Rabu, 17 Oktober 2018
Follow Us ON :
 
 
| Habib Salim Segaf Isi Pengajian Di Kab Siak | | Hadiri Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri, Bupati Siak Sampaikan Tahniah | | DPRD Kab Siak Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan RAPBD-P Tahun Anggaran 2018 | | Wakil Bupati Siak Lauching Program KPK Binaan BAZNAS Kab Siak | | Wakil Bupati Siak Hadiri Pencanangan Penanaman Mangrove Indonesia | | Sekda Kab Siak, Drs H.T Said Hamzah Secara Resmi Buka Bimtek Penilaian dan Evaluasi Kinerja ASN
 
Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
Minggu, 16-09-2018 - 20:53:05 WIB
Hilustrasi
TERKAIT:
 
  • Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Warga Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun dengan adanya Warung Remang-remang (WaRem) alias Cafe yang tak jauh dari pemukiman warga dan jalan lintas, pasalnya pemilik warung tidak menyediakan makanan dan minuman yang layaknya warung biasa namun keberadaan warung remang-remang tersebut diduga sebagai lokasi Prostitusi terselubung serta menyediakan Miras. 

    Warga Banjar Seminai yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan bahwa ia sejujurnya resah dengan adanya warung remang-remang tersebut, akan tetapi ia juga tak ingin usil dengan apa yang dilakukan oleh usaha orang lain tersebut. Tetapi ia sesekali juga kesal mendengarkan bisingnya kendaraan-kendaraan pengunjung warem yang lewat sehingga memgganggu kenyamanan istirahatnya.

    "Saya sejujurnya merasa resah juga, Mas. Dengan keberadaan warung remang-remang itu, tetapi saya pribadi orangnya gak mau usil dengan apa yang dilakukan dan usaha orang lain. Karena prinsipnya selagi itu tidak keterlaluan dan warga yang lain pun hanya bisanya diam saja, dan saya setuju apabila pihak pemerintah Kampung yang bertindak dan menegur langsung mengenai masalah ini, tetapi jangan ditulis nama saya ya Mas," ungkap warga yang tidak ingin namanya di tulis. 

    Tokoh masyarakat Kampung Banjar seminai, Supri mengatakan ia menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya warung remang-remang (Warem) di jalan gabus, Kampung Banjar seminai Kecamatan Dayun, diduga kerap di jadikan sebagai lokasi prostitusi terselubung sehingga warga masyarakat khususnya kampung Banjar Seminai dan pada umumnya Kecamatan Dayun resah.

    "Kami sudah banyak mendapatkan laporan dari warga setempat mengenai warung remang-remang tersebut, yang tidak hanya menyediakan minuman keras (miras) namun juga menyediakan pelayan wanita (wanita penghibur). Padahal teguran baik dari pihak Desa, Kecamatan dan kepolisian setempat sudah sering disampaikan pada pemilik wareng berupa razia pekat, namun tidak sama sekali di indahkan sepertinya pemilik wareng mempunyai kebal hukum," ungkap Supri kepada delikriau.com, Minggu (16/9/2018) melalui via telephon selulernya.

    Lebih lanjut Supri berharap kepada instasi terkait agar segera di tindak lanjuti dan bertidak tegas terhadap tempat-tempat tersebut termasuk panti pijat.

    "Saya harapkan intasi terkait bisa secepatnya minindak lanjuti dan tegas mengernai hal ini, karena khawatirnya ketika memuncak kemarahan warga yang tidak terbendung lagi," jelas Anggota BPD.

    Sementara Pemerintah Kampung Banjar Seminai, Edi mengatakan bahwa pemerintah kampung banjar seminai juga sudah merasa resah dengan adanya warung remang-remang di RT.02/RW.01 Dusun Banjar Tengah, dan ia juga pernah mendapatkan laporan dari warga yang resah dengan adanya tempat itu. 

    "Kami juga merasa resah dengan adanya warung remang-remang itu dan kami juga pernag mendapatkan laporan dari warga yang resah dengan tempat tersebut. Saya pribadi setuju apa bila warung itu di tutup saja, karana saya dengar banyak pengunjung yang datang ke tempat itu adalah pemuda-pemuda untuk mabuk-mabukan dan lagi pelayan warung itu pun bukan asli dari warga Kecamatan Dayun," jelas Edi. 

    Edi menambahkan bahwa ia akan menindak lanjuti keluahan warga tersebut mengenai warung remang-remang kepada perangkat kampung terutama penghulu.

    "Beberapa bulan yang lalu kami prmerintah kampung Banjar Seminai sudah pernah menindak lanjuti masalah tersebut, dan menyuruh pemilik tempat untuk segera fi tutup, tetapi kalau sekarang buka lagi kamu tidak mrngetahuinya. Berarti mereka membandel, dan kKami akan menindak lanjuti kembali laporan warga yang resah dengan adanya warung remang-remang tersebut dan saya akan sampaikan hal ini kepada kepala Kampung, jangankan warga setempat mas. Saya saja juga merasa resah bang dengan adanya tempat itu karena banyak daya lihat pengunjungnya banyak dari warga luar dan masih muda muda lagi, " ungkapnya. (fer)




     
    Berita Lainnya :
  • Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sekda Kab Siak, Drs H.T Said Hamzah Secara Resmi Buka Bimtek Penilaian dan Evaluasi Kinerja ASN
    02 Hadiri Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri, Bupati Siak Sampaikan Tahniah
    03 DPRD Kab Siak Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan RAPBD-P Tahun Anggaran 2018
    04 Habib Salim Segaf Isi Pengajian Di Kab Siak
    05 Wakil Bupati Siak Lauching Program KPK Binaan BAZNAS Kab Siak
    06 Ribuan Masyarakat Siak Antusias Menyaksikan Penutupan Tdsi 2018
    07 Wakil Bupati Siak Hadiri Pencanangan Penanaman Mangrove Indonesia
    08 Wakil Bupati Siak, Alfedri Lepas 59 Pembalap Sepeda TDS
    09 Masril Secara Resmi Penyerahan SK RN PAS Kota Pekanbaru
    10 Sah, Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama Dengan Negeri istana
    11 Bupati Siak, Syamsuar “Bujuk” Insan Film Nasional Filmkan Negeri Istana
    12 Tour De Siak Berhasil Masuk Kalender UCI
    13 Ribuan Masyarakat Menyaksikan Pembukaan TdSi 2018
    14 TDS 2018 Diharapkan Mampu Ciptakan Multiplier Effect Peningkatan Ekonomi Masyarakat
    15 5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau teken MoA Pariwisata di Siak
    16 Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Hj Misnarni Secara Resmi Buka Stand Bazar TDS 2018
    17 Bupati Siak, Syamsuar Borong Hasil Karya Foto KPC
    18 Ribuan Masyarakat Kabupaten Siak Ikut Meriahkan Fun Bike Tour de Siak 2018
    19 Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
    20 Mahasiswa Dituntut Memiliki Sertifikasi Kompetensi
    21 Bupati Siak, Syamsuar Memimpin Rapat Singkronisasi Penyelengara Pemkab
    22 Mantap!!! Puskesmas Sungai Apit Masuk 10 Besar Tingkat Nasional
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI