Kamis, 14-02-2019 - 21:56:18 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Iswandi, Refelanting Pohon Kelapa Sawit Satu Kelompok 50 Hektar | | Tim Safari Ramadhan Pemda Kabupaten Rokan Hulu Di Masjid Al Falah Desa Kembang Damai | | Jabat Sekjen LKTL, Alfedri Apresiasi Langkah Kabupaten Sintang Promosikan Kuliner Khas Daerah | | PT IKPP Gelar Buka Puasa Bersama Pemkab Siak dan Masyarakat Sekitar | | Kejari Rohil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media | | Peringatan Nuzul Al Quran 1440 H di Siak Di Hadiri Gubernur Riau
 
Terkait Fitnahan Terhadap Desa Sekijang Sebagai Desa Tempat Orang Kawin Lari
LAKTA Enggan Memberikan Komentar
Kamis, 14-02-2019 - 21:56:18 WIB

TERKAIT:
 
  • LAKTA Enggan Memberikan Komentar
  •  

    PEKANBARU, DELIKRIAU - Desa Sekijang kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar tak hanya sekedar tempat dilangsungkannya acara Silahturahmi Masyarakat Sungai Tapung (SMST) yang ketiga, melainkan juga sekaligus menjadi tempat dikukuhkannya Lembaga Adat Kenegrian Tapung (LAKTA) pada Sabtu, tanggal 19 Januari 2019 lalu.

    Namun jauh sebelum itu desa Sekijang ini juga sempat menjadi perbincangan hangat di Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) lantaran adanya fitnahan yang ditulis dibuku Mata Pelajaran Budaya Melayu Riau (Mapel BMR) terbitan Inprasa tentang sejarah desa Sekijang sebagai tempat persembunyian orang kawin lari.

    Setelah dilakukan koordinasi dan mediasi beberapa kali di kantor LAM Riau pada beberapa bulan lalu permasalahan ini seperti sepi dan tak ada kelanjutannya lagi.

    Saat delikriau.com mengkonfirmasi terkait permasalahan tersebut kepada Kepala desa Sekijang, H.Ahmad Taridi mengatakan sejauh ini buku yang mengandung fitnahan itu mungkin sudah ditarik oleh penerbit dari peredaran, namun permintaan maaf secara tertulis dari penerbit belum juga mereka dapatkan.

    "Buku itu mungkin sudah ditarik oleh penerbit dari peredaran, soalnya kami sudah tidak menemukan buku itu lagi dibeberapa toko yang kami tanyai, namun sampai saat ini setau saya belum ada permintaan maaf secara tertulis dari pihak penerbit terkait masalah itu," jelas Taridi saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Kamis (14/02/2019).

    Taridi juga mengatakan bahwa sampai saat ini memang belum ada langkah untuk melanjutkan permasalahan tersebut, meskipun para Ninik Mamak desa Sekijang masih mengharapkan adanya permintaan maaf dari penerbit.

    "Sampai saat ini memang belum ada dibuat langkah baru, namun Ninik Mamak berharap ada permintaan maaf dari pihak penerbit," jelasnya.

    Ia juga menambahkan, jika ada waktu luang nanti akan melanjutkan permasalahan tersebut, dan jika kembali didapati bukti buku Mapel BMR tersebut masih dipergunakan di sekolah-sekolah, maka akan dilaporkan kepihak yang berwajib.

    "Kalau ada waktu yang agak lapang nanti akan diurus lagi, dan nanti kami akan cek lagi di sekolah-sekolah, dan kalau terbukti masih dipakai di sekolah-sekolah, rencananya kami akan melaporkan pihak penerbit dan penulis kepihak yang berwajib," tambahnya.

    Dan hingga berita ini diturunkan, LAKTA sebagai Lembaga Adat Tapung yang baru dikukuhkan di desa Sekijang itu sendiri sampai saat ini belum memberikan tanggapan apapun terkait permasalahan tersebut, meskipun Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAKTA, H.Sarkawi sudah dihubungi melalui pesan WhatsApp.

    Demikian juga halnya dengan Zulfahmi, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) yang mengomandoi LAKTA, hingga sampai saat ini belum memberikan jawaban langkah atau tindakan apa yang akan dilakukan LAKTA terkait permasalahan tersebut. (Raf)



     
    Berita Lainnya :
  • LAKTA Enggan Memberikan Komentar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 PT IKPP Gelar Buka Puasa Bersama Pemkab Siak dan Masyarakat Sekitar
    02 Iswandi, Refelanting Pohon Kelapa Sawit Satu Kelompok 50 Hektar
    03 Tim Safari Ramadhan Pemda Kabupaten Rokan Hulu Di Masjid Al Falah Desa Kembang Damai
    04 Jabat Sekjen LKTL, Alfedri Apresiasi Langkah Kabupaten Sintang Promosikan Kuliner Khas Daerah
    05 Peringatan Nuzul Al Quran 1440 H di Siak Di Hadiri Gubernur Riau
    06 Kejari Rohil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media
    07 Tepian Sungai Jantan Siak Masuk 7 Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019
    08 Dra Hj Rasidah Alfedri Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Siak
    09 Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Siak Dilantik, Ini Pesan Alfedri
    10 Bupati Siak Tandatangani Komitmen Bersama, Terkait Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Ringankan Beban Mustahik, Pemkab Siak Luncurkan ATM Beras di Sabak Auh
    12 Sekda Siak, Ajak Pimpinan Perusahaan Berkontribusi Terhadap Pembangunan Daerah
    13 Bupati Siak Alfedri Apresiasi Kinerja dan Inovasi Pemerintah Kecamatan Sabak Auh
    14 Sekda Siak Sebut, Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    15 Alfedri Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas 2019, Penuh Hikmat
    16 Di Dumai, BNN Berhasil Gagalkan 50kg Sabu dan 23ribu Butir Ekstasi
    17 Tim Disperindag Sidak Pasar Tuah Serumpun, Harga Pokok Masih Relatif Stabil
    18 TP PKK Siak Serahkan Paket Sembako Untuk Dhuafa di Tiga Kecamatan
    19 Pemkab Rohil Laksanakan Safari Ramadhan Pertama Di Mesjid An-Nur Kecamatan Sinaboi
    20 Kronologis Bentroknya Pemuda Kecamatan Rumbai Pesisir Memakan Korban
    21 Pemkab Siak Raih Laporan Hasil Keuangan Predikat WTP Kedelapan
    22 Sekretaris Daerah Kab Siak T.Said Hamzah Sambut Kedatangan Rombongan Anggota DPR RI Komisi III
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI