Selasa, 17-07-2018 - 13:58:29 WIB
Follow Us ON :
 
 
| IPTMR Gelar Silaturahmi Menyambut Mahasiswa Baru dan Seminar Interaktif | | Bupati Kepulauan Meranti Lantik 23 Orang Pj. Kades Se-Kabupaten Meranti | | Wabup Meranti Hadiri Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau 2018 | | Ketua PKK Meranti Hadiri Rapat Konsultasi TPKK Meranti Tahun 2018 | | Budidaya Perikanan Di Kabupaten Rohil Terus Ditingkatkan | | Pelayanan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Pemkab Rohil
 
Tersandung Kasus Suap, Proyek PLTU Riau Diberhentikan Sementara
Selasa, 17-07-2018 - 13:58:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Tersandung Kasus Suap, Proyek PLTU Riau Diberhentikan Sementara
  •  

    JAKARTA, DELIKRIAU - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap belasan orang dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Riau-1. KPK menetapkan dua orang menjadi tersangka dan sisanya dilepaskan dengan status sebagai saksi.

    Kedua tersangka itu adalah Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Eni Maulani Saragih diduga menjadi penerima suap dan Johannes Budisutrisno Kotjo (pemegang saham Blackkgold Natural Resources Limited, penggarap proyek PLTU Riau-1), disangka sebagai pemberi suap.

    Hari Minggu (15/7) KPK juga menggeledah rumah Direktur Utama Pembangkit Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir, kini berstatus saksi. Sofyan pada Senin (16/7) menggelar jumpa pers di kantornya untuk memberi penjelasan mengenai penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di kediamannya.

    Sofyan menekankan dirinya akan menghormati proses hukum yang tengah dilaksanakan oleh KPK dan siap bekerjasama dengan lembaga antirasuah itu untuk mengungkap kasus dugaan suap dalam proyek PLTU Riau-1.

    "Tentunya kami PLN menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Dirut PLN sebagai warga negara patuh dan taat pada hukum yang berlaku dan aturan berlaku," tandas Sofyan.

    Sofyan menyebutkan proyek PLTU Riau-I merupakan proyek penunjukan langsung yang diserahkan pada anak usaha PLN PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) sejak dua tahun lalu. Sofyan menyebutkan bahwa nilai proyek mencapai US$900 juta.

    Untuk pengerjaan PLTU mulut tambang itu , PJB menggandeng konsorsium anak usaha BlackGold Natural Resources PT Samantaka Batubara dan China Huadian Engineering. Johannes Budisutrisno Kotjo merupakan salah satu pemegang saham BlackGold.

    Dari proyek ini tambahnya PLN memiliki sebanyak 51 persen saham dan sisanya dimiliki oleh konsorsium.

    Atas adanya kasus hukum ini maka PLTU mulut tambang Riau-1 pengembangannya diberhentikan sementara. Sofyan Basir belum bisa manargetkan kapan proyek 35 ribu MW ini bisa kembali berjalan.

    "Pada saat proses hukum harus kita hentikan. Jika ada permasalahan harus di-break, nanti kita kaji," tambahnya.

    Berkaitan dengan perkara tersebut, KPK hari Senin (16/7) menyegel ruang kerja Eni Maulani Saragih yang berlokasi di lantai sebelas, Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta. Ruang dengan nomor 1121 itu telah ditandai oleh penyidik KPK. Meski telah disegel, KPK belum menggeledah ruangan Eni saragih.

    Wakil Ketua Majelis Kehormatan Dewan, Sufmi Dasco Ahmad mengakui pihaknya mendapat pemberitahuan dari KPK sebelum menyegel ruang kerja Eni Saragih di gedung MPR/DPR.

    "Jadi saya pikir karena sudah ada informasi dan kami sesuai undang-undang juga tidak mempersulit, penyegelan sudah dilakukan. Tahapan berikutnya adalah penggeledahan," kata Sufmi.

    Pengerjaan proyek PLTU Riau-1 digarap oleh konsorsium Blackgold Natural Resources Limited bersama PT pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batu Bara, serta China Huadin Engineering. Pada akhir Januari lalu, konsorsium baru saja menandatangani surat komitmen dengan PLN mengenai jual beli listrik untuk proyek listrik 2x300 megawatt tersebut.

    Dari kajian yang dilakukan tim KPK, ditemukan kelemahan dalam perencanaan program penyediaan tenaga listrik ini. Tim juga menemukan ketidakpatuhan pekerja sehingga mengakibatkan pemborosan. Faktor utama lainnya adalah indikasi intervensi pihak tertentu di level pembuat kebijakan dan pelaku usaha.

    KPK pada Jumat pekan lalu menangkap Eni Saragih dan suaminya, Muhammad Al Khafidz, yang tengah menghadiri acara di rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Penyidik KPK juga membekuk Johannes Budisutrisno Kotjo dan sejumlah orang lainnya.

    Eni Saragih diduga menerima suap sebesar Rp 4,8 miliar dari Johannes untuk memuluskan kesepakatan antara PLN dan konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-1. Johannes diduga menjanjikan imbalan 2,5 persen dari total nilai proyek yang hingga kini belum kelas pembahasannya. (dr/kc)






     
    Berita Lainnya :
  • Tersandung Kasus Suap, Proyek PLTU Riau Diberhentikan Sementara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tingkatkan PAD, Pemkab Rohil Gali Potensi Daerah
    02 Pelayanan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Pemkab Rohil
    03 Budidaya Perikanan Di Kabupaten Rohil Terus Ditingkatkan
    04 IPTMR Gelar Silaturahmi Menyambut Mahasiswa Baru dan Seminar Interaktif
    05 Bupati Kepulauan Meranti Lantik 23 Orang Pj. Kades Se-Kabupaten Meranti
    06 Wabup Meranti Hadiri Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau 2018
    07 Ketua PKK Meranti Hadiri Rapat Konsultasi TPKK Meranti Tahun 2018
    08 Sekda Meranti Ikuti Kegiatan Sosialisasi Donor Darah, Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Bantu Pasien yan
    09 Wakil Bupati Meranti Tinjau Proyek Pembangunan Centra Industri IKM Sagu Sungai Tohor
    10 Pengurus Perbasi Rohil Resmi Dilantik
    11 Perbasi Buka Kejuaraan Basket Kabupaten Antar Sekolah dan Klub Se-Rohil
    12 Asisten III Setda Kab Siak, Jamaluddin Resmikan Musholla Menjadi Mesjid Al-Irsyad Kampung Dayun
    13 Berkat Inovasi Luar Biasa Desa Kundur Raih Juara I Desa Terbaik Oleh Kementrian Desa
    14 Sekda Meranti Lantik BPD Kec. Rangsang Barat
    15 Warga Dayun Siak Resah, Puluhan Ruko Walet Diduga Ilegal
    16 Bupati Meranti Ikuti Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Meranti Tahun 2019
    17 Perayaan HUT SMA Negeri 2 Dayun ke-11 Meriah
    18 Warga Dayun Kekuhkan Asap Tebal Dari Cerobong PKS PT BIM
    19 Masyarakat Desa Alai Selatan Dambakan Parit Beton
    20 PWI Kabupaten Siak Launcing Goes to School
    21 Wakil Bupati Ikuti Rapat Paripurna Padangan Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPBD Pemkab Meranti 2019
    22 PWI Siak Gelar Diskusi Jurnalistik ke Sekolah-sekolah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI