Selasa, 17 Juli 2018
Follow Us ON :
 
 
| Gagal Jadi Gubernur Lagi, Golkar Pastikan Andi Rachman Maju ke Senayan | | Besok CJH Riau Mulai Bertolak ke Embarkasi Batam | | Usai Pilkada, 129 ASN Ajukan Pindah ke Pemprov Riau, Terbanyak dari Siak | | Karhutla Riau sudah Ludeskan 1.962 Hektar Lahan | | Nyoblos 2 Kali, Ketua KPPS Kampar Duduk di Kursi Pesakitan | | Dalam Sehari, Tiga Helikopter Dikerahkan Patroli Karhutla di Riau
 
Pemkab Siak berangkatkan 32 orang studi ke Lembang Bandung
Tingkatkan Skill petani cabe dan peternak ikan
Rabu, 18-04-2018 - 14:56:49 WIB
Foto bersama
TERKAIT:
 
 


SIAK, DELIKRIAU - Kabar gembira bagi 32 orang Petani cabe asal Kabupaten Siak, mereka mendapat kesempatan untuk studi lapangan. Bagaimana menjadi petani cabe dan peternak ikan yang sukses dengan mengikuti program pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung. Kegiatan ini kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, juga bersama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang Bandung.

Program ini kita lakukan dalam mendukung kebangkitan para petani cabe di Kabupaten Siak, terutama dalam meningkatkan kualitas dan produksi tanaman cabe di wilayah Kabupaten Siak, saat ini sebanyak 32 orang petani asal Kabupaten Siak sedang melaulan studi lapangan di Bandung untuk mengikuti pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung. Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Siak Budiman Safari, saat di konfirmasi melalui Whatsapp, Rabu siang (18/04/2018).

Dikatakan Budiman, Kabupaten Siak memiliki potensi sebagai daerah pertanian penghasil cabe karena tanahnya sangat subur dan di tambah curah hujan yang intensitas sedang. Menjadikan daerah ini mudah di tumbuhi oleh tanaman cabe dan sejenisnya, kemudian potensi budidaya ikan juga sangat bisa untuk di kembangkan di siak. Untuk itu petani kita mendapat kesempatan untuk belajar langsung di Lembang Bandung.

"Untuk mendukung hal tersebut kita telah berangkatkan mereka pada tanggal 15 April kemarin, mereka berada di sana sampai dengan 10 mei 2018 akan datang. peserta yang kita berangkatkan berjumlah 32 orang saat ini seluruh peserta sudah berada di Lembang Bandung. Menurut rencana mereka berada di sana  mengikuti pelatihan selama 25 hari," Terang Budiman.

Ditambahkannya lagi, Mereka nantinya akan di bimbing oleh orang-orang yang berpengalaman, bagai mana cara mengembakan mensosialisasikan pasca panen Industri pengolahan cabe ataupun kian catfsh sekala rumah tangga atau kelompok wirausaha. Disinggung masalah biaya transportasi, mereka dibiayai oleh PT BSP melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka miliki.   Pada kegiatan pelatihan yang digelar di BLK Lembang Bandung ini, ada Dua kelas yang diikuti oleh para petani, yakni pelatihan tanaman cabe dan pelatihan budidaya ikan (catfish) dan seusainya mereka studi lapangan mereka mendapat sertifikat berstandar Internasional tentang budidaya cabe dan ikan.

"Kita mengharapkan diberangkatkannya para petani asal Kabupaten Siak ini,  sekembalinya ke Siak mereka langsung menerapkan ilmu yang di dapat dan menularkan ilmunya kepada para petani yang lain. Sehingga kebutuhan cabe di kabupaten siak dapat terpenuhi,"Himbau Budiman.

Sementara itu salah seorang peserta pelatihan Ijal 32 tahun asal Mempura saat di hubungi mengatakan, merasa bangga dan berterimakasih kepada Pemkab Siak yang telah menunjuk dirinya sebagai peserta pelatihan sebagai peternak ikan. sebagai peternak ikan yang masih fomula ijal hanya mengandalkan ilmu otodidak (belajar sendiri) saja. Tidak pernah mendapat ilmu seperti sekarang ini.

"Ternyata banyak hal yang saya dapat kan di sini, selain ilmu dan juga pengalaman bagai mana membudidaya ikan catfish untuk petani atau nelayan tambak dengan teknologi. selama ini saya belajar hanya mendapatkan pengalaman dari teman, namun setelah tau saya tambah bersemangat untuk beternak ikan," Terang Ijal. (fer) 



 
Berita Lainnya :
  • Tingkatkan Skill petani cabe dan peternak ikan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gagal Jadi Gubernur Lagi, Golkar Pastikan Andi Rachman Maju ke Senayan
    02 Besok CJH Riau Mulai Bertolak ke Embarkasi Batam
    03 Usai Pilkada, 129 ASN Ajukan Pindah ke Pemprov Riau, Terbanyak dari Siak
    04 Karhutla Riau sudah Ludeskan 1.962 Hektar Lahan
    05 Nyoblos 2 Kali, Ketua KPPS Kampar Duduk di Kursi Pesakitan
    06 Dalam Sehari, Tiga Helikopter Dikerahkan Patroli Karhutla di Riau
    07 Tersandung Kasus Suap, Proyek PLTU Riau Diberhentikan Sementara
    08 Sri Mulyani Ungkap 3 Tren yang Pengaruhi Perekonomian Dunia
    09 Warga Ramai-ramai Urus Dokumen Kependudukan di Disdukcapil Rohil
    10 Kementrian Pariwisata Gelontorkan Rp 1 Miliar untuk Kembangkan Objek Wisata Pantai Teluk Makmur
    11 Alamak! 50 Hotspot Kepung Sumatera Hari Ini, 29 Titik Terpantau di Riau
    12 Lautan Manusia Padati Tabligh Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad di Bengkalis
    13 Senjata Rakitan Tak Bertuan Kembali Ditemukan di Pekanbaru
    14 Duh, Harga Cabai Rawit di Pekanbaru Terus Naik
    15 Siap-siap, Malam Ini Riau akan Diguyur Hujan
    16 Rupiah Masih di Zona Mengkhawatirkan, Berada di Level Rp14.400 per USD
    17 Dua Jalan Penghubung Rohil Dikerjakan Tahun Ini
    18 2019gantipresiden Disukai 60,5 Persen, Indonesia Butuh Pemimpin Baru
    19 Diaspora dan Atlet Berprestasi Akan Diprioritaskan di Penerimaan CPNS 2018
    20 Wah! Riau Dapat Jatah Rp34 Miliar untuk Kelistrikan
    21 BMKG Deteksi 76 Hotspot di Sumatera, 12 Titik Ada di Riau
    22 Imam Masjid di Pekanbaru Bakal Dapat Insentif Mulai Tahun Depan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI