Jumat, 18-05-2018 - 15:13:05 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program berbasis Inklusi Sosial | | Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf | | RSUD Tengku Rafi'an Kabupaten Siak, Gelar Program Kesehatan Terhadap Para Pasien dan Keluarga | | Sinergi Kebijakan Pusat-Daerah dan Digitalisasi Pelayanan Publik | | Suyatno Meminta Yosep Harus Minta Maaf dan Hapus Status di FB | | Asisten I, Budhi Yuwono Sebut, Kerja Keras Dan Displin Kunci Keberhasilan
 
Cerita Pengemis Tua yang Tewas di Jalanan Ternyata Punya Tabungan Rp14,1 Miliar
Jumat, 18-05-2018 - 15:13:05 WIB

TERKAIT:
 
  • Cerita Pengemis Tua yang Tewas di Jalanan Ternyata Punya Tabungan Rp14,1 Miliar
  •  

    LEBANON, DELIKRIAU-Cerita mengejutkan datang dari Distrik Barbir Beirut, Lebanon, pada Selasa malam (15/5/2018) lalu. Petugas keamanan daerah setempat menemukan mayat di trotoar jalan tersebut. Setelah diselidiki, mayat perempuan tersebut bernama Fatima Othman.

    Banyak informasi yang diterima bahwa perempuan lanjut usia ini dulunya adalah pengemis. Makanya, saat dia ditemukan meninggal dunia, para penyelidik mengira itu hanyalah kemarian tragis yang terjadi pada rakyat miskin dan tunawisman yang tinggal di kota besar.

    Namun, kesimpulan tersebut ternyata keliru! Dilansir dari Arab News, petugas seketika terkejut ketika mengetahui bahwa Fatima membawa sebuah tas berisi uang tunai senilai Rp 48 juta! Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah mayat Fatima ternyata memiliki deposit uang di bank sebanyak Rp 14,1 miliar.

    Terkait dengan kematian Fatima, Direktur Divisi Hubungan Keamanan Internal Jenderal Joseph Musallem, menjelaskan bahwa Fatima wafat karena serangan jantung. Perempuan berusia 52 tahun tersebut ternyata memiliki riwayat penyakit jantung sudah lama dan penyakit itu juga yang akhirnya merenggut nyawanya.

    "Setelah penyelidikan dilakukan, tim kami menemukan uang tunai dan buku tabungan dalam jumlah besar dan ini sangat di luar perkiraan kita semua," katanya.

    Perlu Anda ketahui, sekalipun Fatima adalah pengemis, ternyata dia pernah mendapatkan penghargaan. Fakta ini muncul setelah ditemukannya foto pengemis jalanan yang memenangkan pujian dengan perannya sebagai seorang tentara Libanon yang ditempatkan di rumah sakit Barbir terdekat. Di foto itu, Fatima sedang membantu memberikan minum karena pasiennya tidak dapat menggunakan tangan atau kakinya. Prajurit itu kemudian dipuji oleh seorang komandan tentara karena "belas kasih dan kemanusiaannya."

    Di lain sisi, Fatima sering mendapat cemoohan karena pekerjaannya. Padahal, di balik pekerjaan terakhirnya itu, Fatima pernah berjasa untuk prajurit perang Lebanon.

    Saat mengemis, Fatima ternyata tidak pernah menggangu pengguna jalan. Dia hanya terduduk di trotoar dengan mata penuh kesedihan. Dia juga diketahui tidak pernah berbicara atau memohon untuk diberikan uang. Ya, Fatima hanya duduk dan menunggu orang mau membantunya.

    Kemudian, informasi lain juga menjelaskan bahwa Fatima biasa duduk di koran di trotoar dekat pabrik kopi di musim panas dan musim dingin. Sesekali masyarakat mendengar ucapan "Alhamdulillah" dari mulut tuanya itu setelah dia diberikan sedikit rezeki.

    Sementara itu, banyak kabar menjelaskan bahwa sebelum Fatima menutup usia, kondisinya memang berbeda. Senyum hangatnya hilang. Rambut putih dan wajah penuh keriput nampak lebih memudar.

    Setelah kematian Fatima, pasukan keamanan menemukan dia berasal dari kota Ain Al-Zahab di Akkar, Lebanon utara. Mereka menghubungi keluarganya dan sejumlah kerabat datang dan membawa jasat tua tersebut ke desanya. Dia dimakamkan pada hari Rabu sehari setelahnya.(drc/oz)






     
    Berita Lainnya :
  • Cerita Pengemis Tua yang Tewas di Jalanan Ternyata Punya Tabungan Rp14,1 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program berbasis Inklusi Sosial
    02 Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf
    03 RSUD Tengku Rafi'an Kabupaten Siak, Gelar Program Kesehatan Terhadap Para Pasien dan Keluarga
    04 Sinergi Kebijakan Pusat-Daerah dan Digitalisasi Pelayanan Publik
    05 Suyatno Meminta Yosep Harus Minta Maaf dan Hapus Status di FB
    06 Gesa Pemekaran Desa Bumi Asri dan Bina Sempian Bupati Meranti Datangi Kemenko Kemaritiman RI
    07 Pimpin Rapat RFK, Alfedri Periksa Realisasi Fisik Keuangan OPD
    08 Wabup Buka Diklat DPM Angkatan XX Tahun 2019, Harap SDM Kedepan Dapat Kuasai Selat Malaka
    09 Asisten I, Budhi Yuwono Sebut, Kerja Keras Dan Displin Kunci Keberhasilan
    10 Asisten II Setda Kabupaten Siak launching CFD di Kecamatan Sabak Auh
    11 Ribuan Warga Ikut Meriahkan HUT RI Dengan Jalan Santai
    12 Zesika Rozzalena Mendapat Medali Emas Cabor Pencak Silat Tingkat Provinsi Riau
    13 Upacara Memperingati Detik-Detik Proklamasi RI Di Kecamatan Kunto Darussalam Berjalan Baik, dan Lan
    14 Bupati Siak Berupaya Padamkan Api Dan Asap Serta Turunkan Hujan
    15 Mahasiswa UNRI Sosialisasi Cara Pembuatan Cookies Ampas Kelapa dan Selai Nenas
    16 Bupari Siak Afedri Tegaskan Generasi Muda Agar Tidak Terpengaruh Narkoba
    17 Antisipasi Bencana Karlahut dan Kabut Asap, Pemkab. Meranti Akan Gelar Sholat Istisqo
    18 Bupati Siak Alfedri Buka Acara Penyuluhan Bahanya Narkoba Bagi Pelajar
    19 Ka Kwarcab Alfedri Pimpin Apel Besar Hari Pramuka Ke 58 di Kabupaten Siak
    20 Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan
    21 Bupati Siak Alfedri Pimpin Apel Senin Bersama Seluruh Pimpinan OPD dan ASN
    22 Karyawan PTPN 5 Sei Rokan ikut Berkorban 11 ekor Sapi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI