Kamis, 15-11-2018 - 14:09:50 WIB
Follow Us ON :
 
 
| IPTMR Gelar Silaturahmi Menyambut Mahasiswa Baru dan Seminar Interaktif | | Bupati Kepulauan Meranti Lantik 23 Orang Pj. Kades Se-Kabupaten Meranti | | Wabup Meranti Hadiri Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau 2018 | | Ketua PKK Meranti Hadiri Rapat Konsultasi TPKK Meranti Tahun 2018 | | Budidaya Perikanan Di Kabupaten Rohil Terus Ditingkatkan | | Pelayanan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Pemkab Rohil
 
BRG RI Sebut Kabupaten Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
Kamis, 15-11-2018 - 14:09:50 WIB

TERKAIT:
 
  • BRG RI Sebut Kabupaten Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
  •  

    MERANTI, DELIKRIAU - Keberhasilan Meranti dalam mengelola dan memanfaatkan kawasan Gambut menjadi sorotan Badan Restorasi Gambut RI, badan yang konsen dalam menjaga kelestarian hutan Gambut di Indonesia itu menilai Kabupaten Kepulauan Meranti paling cocok menjadi daerah penelitian gambut di Indonesia bahkan dunia. 

    "BRG menilai Kepulauan Meranti merupakan daerah yang paling cocok menjadi pusat penelitian gambut," ungkap Deputy IV Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG RI, Prof. Dr. Haris Gunawan, dalam acara ramah tamah BRG RI bersama Pemda Meranti sempena kegiatan Tropical Peatland Roundtable Discussion, Rabu (14/11/2018) di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selatpanjang.

    Lebih lanjut Haris menyampaikan, itulah yang mendasari BRG RI menjadikan Kepulauan Meranti sebagai Pusat Laboratorium Penelitian Gambut Dunia.

    "Seperti saat ini dengan memfasilitasi para Pakar Lingkungan dan Gambut dunia yang berasal dari 10 negara untuk mengunjungi 3 Desa di Kecamatan Tebing Tinggi Timur yakni Desa Tj. Sari, Desa Lukun dan Desa Sungai Tohor," jelas Haris.

    Seperti diberitakan kedatangan rombongan BRG RI ke Meranti di 3 Desa tersebut untuk melihat secara langsung Kebun Sagu, Budidaya Kolam Ikan, Kanal Blocking, Potensi Kebun Kelapa dilahan Gambut, Kebun Kopi, serta Kunjungan ke Kilang dan Perusahaan Sagu yang ada di Meranti.

    Dikatakan Haris lagi, kegiatan ini merupakan kegiatan Internasioal yang digelar oleh BRG RI bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yang baru saja melounching pusat penelitan Gambut.

    "Bicara soal pusat penelitian Gambut di Indonesia dijelaskan Haris, salah satunya berada di Provinsi Riau tepatnya di Kepulauan Meranti," ungkap Haris. 

    Hal itu jelas dibunyikan dalam Kepres yang menyebutkan 4 daerah di Indonesia sebagai daerah prioritas penelitian gambut, yakni Provinsi Riau dipusatkan di Meranti, 1 di Provinsi Kalimantan Tengah dan 2 di Provinsi Sumatera Selatan.

    Dipilihnya Meranti sebagai pusat penelitian gambut, diakui Deputy IV BRG RI, salah satunya untuk mendorong masyarakat di Kepulauan Meranti lebih bersemangat mengembangkan lahan gambutnya. Apasan lainnya untuk membuat terobosan teknologi tentang bagaimana sebenarnya gambut dimanfaatkan dan dikelola untuk menepis stigma kawasan gambut identik sebagai kawasan kebakaran potensial yang sulit ditangani.

    Selanjutnya dihadapan para pakar lingkungan dan jajaran pejabat dilingkungan Pemkab. Meranti, Haris berharap dengan adanya kegiatan ini dan berkat dukungan semua pihak, cita-cita BRG untuk menjadikan Kabupaten termuda di Riau ini sebagai pusat Laboratorium Gambut Internasional dapat terwujud.

    "Semoga apa yang kita cita-citakan bersama menjadi Meranti sebagai pusat penelitian Gambut dunia dapat terwujud," harap Haris.

    Sementara itu, Asisten II Sekdakab. Meranti, Syamsuddin SH MH, dalam sambutannya di acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada BRG yang akan menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai pusat penelitian Restorasi Gambut Internasioal.

    "Kami berharap apa yang dilakukan BRgG itu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Syamsuddin.

    Kemudian Syamsuddin mengatakan, apalagi dari informasi yang diterimanya dari Deputy IV BRG RI, Kepulauan Meranti dijatahi dana 10 Miliar untuk penelitian gambut, dari total 49 Milliar dana yang disediakan.

     "Terima kasih kepada BRG RI yang telah menjadikan Meranti sebagai pusat penelitian gambut Internasional," ujar Syamsuddin.

    Sekedar informasi, dalam kunjungannya di Kepulauan Meranti, BRG RI membawa rombongan yang terdiri dari para pakar lingkungan berjumlah kurang lebih 75 orang. Rombongan akan melakukan kunjunga di 3 Desa di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur yang direncanakan sebagai lokasi Laboratorium Penelitan Gambut Internasional. 

    Sekedar informasi hadir dalam acara ramah tamah BRG RI dan Pemkab. Meranti Deputi IV Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG RI Dr. Haris Gunawan, Asisten II Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kepala Dinas LHK Meranti Drs. Hendra Putra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Drs. Azza Fahroni, Jajaran Pejabat Eselon II dan III, Para Pakar Lingkungan dan Akademisi serta Jajaran Pejabat Badan Restorasi Gambut RI. (hms/Kh)



     
    Berita Lainnya :
  • BRG RI Sebut Kabupaten Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tingkatkan PAD, Pemkab Rohil Gali Potensi Daerah
    02 Pelayanan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Pemkab Rohil
    03 Budidaya Perikanan Di Kabupaten Rohil Terus Ditingkatkan
    04 IPTMR Gelar Silaturahmi Menyambut Mahasiswa Baru dan Seminar Interaktif
    05 Bupati Kepulauan Meranti Lantik 23 Orang Pj. Kades Se-Kabupaten Meranti
    06 Wabup Meranti Hadiri Kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Provinsi Riau 2018
    07 Ketua PKK Meranti Hadiri Rapat Konsultasi TPKK Meranti Tahun 2018
    08 Sekda Meranti Ikuti Kegiatan Sosialisasi Donor Darah, Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Bantu Pasien yan
    09 Wakil Bupati Meranti Tinjau Proyek Pembangunan Centra Industri IKM Sagu Sungai Tohor
    10 Pengurus Perbasi Rohil Resmi Dilantik
    11 Perbasi Buka Kejuaraan Basket Kabupaten Antar Sekolah dan Klub Se-Rohil
    12 Asisten III Setda Kab Siak, Jamaluddin Resmikan Musholla Menjadi Mesjid Al-Irsyad Kampung Dayun
    13 Berkat Inovasi Luar Biasa Desa Kundur Raih Juara I Desa Terbaik Oleh Kementrian Desa
    14 Sekda Meranti Lantik BPD Kec. Rangsang Barat
    15 Warga Dayun Siak Resah, Puluhan Ruko Walet Diduga Ilegal
    16 Bupati Meranti Ikuti Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD Meranti Tahun 2019
    17 Perayaan HUT SMA Negeri 2 Dayun ke-11 Meriah
    18 Warga Dayun Kekuhkan Asap Tebal Dari Cerobong PKS PT BIM
    19 Masyarakat Desa Alai Selatan Dambakan Parit Beton
    20 PWI Kabupaten Siak Launcing Goes to School
    21 Wakil Bupati Ikuti Rapat Paripurna Padangan Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPBD Pemkab Meranti 2019
    22 PWI Siak Gelar Diskusi Jurnalistik ke Sekolah-sekolah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI