Selasa, 26-06-2018 - 10:55:25 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Kelompok NSTBB Desa Temiang Teken Kerjasama dengan PT SPM PekanBaru | | Cegah Maksiat dan Pekat, Satpol PP Kabupaten Siak Mengamankan 9 Orang Wanita Diduga PSK | | Syahrul Aidi: Kalau Ingin Kepala Desa Tidak Korupsi Kesejahteraan Mereka Harus Juga Diperhatikan | | Komit Tindak Lanjuti MoU, Unilak Gelar Pelatihan Relawan Karhutla | | Warga Pakning Asal Minta Satpol PP Tangkap Kambing Yang Berkeliaran | | Kepengurusan Kadin Hanya Satu, Tidak Ada Dualisme
 
Aneh, Jalanan Pekanbaru Gelap Gulita Gara-gara Pemko Nunggak Rp37 Miliar ke PLN
Selasa, 26-06-2018 - 10:55:25 WIB

TERKAIT:
 
  • Aneh, Jalanan Pekanbaru Gelap Gulita Gara-gara Pemko Nunggak Rp37 Miliar ke PLN
  •  

    PEKANBARU, DELIKRIAU - Gelapnya ruas jalan di kota Pekanbaru akibat pemadaman penerangan jalan umum (PJU) menjadi perbincangan hangat. Tunggakan Pemkot Pekanbaru sebesar Rp 37 miliar dinilai indikasikan terjadi penyalahgunaan wewenang keuangan negara.

    "Sampai menunggak selama tiga bulan uang PJU, inikan aneh. Kas daerah kan sudah diperuntukkan dana bayar PJU, ke mana bisa telat sampai tiga bulan dengan nilai Rp 37 miliar? Ini mengindikasikan jangan-jangan ada penyalahgunaan wewenang keuangan negara," kata pengamat hukum Suhendro, Senin (25/6/18).

    Suhendro secara pribadi juga merasa kaget karena setiap melintas di jalan protokol gelap gulita. Belakangan diketahui, jika terjadi pemadaman listrik oleh PLN karena tunggakan PJU yang dilakukan Pemkot Pekanbaru.

    "Secara hukum, bila terjadi penyalahgunaan wewenang keuangan negara, itu sudah bisa dijerat UU Tipikor. Menurut saya, ada indikasi ke arah itu," kata Wakil Dekan I FH Universitas Lancang Kuning (Unilak) itu.

    Menurut Suhendro, masyarakat dalam hal ini pelanggan PLN, setiap bulannya sudah membayarkan pajak penerangan jalan. Uang pajak yang ditarik dari pelanggan, sudah pula dibayarkan PLN ke Pemkot Pekanbaru.

    "Yang menjadi pertanyaan kita, mengapa uang rakyat dari pajak yang notabenenya uang negara ditahan pihak Pemkot? Uang pajak lampu itu jelas harus kembali ke negara lagi, kenapa harus ditunda-tunda bayarnya, yang mengakibatkan listrik jalan dipadamkan," kata Suhendro.

    Secara hukum, lanjut Suhendro, dikutip detikcom, pihak PLN Pekanbaru bisa meminta bantuan kepada kejaksaan sebagai pengacara negara. Lewat kejaksaaan, diminta Pemkot segera melunasi utang-utangnya.

    "Karena pemadaman lampu jalan yang sudah dibayar pelanggan, jelas merugikan masyarakat. Jadi tak ada salahnya, sesuai aturan yang ada, PLN meminta kejaksaan untuk turut membantu menyelesaikannya," kata Suhendro.

    "Rakyat sudah bayar setiap bulannya lewat tagihan rekening listrik, tapi Pemkot Pekanbaru menunda-nunda uang rakyat yang semestinya kembali lagi ke negara. Harus ada pengusutan dalam masalah tunggakan listrik ini. Sebab, ini bukan kali pertama, tapi sudah sebelumnya dengan kasus yang sama. Jadi patutlah dicurigai ada pengelolaan keuangan yang tak beres," tutup Suhendro.

    Sebagaimana diketahui, PLN Pekanbaru melakukan pemadaman PJU sejak 21 Juni. Ini karena tunggakan PJU terhitung dari April, Mei, dan Juni dengan jumlah tagihan Rp 37 miliar. PLN baru akan menyalakan jika sudah ada pelunasan.(dr/dc)



     
    Berita Lainnya :
  • Aneh, Jalanan Pekanbaru Gelap Gulita Gara-gara Pemko Nunggak Rp37 Miliar ke PLN
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kelompok NSTBB Desa Temiang Teken Kerjasama dengan PT SPM PekanBaru
    02 Cegah Maksiat dan Pekat, Satpol PP Kabupaten Siak Mengamankan 9 Orang Wanita Diduga PSK
    03 Syahrul Aidi: Kalau Ingin Kepala Desa Tidak Korupsi Kesejahteraan Mereka Harus Juga Diperhatikan
    04 Warga Pakning Asal Minta Satpol PP Tangkap Kambing Yang Berkeliaran
    05 Pelatihan dan Pemberangkatan 11 Relawan ke Lokasi Karhutla
    06 Komit Tindak Lanjuti MoU, Unilak Gelar Pelatihan Relawan Karhutla
    07 Pelaksanaan Gladi Bersih UNBK Hari Pertama SMAN 1 Lubuk Dalam Siak Berjalan Lancar
    08 Kepengurusan Kadin Hanya Satu, Tidak Ada Dualisme
    09 Ratusan Masyarakat Gelar Aksi Demo Di Gedung DPRD, Masyarakat Menginginkan Bengkalis Damai
    10 Kadis PMD Bengkalis Sosialisasi Pembinaan dan Pengawasan Pembangunan Desa Di Siak Kecil
    11 Sambut Hari Nasional, Pertamina Kenalkan Kantong Semar Ke Anak PAUD di 3 Kecamatan
    12 Kabag Prokopim Mengklarifikasi Terkait Pemberitaan di Media Mengenai Keluarga dan Kerabat Plt Bupati
    13 Kapal Pesiar Asing Terdampar Di Pulau Bengkalis, Beserta 5 Orang Penumpangnya
    14 Keluarga dan Kerabat Plt Bupati Muhammad Diduga Menggrogoti Aset dari Rumdis Bupati dengan Arogan
    15 Baznas Kabupaten Bengkalis Berikan Bantuan Kepada Dua Kelompok Tani
    16 Camat Taufik Kukuhkan Pengurus LPTQ Kecamatan Masa Bhakti 2020-2023
    17 Bupati Alfedri Tinjau Korban Kebakaran di Kampung Bunut, Tualang
    18 Kampung Teluk Lanus Terima Manfaat Perhutanan Sosial
    19 29 Februari PWI Taja Porwada Catur
    20 Keluarga Besar PWI Bengkalis Gelar Tahlil Dan Doa, Untuk Almarhum Mazwin
    21 Pemda Diminta Dukung Percepatan Investasi Lewat Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
    22 Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Puji Dashboard Lancang Kuning
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI