Jalan Pekanbaru
    15 Unik, Ada Pohon Pisang Tumbuh 'Subur' di Tengah Jalan Raya Pasir Pengaraian-Ujungbatu
    16 Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-110, Wabup Kampar Berpesan agar Kembangkan Diri
    17 Pasca-Serangan Mapolda Riau, Densus 88 Lagi-lagi Amankan 5 Terduga Teroris
    18 Diskes Pekanbaru Imbau Warga Jaga Kesehatan di Musim Kemarau
    19 Bocah 10 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Rumbai Pekanbaru
    20 Persediaan Sembako di Riau Masih Aman hingga Jelang Lebaran Nanti
    21 Riau Berpotensi Hujan Sore Nanti
    22 Akhirnya, Pemprov Riau Bayarkan Single Salary ASN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI