Kamis, 04-04-2019 - 19:23:10 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Berlangsung Semarak, Bupati Siak Alfedri Lepas Pawai Taaruf MTQ di Sungai Apit | | Bupati Siak Alfedri Resmikan Gedung Baru MA Pondok Pasantren Bahrul Ulum | | DPRD Meranti Turun Langsung ke Lapangan Melihat Progres Pembangunan Kepulauan Meranti | | Wabup Meranti Buka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2019 | | Yama Utama Terpilih Ketua Karang Taruna Desa Ngaso | | Ketua DPRD Siak, Koperasi BUTU Agar Trsnsparan Dalam Mengelola Kayu Akasia Diatas Lahan TORA
 
Polda Riau Telah Menetapkan Direktur PT DSI dan Eks Kepala Dishutbun Siak Sebagai Tersangka
Kamis, 04-04-2019 - 19:23:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Telah Menetapkan Direktur PT DSI dan Eks Kepala Dishutbun Siak Sebagai Tersangka
  •  

    SIAK, PEKANBARU - Direktur PT Duta Swakarya Indah (DSI) Suratno Konadi dan Eks Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Siak Teten Effendi sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Riau. Hingga kini, Suratno Konadi masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Riau. 

    Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto membenarkan hal tersebut, namun ia belum mau memberikan keterangan saat dikonfirmasi awak media, Kamis (4/4/2019). Pihaknya akan meminta keterangan terlebih dahulu kepada Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Purwanto untuk memberikan penjelasan kepada wartawan.

    "Ya, sudah saya sampaikan ke Pak Dir, Pak Dir masih acara wakili Kapolda di Pangeran," kata dia.

    Informasi yang diterima awak media, Polda Riau menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) atas tersangka Suratno Konadi, direktur PT DSI.  Surat penetapan DPO Polda Riau tersebut dengan nomor : DPO/12/III/2019/reskrimum. Tersangka Suratno Konadi mangkir dari panggilan penyidik sebanyak 3 kali sejak ditetapkan tersangka.

    Dalam surat itu, Polda Riau menyatakan Suratno Konadi melakukan tindak pidana membuat surat palsu berupa keputusan mentri kehutanan (Menhut) nomor 17/kpts-II/1998 tanggal 6 Januari 1998 yang sudah tidak berlaku lagi. Surat itu untuk permohonan izin lokasi dan izin usaha perkebunan PT DSI ke Pemkab Siak untuk lahan seluas lebih kurang 8.000 Ha di atas lahan milik pelapor atas nama Jimmy seluas 82 Ha yang terletak di Desa Dayun. Hal tersebut terjadi sekira Agustus 2015 di Dayun, sesuai dengan laporan masyarakat bernama Jimmy. 

    Bahkan, berkas perkara kedua tersangka sudah ditetapkan P21 oleh Kejati Riau. Saat ini hanya menunggu tahap 2 bila tersangka memenuhi panggilan penyidik Selasa depan. 

    "Ya, berkas perkaranya sudah P21 sejak 21 Januari 2019 kemarin. Tapi tersangka dan barang bukti belum diserahkan ke kita," kata Kasipenkum dan Humas Kejati Riau Muspidauan.

    Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyidik Polda Riau terkait tindaklanjut perkara. Rencananya Selasa depan kedua tersangka dan barang bukti diserahkan ke pihaknya. 

    Sementara itu, Penasehat Hukum (PH) warga pemilik lahan atas nama Jimmy, Firdaus Ajis, SH sudah mendapat informasi dari penyidik Polda Riau secara lisan mengenai perkembangan tindak lanjut perkara.

    "Atas informasi tersebut klien kami langsung menulis surat mohon laporan perkembangan perkara (SP2HP) kepada Direskrimum Polda Riau untuk kepastian kapan tersangka dilakukan tahap 2, dan kalau tidak kooperatif ditetapkan saja sebagai DPO," kata dia.

    Ia menguraikan, kliennya melaporkan Direktur PT DSI dan Eks Kadishutbun Siak ke Polda Riau karena ada klaim izin Menhut di atas lahan yang dimiliki kliennya. Pada 2009 PT. DSI datang ke lokasi kebun milik kliennya. Kebun itu sedang dikelola oleh PT Karya Dayun untuk dijadikan kebun sawit.

    Diketahui, Direktur PT DSI Suratno Konadi merupakan anak kandung dari pemilik PT DSI, Mery. Polemik perusahaan ini dengan warga pemegang Sertifikat Hak Milik (SHM) sudah berlangsung lama. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Polda Riau Telah Menetapkan Direktur PT DSI dan Eks Kepala Dishutbun Siak Sebagai Tersangka
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Berlangsung Semarak, Bupati Siak Alfedri Lepas Pawai Taaruf MTQ di Sungai Apit
    02 Bupati Siak Alfedri Resmikan Gedung Baru MA Pondok Pasantren Bahrul Ulum
    03 Wabup Meranti Buka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2019
    04 DPRD Meranti Turun Langsung ke Lapangan Melihat Progres Pembangunan Kepulauan Meranti
    05 Yama Utama Terpilih Ketua Karang Taruna Desa Ngaso
    06 Warga Bengkalis Kembali Menemukan Tas Biru Bergambar Panda Yang Isinya Ternyata Sabu-sabu
    07 Ketua DPRD Siak, Koperasi BUTU Agar Trsnsparan Dalam Mengelola Kayu Akasia Diatas Lahan TORA
    08 Kabupaten Siak Raih penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan
    09 Tahniah Alfedri Untuk Setiono, Penggiat Lingkungan asal Sungai Apit
    10 Kebakaran Lahan Di Dayun Semakin Meluas, Kabut Asap Semakin Tebal
    11 Polres Dumai Berhasil Amankan Seorang Pelaku Narkoba Berserta Barang Bukti 1 Kg Sabu- sabu
    12 Bupati Alfedri Apresiasi Kinerja Polri
    13 Aksi Damai FKPMR Batal, Kedatangan Bupati ke Rokan IV Koto Disambut Hangat Masyarakat
    14 Tanam 1000 Bibit Mangrove, Dukung Pemulihan DAS
    15 Komisi I DPRD Kab Siak Gelar Hearing Dengan DPMK Beserta Inspektorat Pemda Siak
    16 Satpol PP Dumai Gelar Razia KTP di Jalan Budi kemuliaan
    17 Pertemuan Dan sosialisasi Keimigrasian Di Kecamatan Kandis Siak
    18 Bupati Rohil Membuka Program TMMD ke 105 Kodim 0321/Rohil
    19 9 Perusahaan Pabrik Sawit Yang Ikut Hearing DPRD Siak, Diduga 2 Diantaranya Tidak Mengantongin Izin
    20 Hearing Komisi II, Ketua DPRD Siak Kecewa Dengan Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Yang Tidak Hadir
    21 DPRD Siak Gelar Hearing Terkait Implementasi dan Realisasi Program CSR Perusahan Kelapa Sawit
    22 Pemkab Rohil Gelar Sosialisasi Informasi Publik
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI