Rabu, 23 Mei 2018
Follow Us ON :
 
 
| Jumlah Guru Bantu Provinsi di Dumai Capai 291 Orang | | Asyiiik...Presiden Resmi Naikkan THR dan Gaji Ke-13 PNS hingga Pensiunan | | Polres dan Pemkab Inhil Bagikan Takjil dan Bantuan kepada Korban Kebakaran | | Pemko Pekanbaru Optimis Raih Opini WTP Tahun Ini | | Antisipasi Karhutla, BNPB Siagakan Tiga Heli di Riau | | Kejati Riau Usut Korupsi Labor Bahasa di Meranti
 
Karantina Selatpanjang Musnahkan Bawang dan Beras Ilegal Asal Malaysia
Selasa, 15-05-2018 - 16:49:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Karantina Selatpanjang Musnahkan Bawang dan Beras Ilegal Asal Malaysia
  •  

    SELATPANJANG, DELIKRIAU - Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang memusnahkan 60 karung (535 Kg) Bawang merah dan 30 karung (296 Kg) Beras asal Malaysia, Selasa (15/5/2018).

    Pemusnahan yang dilakukan di Kampung Lentuk, Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

    Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, Ferdi mengatakan Bawang Merah dan Beras tersebut merupakan hasil tangkapan Ditpolair Polda Riau pada pada tanggal 23 Maret 2018 di perairan Desa Melai Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti yang kemudian dilimpahkan kepada Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru.

    Menurut dia, pemusnahan dilakukan lantaran barang tersebut tidak berdokumen yang sesuai undang-undang Nomor 16 Tahun 1992 pasal 5 tentang Karantina Tumbuhan dan Hewan.

    "Pemasukan Bawang Merah dan Beras tersebut tidak dilengkapi Sertifikat Kesehatan dari negara asal yaitu Malaysia. Selain itu pemasukan Bawang Merah dan Beras tersebut tidak dilengkapi Certificate of Analysis (CoA) dan Prior Notice yang menyatakan bahwa kedua komoditas tersebut bebas dari cemaran Kimia berdasarkan Permentan No. 55 Tahun 2016," kata Ferdi, dikutip halloriau.

    Lebih lanjut dikatakan, pemusnahan bawang merah dan beras tersebut dalam rangka mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dan masuknya bahan pangan yang tidak aman dikonsumsi karena bahan pangan yang dimasukkan secara ilegal tidak dilakukan pengujian kesehatan terlebih dahulu di negara asal.

    "Barang tersebut dikhawatirkan menyebarkan penyakit tanaman pertanian di Meranti," ujarnya.

    Lebih jauh dikatakannya, untuk memantau masuknya peredaran barang barang yang dikhawatirkan mengandung penyakit pihaknya mengaku sulit, apalagi di Kepulauan Meranti terdapat banyak pelabuhan tikus ditambah lagi dengan jumlah personilnya yang terbatas.

    Pemusnahan tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Korwas PPNS Polda Riau, Ditpolair Polda Riau dan pemilik barang. (drc/hrc)





     
    Berita Lainnya :
  • Karantina Selatpanjang Musnahkan Bawang dan Beras Ilegal Asal Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jumlah Guru Bantu Provinsi di Dumai Capai 291 Orang
    02 Asyiiik...Presiden Resmi Naikkan THR dan Gaji Ke-13 PNS hingga Pensiunan
    03 Polres dan Pemkab Inhil Bagikan Takjil dan Bantuan kepada Korban Kebakaran
    04 Pemko Pekanbaru Optimis Raih Opini WTP Tahun Ini
    05 Antisipasi Karhutla, BNPB Siagakan Tiga Heli di Riau
    06 Kejati Riau Usut Korupsi Labor Bahasa di Meranti
    07 3 Heli Diterjunkan, Siaga Karhutla Riau Bakal Diperpanjang
    08 Tahun Ini, Pemko Pekanbaru Usulkan Penerimaan 300 CPNS, yang Minat Baca Infonya di Sini...
    09 UPIKA Ujungbatu Rohul Safari Ramadhan di Desa Ngaso
    10 Soal Pengadaan 2.600 Sapi, Dewan Berharap Tidak Ada Kendala
    11 Jelang Masa Mudik, Dishub Riau Perhatikan Tiga Titik Rawan Longsor Jalan Lintas Riau - Sumbar
    12 Abdul Kadir: Penghargaan Tidak Memperbaiki Keadaan Masyarakat
    13 Penjelasan Soal Kabar Pemecatan 23 Satpam Masjid Islamic Center Pasir Pengaraian
    14 Pengemis Anak-anak Masih Ramai di Persimpangan Jalan Pekanbaru
    15 Unik, Ada Pohon Pisang Tumbuh 'Subur' di Tengah Jalan Raya Pasir Pengaraian-Ujungbatu
    16 Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-110, Wabup Kampar Berpesan agar Kembangkan Diri
    17 Pasca-Serangan Mapolda Riau, Densus 88 Lagi-lagi Amankan 5 Terduga Teroris
    18 Diskes Pekanbaru Imbau Warga Jaga Kesehatan di Musim Kemarau
    19 Bocah 10 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Rumbai Pekanbaru
    20 Persediaan Sembako di Riau Masih Aman hingga Jelang Lebaran Nanti
    21 Riau Berpotensi Hujan Sore Nanti
    22 Akhirnya, Pemprov Riau Bayarkan Single Salary ASN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI