Selasa, 10-07-2018 - 12:40:07 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI | | Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah | | Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut | | Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019 | | Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019 | | Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
 
Motif Masih Misterius, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Lapas Pekanbaru
Selasa, 10-07-2018 - 12:40:07 WIB

TERKAIT:
 
  • Motif Masih Misterius, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Lapas Pekanbaru
  •  

    PEKANBARU, DELIKRIAU - Polisi mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku penembak Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Pekanbaru. Pelaku saat ini masih diburu.

    "Yang jelas kita sudah punya gambaran siapa yang melakukan ini. Kami akan melakukan perburuan terhadap terduga pelakunya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal, di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (9/7).

    Selain itu, polisi juga sudah mengidentifikasi senjata serta titik pelaku melepaskan tembakan. "Kita paham betul menggunakan senjata api apa, kaliber berapa, dari jarak apa. Kita sudah paham," kata Iqbal seperti dilansir detikcom.

    Namun, Iqbal mengaku belum mengetahui motif serangan penembakan tersebut. Menurut dugaan, pemicu serangan adalah masalah narkoba.

    "Ya dugaannya begitu (terkait narkoba)-lah, ya kita lihat nanti. Karena motif itu selalu datang belakangan. Ketika pengungkapan sudah kita lakukan," ujar Iqbal.

    Lapas Pekanbaru diberondong tembakan oleh orang tak dikenal pada Minggu (8/7) dinihari. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru melakukan penyelidikan pasca penembakan itu. Selain olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memeriksa sejumlah rekaman kamera pengintai atau CCTV.

    "CCTV yang kita angkat, ada tiga. Apakah ketiganya bisa diangkat atau tidak (terlihatnya pelaku), ini tim sedang bekerja," ujar Kepala Polresta Pekanbaru, Komisaris Besar Susanto, kemarin.

    Susanto mengatakan, sejauh ini pihaknya dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah berkoordinasi dengan Satuan Brigade Mobil Polda Riau, untuk mengetahui jenis senjata api yang digunakan pelaku.

    Susanto menyebutkan, olah TKP
    dilakukan pada jenis peluru dan jenis senjata yang digunakan pelaku. "Apakah itu (senjata api) organik atau rakitan. Kita on proses bersama Brimob Polda Riau untuk mengetahui proyektil ditembakkan dari senjata apa," tuturnya.

    Menurut Susanto, proyektil tersebut telah dikirim ke Labfor Medan. Nantinya, hasil penelitian tersebut akan mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku menembak gedung Lapas.

    Untuk sementara, diduga kuat bahwa peluru yang digunakan pelaku berasal dari senjata api laras panjang. Peluru itu memiliki spesifikasi kaliber 5,56 milimeter atau standar untuk senjata api laras panjang.

    Namun, polisi harus melakukan identifikasi lebih jauh terutama guna mengetahui apakah senjata yang digunakan organik atau rakitan. "Intinya kita terus berupaya mengungkap kasus ini sejelasnya sampai ditemukan pelaku," tambah Susanto.

    Sembari menunggu diketahuinya senjata api yang digunakan pelaku, polisi juga menelusuri dugaan keterkaitan penembakan ini dengan dua kejadian. Yaitu pemindahan narapidana narkoba asal Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan digagalkannya penyelundupan narkoba oleh koki kantin ke dalam Lapas.

    "Kedua melakukan penyelidikan bersama Lapas untuk mengetahui sejauh mana keterkaitan peristiwa. Apakah ada kaitannya atau hanya teror tapi kita sudah mendalami dari olah TKP," jelas Susanto.

    Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIA Pekanbaru, Yulius Syahruza mengatakan, di pekarangan Lapas hanya terdapat dua CCTV. Itupun tidak mengarah ke luar hanya ke Pintu Penjagaan Utama (P2U).

    "Untuk CCTV kita ada. Tapi cuma di pintu masuk Lapas. Untuk CCTV yang mengarah ke halaman Lapas kita tidak ada," ungkapnya.

    Polisi, menurutnya, juga telah memeriksa rekaman CCTV yang ada di swalayan yang di seberang Lapas di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukitraya itu.(dr/hrc)



     
    Berita Lainnya :
  • Motif Masih Misterius, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Lapas Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019
    02 Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
    03 Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019
    04 Kabag Humas Meranti Bantah Tudingan Gubernur Riau
    05 LAKTA Enggan Memberikan Komentar
    06 Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut
    07 Kades Ngaso Didampingi Direktur BumDes Ngaso Mandiri Serahkan Dana Sosial
    08 Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah
    09 Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI
    10 Kabag Humas Sekda Meranti Ikuti Rakornas Kehumasan dan Hukum Tahun 2019
    11 Mendagri Sebut Pelantikan Gubernur Riau Kemungkinan Tanggal 20 February 2019
    12 Jaring Masukan Perubahan RPJMD, Pemkab Siak Taja Forum Konsultasi Publik
    13 Infrastruktur Kabupaten Siak Masih Lebih Baik di Riau
    14 Peringati HPN 2019, Adik Raja Dangdut Sambangi IWO Kota Bekasi
    15 Eny Suryati Isak Tangis Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Syamsuar
    16 Wakil Bupati Siak Optimis Tahun Ini Meraih Pringkat Nindya
    17 Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI Kategori Peserta Terbanyak di Indonesia
    18 Musim Kemarau Lebih Awal, Minta Masyarakat Waspada Karhutla
    19 Wabup Meranti Lakukan Panen Raya di Desa Anak Setatah Kec. Rangsang Pesisir
    20 Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air 2019
    21 Perjuangkan Nasib Eks Honorer K2
    22 Turnamen Volly Ball Kades Cup I Di Ikuti 36 Club
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI