Rabu, 23 Mei 2018
Follow Us ON :
 
 
| Jumlah Guru Bantu Provinsi di Dumai Capai 291 Orang | | Asyiiik...Presiden Resmi Naikkan THR dan Gaji Ke-13 PNS hingga Pensiunan | | Polres dan Pemkab Inhil Bagikan Takjil dan Bantuan kepada Korban Kebakaran | | Pemko Pekanbaru Optimis Raih Opini WTP Tahun Ini | | Antisipasi Karhutla, BNPB Siagakan Tiga Heli di Riau | | Kejati Riau Usut Korupsi Labor Bahasa di Meranti
 
Pemkab Siak berangkatkan 32 orang studi ke Lembang Bandung
Tingkatkan Skill petani cabe dan peternak ikan
Rabu, 18-04-2018 - 14:56:49 WIB
Foto bersama
TERKAIT:
 
 


SIAK, DELIKRIAU - Kabar gembira bagi 32 orang Petani cabe asal Kabupaten Siak, mereka mendapat kesempatan untuk studi lapangan. Bagaimana menjadi petani cabe dan peternak ikan yang sukses dengan mengikuti program pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung. Kegiatan ini kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, juga bersama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang Bandung.

Program ini kita lakukan dalam mendukung kebangkitan para petani cabe di Kabupaten Siak, terutama dalam meningkatkan kualitas dan produksi tanaman cabe di wilayah Kabupaten Siak, saat ini sebanyak 32 orang petani asal Kabupaten Siak sedang melaulan studi lapangan di Bandung untuk mengikuti pelatihan tanaman cabe dan budidaya ikan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang Bandung. Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Siak Budiman Safari, saat di konfirmasi melalui Whatsapp, Rabu siang (18/04/2018).

Dikatakan Budiman, Kabupaten Siak memiliki potensi sebagai daerah pertanian penghasil cabe karena tanahnya sangat subur dan di tambah curah hujan yang intensitas sedang. Menjadikan daerah ini mudah di tumbuhi oleh tanaman cabe dan sejenisnya, kemudian potensi budidaya ikan juga sangat bisa untuk di kembangkan di siak. Untuk itu petani kita mendapat kesempatan untuk belajar langsung di Lembang Bandung.

"Untuk mendukung hal tersebut kita telah berangkatkan mereka pada tanggal 15 April kemarin, mereka berada di sana sampai dengan 10 mei 2018 akan datang. peserta yang kita berangkatkan berjumlah 32 orang saat ini seluruh peserta sudah berada di Lembang Bandung. Menurut rencana mereka berada di sana  mengikuti pelatihan selama 25 hari," Terang Budiman.

Ditambahkannya lagi, Mereka nantinya akan di bimbing oleh orang-orang yang berpengalaman, bagai mana cara mengembakan mensosialisasikan pasca panen Industri pengolahan cabe ataupun kian catfsh sekala rumah tangga atau kelompok wirausaha. Disinggung masalah biaya transportasi, mereka dibiayai oleh PT BSP melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka miliki.   Pada kegiatan pelatihan yang digelar di BLK Lembang Bandung ini, ada Dua kelas yang diikuti oleh para petani, yakni pelatihan tanaman cabe dan pelatihan budidaya ikan (catfish) dan seusainya mereka studi lapangan mereka mendapat sertifikat berstandar Internasional tentang budidaya cabe dan ikan.

"Kita mengharapkan diberangkatkannya para petani asal Kabupaten Siak ini,  sekembalinya ke Siak mereka langsung menerapkan ilmu yang di dapat dan menularkan ilmunya kepada para petani yang lain. Sehingga kebutuhan cabe di kabupaten siak dapat terpenuhi,"Himbau Budiman.

Sementara itu salah seorang peserta pelatihan Ijal 32 tahun asal Mempura saat di hubungi mengatakan, merasa bangga dan berterimakasih kepada Pemkab Siak yang telah menunjuk dirinya sebagai peserta pelatihan sebagai peternak ikan. sebagai peternak ikan yang masih fomula ijal hanya mengandalkan ilmu otodidak (belajar sendiri) saja. Tidak pernah mendapat ilmu seperti sekarang ini.

"Ternyata banyak hal yang saya dapat kan di sini, selain ilmu dan juga pengalaman bagai mana membudidaya ikan catfish untuk petani atau nelayan tambak dengan teknologi. selama ini saya belajar hanya mendapatkan pengalaman dari teman, namun setelah tau saya tambah bersemangat untuk beternak ikan," Terang Ijal. (fer) 



 
Berita Lainnya :
  • Tingkatkan Skill petani cabe dan peternak ikan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Jumlah Guru Bantu Provinsi di Dumai Capai 291 Orang
    02 Asyiiik...Presiden Resmi Naikkan THR dan Gaji Ke-13 PNS hingga Pensiunan
    03 Polres dan Pemkab Inhil Bagikan Takjil dan Bantuan kepada Korban Kebakaran
    04 Pemko Pekanbaru Optimis Raih Opini WTP Tahun Ini
    05 Antisipasi Karhutla, BNPB Siagakan Tiga Heli di Riau
    06 Kejati Riau Usut Korupsi Labor Bahasa di Meranti
    07 3 Heli Diterjunkan, Siaga Karhutla Riau Bakal Diperpanjang
    08 Tahun Ini, Pemko Pekanbaru Usulkan Penerimaan 300 CPNS, yang Minat Baca Infonya di Sini...
    09 UPIKA Ujungbatu Rohul Safari Ramadhan di Desa Ngaso
    10 Soal Pengadaan 2.600 Sapi, Dewan Berharap Tidak Ada Kendala
    11 Jelang Masa Mudik, Dishub Riau Perhatikan Tiga Titik Rawan Longsor Jalan Lintas Riau - Sumbar
    12 Abdul Kadir: Penghargaan Tidak Memperbaiki Keadaan Masyarakat
    13 Penjelasan Soal Kabar Pemecatan 23 Satpam Masjid Islamic Center Pasir Pengaraian
    14 Pengemis Anak-anak Masih Ramai di Persimpangan Jalan Pekanbaru
    15 Unik, Ada Pohon Pisang Tumbuh 'Subur' di Tengah Jalan Raya Pasir Pengaraian-Ujungbatu
    16 Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-110, Wabup Kampar Berpesan agar Kembangkan Diri
    17 Pasca-Serangan Mapolda Riau, Densus 88 Lagi-lagi Amankan 5 Terduga Teroris
    18 Diskes Pekanbaru Imbau Warga Jaga Kesehatan di Musim Kemarau
    19 Bocah 10 Tahun Selamat dari Kecelakaan Maut di Rumbai Pekanbaru
    20 Persediaan Sembako di Riau Masih Aman hingga Jelang Lebaran Nanti
    21 Riau Berpotensi Hujan Sore Nanti
    22 Akhirnya, Pemprov Riau Bayarkan Single Salary ASN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI