Senin, 17-06-2019 - 17:23:02 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Kabupaten Siak Tampilkan Tari Olang-olang Dari Dayun | | Pemkab Siak Gesa Komplek Bangunan Landraad dan ControlIeur Di Benhil Akan Di Pugar | | Peresmian gedung kantor Kejaksaan Tinggi Riau oleh Jaksa Agung RI HM Prasetyo | | Sekda Kab Siak, T. S. Hamzah Berharap Pembahasan RAPBD Kabupaten Siak Tahun 2020 Selesai Tepat Waktu | | Arya Bisma Nugraha, Siswa MAN IC Tualang Juara Dunia Geo Math Competition di Firlandia | | Bupati Siak Pimpin Rakor Forkompinda Bersama Civitas Akademika Negeri Istana
 
Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Menyesuaikan Kebijakan Nasional
Senin, 17-06-2019 - 17:23:02 WIB

TERKAIT:
 
  • Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Menyesuaikan Kebijakan Nasional
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021, Senin pagi (17/6/2019) di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, Riau. Dalam arahan Bupati Siak, Alfedri menyebut seiring terjadinya perubahan kebijakan nasional misalnya dengan diterbitkannya Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, turut mempengaruhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Siak Tahun 2016-2021 yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016.

    Tak hanya itu, Menurut Alfedri hal lain yang mendasari perlunya dilaksanakan perubahan RPJMD adalah penyesuaian struktur Organisasi Perangkat Daerah sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

    “Khususnya pada RSUD Tengku Rafi’an yang sebelumnya merupakan Perangkat Daerah berubah menjadi UPTD pada Dinas Kesehatan, dan rencana penggabungan Sekretariat KORPRI ke BKPSDM. Karena perubahan struktur organisasi tersebut, dokumen RPJMD yang telah ditetapkan juga harus dilakukan perubahan dengan tetap mengikuti kaidah peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sebut Alfedri.

    Lebih lanjut Alfedri, mengatakan bahwa Musrenbang Perubahan RPJMD merupakan suatu tuntutan dalam pelaksanaan Otonomi Daerah sesuai Amanah UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

    “Saat ini Pemerintah Kabupaten Siak sedang melakukan penyesuaian dalam Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021, Pemkab Siak berkomitmen untuk mewujudkan dokumen perencanaan yang transparan, akuntabel, terarah dan tanggap terhadap perubahan,” jelas pemimpin Negeri Istana itu.

    Untuk itu Musrenbang RPJMD yang dilakukan tersebut kata dia bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap tujuan, sasaran, indikator tujuan/sasaran, strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD.

    “Dalam rangka pencapaian Visi Misi Kepala Daerah, perlu dilakukan penajaman dan penyelarasan terhadap tujuan, sasaran dan indikator kinerja daerah serta target capaian setiap tahunnya. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah pengurangan jumlah program dimana sebelum perubahan terdapat 184 program akan dirubah menjadi 174 program untuk efisiensi dan efektifitas  pemanfaatan sumber daya yang kita miliki,” kata Alfedri.

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dinyatakan bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari Visi, Misi dan program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJPD dengan  memperhatikan RPJM Nasional maupun RPJM Provinsi serta memuat strategi pembangunan daerah, arah kebijakan, program pembangunan daerah, program Perangkat Daerah, kerangka pendanaan pembangunan yang bersifat indikatif serta kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

    Agar perubahan RPJMD Kabupaten Siak Tahun 2016-2021 terlaksana dengan baik, Alfedri dalam kesempatan itu menghimbau jajarannya untuk memperhatikan beberapa poin arahan, diantaranya mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahannya.

    “Kompilasikan  data  perencanaan  dengan  baik  dan berdasarkan aspek geografi dan demografi, aspek kesejahteraan, aspek pelayanan umum, dan aspek daya saing daerah. Misalnya dengan menelaah RTRW dan RTRW kabupaten/kota tetangga serta memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan dalam penelaahan rencana pola ruang. Analisis pengelolaan keuangan dan kerangka pendanaan untuk memperoleh gambaran kapasitas pendapatan kedepan dan isu strategis dengan tepat,” pinta Alfedri.

    Namun demikian, ia juga meminta perumusan penjelasan Visi Misi perlu terus dikembangkan sesuai dengan prinsip pembangunan daerah agar tujuan dan sasaran pembangunan dapat dijabarkan secara efektif, serta mensinergikan dengan kebijakan perencanaan provinsi maupun pusat.

    “Penyusunan RPJMD harus dapat memberikan gambaran secara jelas Visi, Misi, tujuan, sasaran strategi serta arah kebijakan pembangunan yang telah kami janjikan kepada masyarakat. Titik kritis dalam penyusunan RPJMD ini adalah bagaimana mendorong terbangunnya keserasian terkait proses, konteks, dan kontent dalam penyusunan dokumen perencanaan tersebut," jelasnya.

    Terkait Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021, hal penting dan strategis dalam upaya mewujudkan Visi Kabupaten Siak Tahun 2005-2025 dalam RPJPD yaitu spirit menjadikan Kabupaten Siak sebagai Pusat Budaya Melayu di Indonesia yang maju dan sejahtera Tahun 2025. Untuk mencapai Visi yang dimaksud, setiap Perangkat Daerah diminta dapat menterjemahkan kedalam program pembangunan pada dokumen RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Tahun 2016-2021.

    “Berkaitan dengan hal tersebut diatas, saya mengharapkan setiap Perangkat Daerah untuk  dapat  memahami Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Siak Tahun 2016-2021, yaitu terwujudnya Kabupaten Siak yang Maju dan Sejahtera dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis dan Berbudaya Melayu serta menjadi Tujuan Pariwisata  di Sumatera“ tutupnya.

    Orientasi kebijakan pembangunan untuk mewujudkan Visi yang dimaksud diarahkan pada pelaksanaan 9 (sembilan) agenda prioritas pembangunan, yaitu Peningkatan infrastruktur dasar, pendidikan, kualitas kesehatan masyarakat secara merata, pengembangan kawasan strategis seperti KITB, kawasan pariwisata, dan kawasan pertanian, penanggulangan kemiskinan, pengembangan dan pelestarian budaya melayu, Pembangunan berwawasan lingkungan, Pengembangan  UKM dan ekonomi kreatif dan Reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang prima. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Siak Menyesuaikan Kebijakan Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kabupaten Siak Tampilkan Tari Olang-olang Dari Dayun
    02 Peresmian gedung kantor Kejaksaan Tinggi Riau oleh Jaksa Agung RI HM Prasetyo
    03 Sekda Kab Siak, T. S. Hamzah Berharap Pembahasan RAPBD Kabupaten Siak Tahun 2020 Selesai Tepat Waktu
    04 Wabup Meranti Lantik Kades Mengkikip, Ingatkan Penggunaan Dana Desa Harus Dimusyawarahkan Bersama BP
    05 Lantik 5 Kades di Tasik Putripuyu, Ini Pesan Bupati Irwan Kepada Kades dan Masyarakat
    06 Pemkab Siak Gesa Komplek Bangunan Landraad dan ControlIeur Di Benhil Akan Di Pugar
    07 Arya Bisma Nugraha, Siswa MAN IC Tualang Juara Dunia Geo Math Competition di Firlandia
    08 Bupati Siak Pimpin Rakor Forkompinda Bersama Civitas Akademika Negeri Istana
    09 Ditetapkan Sebagai Calon Ketua DPRD, Sekda Meranti Ucapkan Selamat Kepada Jack Ardiansyah
    10 Wabup Meranti Lantik 4 Kades di Kec. Rangsang Pesisir dan Hadiri Pelantikan Pengurus LAM
    11 Fun Bike Ikut Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Rohil ke-20
    12 Bupati Suyatno Membuka Langsung Perlombaan Mancing
    13 Abd Arifin Gugat Balai TNTN Praktisi Hukum Apul Sihombing, SH,MH Demi Hukum Penyidik Hentikan Penyid
    14 Sepakat Bersama Cegah dan Lawan Karhutla
    15 Wabup Meranti Di Kecamatan Rangsang Nonton Bola Hingga Jadi Saksi Nikah Rekan Media
    16 Polda Riau Turunkan Tim Ahli Dan Drone Khusus Menangani Karhutla Siak
    17 Bupati Pelalawan Hadiri Pembukaan FGD Strategi Dan Kebijakan Pengembangan Sistem Inovasi Sawit Sapi
    18 Bathin Hitam Sungai Medang, Ahmad Arifin Diduga Gugat BTNTN Dan Polres Pelalawan Melalui Kuasa Hukum
    19 Optimalisasi Kinerja Wabup Meranti Beri Arahan Pada Petugas Penyuluhan Perikanan
    20 Festival Batik Siak Tahun 2019 Ajang Promosikan Batik Siak
    21 BAZNAS Kab Siak Distribusikan Zakat Tahap III 2019 Sejumlah 4,7 M
    22 Tari Zapin Siak Ditetapkan Kemendikbud RI, sebagai Warisan Budaya Tak Benda
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI