Rabu, 28-11-2018 - 18:07:40 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Zesika Rozzalena Mendapat Medali Emas Cabor Pencak Silat Tingkat Provinsi Riau | | Upacara Memperingati Detik-Detik Proklamasi RI Di Kecamatan Kunto Darussalam Berjalan Baik, dan Lan | | Bupati Siak Alfedri Buka Acara Penyuluhan Bahanya Narkoba Bagi Pelajar | | Bupari Siak Afedri Tegaskan Generasi Muda Agar Tidak Terpengaruh Narkoba | | Ka Kwarcab Alfedri Pimpin Apel Besar Hari Pramuka Ke 58 di Kabupaten Siak | | Mahasiswa UNRI Sosialisasi Cara Pembuatan Cookies Ampas Kelapa dan Selai Nenas
 
Ibet : 8 Meter Jarak Dari Samping Rumah
Warga Dayun Siak Resah, Puluhan Ruko Walet Diduga Ilegal
Rabu, 28-11-2018 - 18:07:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Warga Dayun Siak Resah, Puluhan Ruko Walet Diduga Ilegal
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Sebanyak 22 rumah toko (ruko) yang digunakan untuk penangkaran sarang burung walet meresahkan warga Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. 

    Selain dibangun di pemukiman padat penduduk, keberadaan ruko walet ini diduga tak memiliki izin alias ilegal. Sehingga, tak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Anehnya, kepala desa mengatahui bahwa diduga Oknum Panitia memunggut retribusi setiap tahun dari pemilik ruko walet guna kompensasi untuk warga.

    Ibet, warga RT09/RK04 Kampung Dayun, Kecamatan Dayun mengaku resah dengan keberadaan puluhan ruko walet itu. Padahal, dia bersama ratusan kepala keluarga (kk) sudah bemukim sejak 2009. Sedangkan ruko walet berdiri sejak 2015.

    "Bukan hanya saya saja yang resah dengan keberadaan ruko walet tersebut namun banyak warga yang mengeluh, sebab suara burung walet yang keluar dari kaset bikin bising. Bahkan, ada ruko walet sudah berdiri sekarang lebih kurang 8 meter disamping dari rumah saya ini dan ada pula sekitar 30 meter dari musholla kami. Tentu menganggu warga beribadah. Anehnya, pihak desa terkesan tutup mata," kata Ibet kepada DelikRiau.com, Rabu (28/11/2018).

    "Sering kita sampaikan keluhan ini ke RT, RK dan Kades, tapi sampai saat ini ruko walet itu semakin banyak. Saya tak tahu lagi kemana harus mengadu," keluhnya dengan mata berkaca-kaca.

    Ketua RT09/RK04 Kampung Dayun, Sapardi mengatakan, jumlah penduduk di RT mencapai 125 kk. Dia mengaku sudah berkali-kali menegur pengusaha walet agar suara kaset yang berasal dari ruko agar dikecilkan. Tapi selalu diabaikan.

    "Sudah capek saya menegur pemilik ruko walet agar suara kaset dikecilkan. Bahkan, pernah saya hampir berkelahi, tapi tetap diabaikan," kata Sapardi.

    Sayangnya, Kades Dayun Nasya Nugrik saat dikonfirmasi terkait keberadaan puluhan ruko walet itu, tak bersedia menjawab. Kendati handphone-nya dalam kondisi aktif.

    Pantauan DelikRiau.com di media sosial Facebook, keluhan warga ini juga menjadi viral. Akun atas nama Sudirman Komering mengeluhkan keberadaan puluhan ruko walet ini di statusnya, di upload tanggal 19 November 2018 pukul 16.54 WIB. 

    Isinya, Pak Jokowi, tolong bantu warga kami di RT 09 Dayun. Hentikan pembangunan sarang burung walet. Dan 

    Hingga saat ini, ada 64 komentar dan 89 like dari netizen terkait status Sudirman Komering itu. Salah satu komentar, mendesak Pemkab Siak menertibkan keberadaan ruko walet yang meresahkan warga.

    Sementara itu, Kadis PU Tarukim Siak Irving Kahar menegaskan, pihaknya tak pernah mengeluarkan izin mendirikan bangunan untuk usaha penangkaran burung walet. Dia menjelaskan, IMB yang dikeluarkan hanya untuk pembangunan ruko.

    "Kalau izin ruko kita terbitkan, tapi setelah itu mereka bangun penangkaran burung walet di atas ruko, ini jelas pelanggaran," ujarnya.

    Berdasarkan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, kata Irving, syarat untuk menerbitkan izin bangunan harus mengacu kepada empat aspek, yakni nyaman, aman, sehat, dan mudah.

    "Karena penangkaran burung walet itu tak memenuhi semua aspek ini, makanya tak pernah kita terbitkan izinnya," jelas Irving.

    Hingga bulan September 2017, Dinas PU Tarukim Siak sudah menegur ratusan pengusaha burung walet karena IMB yang diterbitkan tak sesuai dengan peruntukannya.

    "Ada ratusan yang sudah kita tegur, di Sungai Apit 90, Tualang 86 dan Siak 39. Semuanya melanggar IMB, tak sesuai dengan fungsinya karena di atas ruko dibangun penangkaran walet. Kalau masalah penertiban, itu bukan kewenangan saya," tegasnya. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Warga Dayun Siak Resah, Puluhan Ruko Walet Diduga Ilegal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Zesika Rozzalena Mendapat Medali Emas Cabor Pencak Silat Tingkat Provinsi Riau
    02 Upacara Memperingati Detik-Detik Proklamasi RI Di Kecamatan Kunto Darussalam Berjalan Baik, dan Lan
    03 Mahasiswa UNRI Sosialisasi Cara Pembuatan Cookies Ampas Kelapa dan Selai Nenas
    04 Bupari Siak Afedri Tegaskan Generasi Muda Agar Tidak Terpengaruh Narkoba
    05 Antisipasi Bencana Karlahut dan Kabut Asap, Pemkab. Meranti Akan Gelar Sholat Istisqo
    06 Bupati Siak Alfedri Buka Acara Penyuluhan Bahanya Narkoba Bagi Pelajar
    07 Ka Kwarcab Alfedri Pimpin Apel Besar Hari Pramuka Ke 58 di Kabupaten Siak
    08 Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan
    09 Bupati Siak Alfedri Pimpin Apel Senin Bersama Seluruh Pimpinan OPD dan ASN
    10 Karyawan PTPN 5 Sei Rokan ikut Berkorban 11 ekor Sapi
    11 Sambut Idul Adha 1440 H, Polres Siak Gelar Penyembelihan Hewan Kurban Delapan Sapi
    12 Bupati Siak Alfedri, Naik Helikoter Panatau Karhutla Di Rawang Air Putih dan Tasik Betung
    13 29 Mesjid dan Mushalla Meriahkan Pawai Takbir Idul Adha 1440 H
    14 BAZNAS Bintan Kepri Kunker ke BAZNAS Kab Siak
    15 MK Tolak Gugantan PDIP, KPU Siak Menunggu Surat Keputusan KPU Pusat
    16 Wabup H. Said Hasyim Lantik 111 Pejabat Eselon II, III dan IV Dilingkungan Pemkab Meranti
    17 Bupati Siak Hadiri Rakornas Pengendalian Kebakaran Hutan dan lahan Tahun 2019
    18 Pemkab Diduga Bertanggung Jawab Atas Mangkraknya RSUD Rohul, AMPUN-Rohul Gelar Aksi Ujuk Rasa
    19 Wanita Cantik Diduga Bandar Narkoba Berhasil Dibekuk Sat Res Narkoba Polres Siak
    20 September Mendatang, 13 Tim Dari 10 Negara Berebut Podium Tour De Siak 2019
    21 Wabup Meranti Pimpin Apel Pagi di Kantor Satpol PP, Cek Pasukan dan Beri Arahan
    22 Polsek Bangko Kembali Menangkap 2 Orang Diduga Badar Sabu Dalam Waktu 24 Jam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI