Selasa, 24-04-2018 - 13:51:00 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI | | Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah | | Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut | | Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019 | | Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019 | | Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
 
Tak Rela Desa Mereka Ditenggelamkan
Ribuan Warga 4 Desa Minta Pemerintah Keluarkan Rekomendasi Penolakan Pembangunan Waduk Rokan Kiri
Selasa, 24-04-2018 - 13:51:00 WIB

TERKAIT:
 
 

ROHUL, DELIKRIAU-Ribuan warga 4 Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Senin (23/4/2018) siang, melakukan aksi unjuk rasa damai, di kantor Bupati Rohul Pasirpengaraian. 
  
Warga yang berasal dari Desa Cipang Kiri Hulu, Cipang Kanan, Tibawan, dan Cipang Kiri Hlir ini mendesak, Bupati Rohul Sukiman, membuat pernyataan tertulis “menolak” pembangunan proyek Streategis Nasional (PSN), Waduk Rokan Kiri, di Kecamatan Rokan IV Koto, yang bakal menenggalmkan desa mereka.
 
Tangisan kaum ibu-ibu dari 4 desa yang rencananya akan menjadi tempat pembangunan waduk Rokan Kiri, turut mewarnai aksi unjuk rasa ini. Mereka tak kuasa, menahan tangis,  membayangkan, desa tempat mereka dilahirkan, bakal di tenggalamkan dengan alasan “memenuhi pasokan energi nasional”
 
"Kami ndak nio do, desa kami di tonggolomkan titik. itu kampuang kami, ratusan tahun kami disana kok enak mau ditenggalamkan,” kata seorang ibu, yang mengikuti aksi unjuk rasa. 
  
Aksi saling dorong juga sempat terjadi di saat ribuan pengunjuk rasa berusaha masuk ke kantor bupati untuk bertemu Bupati Sukiman. Namun, upaya pengunjuk rasa tersebut terhalang pagar betis petugas keamanan dari kepolisian dan Satpol PP yang sudah siap berjaga di depan pagar.
  
Setelah menunggu cukup lama, ribuan pengunjuk rasa akhirnya dipersilahkan masuk ke kantor bupati dan ditemui langsung oleh Bupati H. Sukiman yang didampingi Kepala Bappeda Rohul Nifzar, dan camat Rokan IV Koto M.Abror.
  
Dalam Orasinya, Koordinator Aksi Rio Andri mengatakan, pembangunan Waduk serba guna Rokan Kiri, di Kecamatan Rokan IV Koto merupakan bentuk penjajahan yang dilakukan pemerintah kepada rakyat.
 
Dikatakan Rio, Dengan alasan memenuhi energi listrik nasional, Pemerintah tega menenggalamkan permukiman Warga desa yang telah dihuni beratus-ratus tahun.
 
"Rokan hulu sekarang keadaanya sudah terjajah. megapa demikian. Hari ini Rokan Hulu dalam musibah besar, karena di desa kami Desa Cipang Kiri Hulu, Cipang Kanan, Tibawan, dan Cipang Kiri Hilir akan dibangunya waduk Rokan Kiri, akan tenggalam. Apakah kita diam," katanya, yang disambut tidak oleh ribuan warga lainya.
  
Untuk itu, pengunjuk rasa meminta, pernyataan tertulis dari bupati agar memberikan rekomendasikan kepada pemeirntah pusat, bahwa Pemkab Rohul bersama masyarakat, menolak pembangunan waduk tersebut.

“Kami minta kepada Pak Bupati, membuat pernyataan tertulis menolak pembangunan Waduk Rokan Kiri ini, karena kami warga secara bulat menolak pembangunan waduk ini,” ucap Rio.
  
Menanggapi permintaan masyarakat tersebut, Bupati Sukiman meminta masyarakat dapat membuat surat penolakan resmi terhadap pembangunan waduk tersebut secara tertulis mulai dari pemerintah desa, camat, hingga ke bupati.
 
“Jika surat penolakan rencana pembangunan waduk tersebut, sudah diajukan  dan sudah berada di meja saya, saya siap untuk menandatanganinya untuk ditindaklanjuti ke Pemprov Riau dan pemerintah pusat,” kata Sukiman.  
  
Aksi unjuk rasa warga 4 desa ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan aparat kepolisian dan Satpol PP Rohul. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi warga mengancam untuk menginap di kantor bupati, hingga tuntutan mereka dikabulkan. (Don)




 
Berita Lainnya :
  • Ribuan Warga 4 Desa Minta Pemerintah Keluarkan Rekomendasi Penolakan Pembangunan Waduk Rokan Kiri
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019
    02 Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
    03 Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019
    04 Kabag Humas Meranti Bantah Tudingan Gubernur Riau
    05 LAKTA Enggan Memberikan Komentar
    06 Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut
    07 Kades Ngaso Didampingi Direktur BumDes Ngaso Mandiri Serahkan Dana Sosial
    08 Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah
    09 Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI
    10 Kabag Humas Sekda Meranti Ikuti Rakornas Kehumasan dan Hukum Tahun 2019
    11 Mendagri Sebut Pelantikan Gubernur Riau Kemungkinan Tanggal 20 February 2019
    12 Jaring Masukan Perubahan RPJMD, Pemkab Siak Taja Forum Konsultasi Publik
    13 Infrastruktur Kabupaten Siak Masih Lebih Baik di Riau
    14 Peringati HPN 2019, Adik Raja Dangdut Sambangi IWO Kota Bekasi
    15 Eny Suryati Isak Tangis Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Syamsuar
    16 Wakil Bupati Siak Optimis Tahun Ini Meraih Pringkat Nindya
    17 Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI Kategori Peserta Terbanyak di Indonesia
    18 Musim Kemarau Lebih Awal, Minta Masyarakat Waspada Karhutla
    19 Wabup Meranti Lakukan Panen Raya di Desa Anak Setatah Kec. Rangsang Pesisir
    20 Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air 2019
    21 Perjuangkan Nasib Eks Honorer K2
    22 Turnamen Volly Ball Kades Cup I Di Ikuti 36 Club
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI