Kamis, 06-02-2020 - 18:03:26 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Kasat Binmas AKP Hermawan Sosialisasi Pokdar Kamtibmas Polres Rohul Tahun 2020 | | Bendahara PWI Bengkalis Tutup Usia Di RS Permata Hati Duri | | Dihadapan Kajati Riau Dan Kajari Bengkalis Ketua FORWARI Presentasikan Program Kerja | | Kapolda Riau Lepas Peserta Lomba lari Fun Run di Kota Dumai | | Kajati Riau Teken MoU dengan Politeknik Negeri Bengkalis | | Warga Kecewa Usai Pemilihan Anggota BPD Se- Kecamatan Siak Kecil
 
Zulmansyah : Tersangka Melanggar UU Pers Pasal 18 Ayat 1
Ketua PWI Riau Mengecam Keras Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan
Kamis, 06-02-2020 - 18:03:26 WIB

TERKAIT:
 
  • Ketua PWI Riau Mengecam Keras Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan
  •  

    PEKANBARU, DELIKRIAU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau mengecam dan menyesalkan adanya aksi kekerasan dan penganiayaan terhadap jurnalis MNC Media Indra Yoserizal oleh security PT Nusa Wana Raya (NWR).

    Pasalnya, kasus kekerasan terhadap wartawan saat menjalankan tugasnya di lapangan telah melanggar Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 pasal 18 ayat 1. Disamping itu, tersangka penganiayaan juga bisa dijerat Undang-Undang KUHPidana.

    "Kita menyesalkan dan mengecam kasus kekerasan terhadap wartawan ini. Dan kita meminta aparat hukum terutama pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang menimpa jurnalis MNC Media Indra Yoserizal. Karena apapun dalihnya, dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Pers,"  tegas Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang didampingi Sekretaris PWI Riau Amril Jambak dan Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Wartawan Anthony Harry di Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (06/02/2020) siang.

    Zulmansyah menyebutkan, pasal 18 ayat 1 Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999 BAB VII tentang Ketentuan Pidana ditegaskan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2); Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran dan ayat (3); Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00.

    "Jadi, tersangka kekerasan terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistiknya bisa diancam kurungan paling lama 2 tahun dan denda banyak Rp500 juta. Selain itu juga bisa dijerat Undang-Undang KUH Pidana Pasal 351 ayat (1)," terang Zulmansyah.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan dan kekerasan ini berawal ketika jurnalis MNC Media Indra Yoserizal datang bersama rekan media lainnya ke kawasan eksekusi lahan perkebunan masyarakat di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (04/02/2020) pada pukul 10.00 WIB.

    Ketika itu situasi sedang memanas. Antara warga dengan security perusahaan PT Nusa Wana Raya (NWR) saling lempar batu hingga kemudian terjadi pengejaran oleh ratusan security NWR terhadap warga.

    "Ketika itu saya sedang mendokumentasikan peristiwa, berlindung di areal perkebunan. Sudah saya jelaskan saya wartawan, tapi tetap dipukul dan kamera dirampas, dirusak juga," kata Indra.

    Indra menjelaskan, saat itu dia sedang merekam aksi pemukulan oleh security NWR terhadap sejumlah warga yang berlarian.

    "Saya merekam insiden penganiayaan oleh security NWR menggunakan tongkat kayu, dan juga melempari batu ke arah warga," kata Indra.

    Indra menjelaskan, setelah sempat dianiaya, pihaknya juga sempat disekap oleh segerombolan security hingga diintervensi.

    "Sampai sekarang kamera saya belum dikembalikan, padahal di sana tersimpan bukti rekaman penganiayaan security terhadap warga," kata Indra.

    Indra menjelaskan, selain dianiaya dirinya juga sempat disekap dan diintrogasi oleh pihak keamanan PT NWR dan mengintervensi tugas-tugas jurnalistiknya.

    Selain Indra, sejumlah warga juga terluka akibat serangan membabi buta pihak security NWR.

    "Saya ditendang, dipukul hingga diseret layaknya binatang," kata Indra Yoserizal, reporter MNC Media.

    Selain dianiaya keji, perangkat kerja berupa kamera milik Indra juga dirampas dan sampai sekarang belum dikembalikan oleh security NWR.

    "Tidak ada komando jelas dalam gerakan yang dilakukan oleh security NWR, saya dianiaya seperti binatang. Ini bukan soal saya, tapi soal profesi wartawan yang harus dilindungi sesuai dengan undang-undang pers," kata Indra.

    Dia menjelaskan, selain melanggar UU Pers, penganiayaan oleh security NWR ini juga dapat dikenakan UU tentang penganiayaan dan perampasan barang perangkat kerja.

    "Saya melaporkan peristiwa ini agar semua pihak dapat mengerti dan menghormati tugas-tugas wartawan. Jangan sampai terulang lagi," kata Indra. (raf)



     
    Berita Lainnya :
  • Ketua PWI Riau Mengecam Keras Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kasat Binmas AKP Hermawan Sosialisasi Pokdar Kamtibmas Polres Rohul Tahun 2020
    02 Bendahara PWI Bengkalis Tutup Usia Di RS Permata Hati Duri
    03 Dihadapan Kajati Riau Dan Kajari Bengkalis Ketua FORWARI Presentasikan Program Kerja
    04 Kajati Riau Teken MoU dengan Politeknik Negeri Bengkalis
    05 Kapolda Riau Lepas Peserta Lomba lari Fun Run di Kota Dumai
    06 Warga Kecewa Usai Pemilihan Anggota BPD Se- Kecamatan Siak Kecil
    07 Pemerintah Pusat Sudah Kucurkan Dana BOS Rp 9,8 Triliun
    08 Selain Infrastruktur pendidikan dan kesehatan, Usulkan Program Peningkatan Ekomomi Kerakyatan
    09 Perusahaan Diminta Bersinergi Dalam Pembangunan Daerah
    10 H Muhammad Ditunjuk Mendagri dan Gubernur Sebagai Plt Bupati Bengkalis
    11 Kades Novri Jefrika lakukna Kegiatan Penimbunan Jalan Di Dusun Damai, Masyarakat Berterima Kasih
    12 Pengungkapan Kasus Perdagangan Kulit Dan Organ Harimau Sumatera Di Indragiri Hulu Oleh Polda Riau
    13 Plt Bupati Bengkalis Instruksikan ASN Tetap Laksanakan Tugas Utama Melayani Masyarakat dengan Baik
    14 Polres Siak Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba Dari Sumbar ke Tualang
    15 Gandeng Pakar dari UNRI Dan UIN Suska, Kapolda Riau Diskusi Karhutla 2020
    16 LAMR Bukit Batu Minta Rekruitmen Tenaga Kerja PT Pertamina Prioritaskan Anak Tempatan
    17 Kompol Arvin Hariayadi Segera Menindak Tegas Peredaran Miras Di Mandau Bengkalis
    18 Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Sumbar Didampingi Bupati Kampar
    19 Bupati Kampar Serahkan langsung Bantuan Untuk Korban Kebakaran Rumah
    20 Jubir BBDM Sulaiman Minta Tindak Tegas Bila Ada Oknum Yang Menghambat Penyaluran Hak Masyarakat
    21 Siswa SMPN 3 Lubuk Basung Antusias Ikuti Sosialisasi Hukum Dari Kejari Agam
    22 Panglima TNI Dan Kapolri Apresiasi Inovasi Polda Riau Cegah Dan Atasi Karhutla
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI