Sabtu, 23 Juni 2018
Follow Us ON :
 
 
| Mau Pindah Nyoblos? Begini Cara Urus Surat A5 di Kantor PPS | | Overkapasitas dan Cuaca Buruk Sebab Tenggelamnya Kapal di Danau Toba | | UAS Bakal Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Kota Dumai | | Pemko Pekanbaru Tetapkan 400 Titik Lokasi Salat Idul Fitri | | BPBD Riau Waspadai Peningkatan Karhutla selama Lebaran | | 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
 
Dewan Pendidikan Riau: PPDB Sistem Zonasi Lebih Fair
Sabtu, 02-06-2018 - 12:27:35 WIB

TERKAIT:
 
  • Dewan Pendidikan Riau: PPDB Sistem Zonasi Lebih Fair
  •  

    PEKANBARU, DELIKRIAU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi yang mulai diterapkan di Provinsi Riau tahun ini, dinilai lebih fair dan menjamin pemerataan serta kesempatan anak-anak untuk memeroleh pendidikan yang berkualitas. Demikian jelas anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau Ir. H Fendri Jaswir, MP menjawab wartawan di Pekanbaru, Sabtu (2/6/2018).

    Dikatakan, ketentuan ini sudah diterapkan sejak tahun lalu sesuai dengan Peraturan Mendikbud. Cuma di Riau belum dilaksanakan. Tahun ini baru dilaksanakan.

    ''Kita menyambut baik kebijakan ini karena lebih fair dan akan memberikan pendidikan yang merata dan kesempatan yang sama kepada anak-anak peserta didik, '' ujarnya.

    Jadi, menurut Fendri, jika sistem zona ini diterapkan maka tidak ada lagi sekolah unggulan atau sekolah favorit. Yang ada nantinya di sekolah itu akan ada kelas unggulan buat yang berprestasi.

    Disebutkan, sistem zonasi ini lebih fair. Karena semua anak-anak yang bertempat tinggal di sana akan mendapatkan sekolah, baik yang nilai ijazah tinggi maupun yang rendah. ''Tidak ada pengklasifikasian,'' tegasnya.

    Sistem zonasi, menurut mantan anggota DPRD Riau ini, juga lebih menguntungkan bagi calon siswa.

    Keuntungannya, pertama sekolah lebih dekat dengan tempat tinggal. Sehingga mudah dijangkau dan biaya jadi murah. Kedua, anak- anak setempat punya kesempatan yang sama bersekolah di sekolah terdekat. "Toh selama ini sudah ada kebijakan persentase penerimaan untuk warga setempat."

    Keuntungan ketiga, kualitas pendidikan jadi merata karena di setiap sekolah ada anak yang lebih pintar dengan yang biasa-biasa saja. Keempat, masing-masing sekolah akan berlomba-lomba meningkatkan kualitas pendidikan. "Nanti akan terjadi kompetisi yang sehat dan seimbang," terangnya.

    Kelima, tidak terjadi kecemburuan sosial karena sekolah favorit dan tidak favorit. Dan keenam, mencegah pungutan liar dalam penerimaan peserta didik baru.

    ''Karena ini kebijakan baru tentu akan dijumpai kendala di lapangan. Nanti akan kita evaluasi sehingga bisa diperbaiki tahun depan, '' kata Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau itu. (Rls)




     
    Berita Lainnya :
  • Dewan Pendidikan Riau: PPDB Sistem Zonasi Lebih Fair
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mau Pindah Nyoblos? Begini Cara Urus Surat A5 di Kantor PPS
    02 Overkapasitas dan Cuaca Buruk Sebab Tenggelamnya Kapal di Danau Toba
    03 UAS Bakal Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Kota Dumai
    04 Pemko Pekanbaru Tetapkan 400 Titik Lokasi Salat Idul Fitri
    05 BPBD Riau Waspadai Peningkatan Karhutla selama Lebaran
    06 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
    07 Diskes Riau Pastikan Pemegang BPJS Kesehatan Bebas Gunakan Kartu Selama Lebaran
    08 Walau Embarkasi Haji Antara Belum Jelas, Persiapan JCH Riau Tidak Terganggu
    09 160 Warga Binaan Rutan Teluk Kuantan Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 1439
    10 Pesan Kadishub Riau ke Pemudik: Jika Capek Berhenti di Rest Area
    11 81 Ribu Lampu Colok Terangi Bengkalis di Festival Malam 27 Ramadan
    12 Spanduk Tol Jokowi Dikomentari Pedas oleh Gerindra
    13 Pilgubri, Warga Diingatkan Tak Pilih Kucing dalam Karung
    14 Lonjakan Penumpang Tanjung Harapan Selatpanjang Capai 100 Persen
    15 LSM Tindak Lanjuti Dugaan Mark Up Proyek IPAL Rohul
    16 Pererat Silaturrahmi, Kades Ngaso Ujung Batu dan Tokoh Masyarakat Buka Puasa Bersama
    17 Kapolda Riau Sidak Pasar Hingga Pos Pengamanan
    18 Hari Ini 45 Hotspot Terdeteksi di Sumatra
    19 PAD Sektor PBB di Rohil Masih Minim
    20 Bejat Betul! Ayah di Pelalawan Perkosa Anak Kandung. Terkuak saat Lapor Ibu
    21 Layani Arus Mudik-Balik Bengkalis, 446 Personel Disiagakan di Sembilan Pos
    22 Motor Rakitan Indonesia Laris di Luar Negeri
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI