Kamis, 15-11-2018 - 14:09:50 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI | | Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah | | Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut | | Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019 | | Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019 | | Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
 
BRG RI Sebut Kabupaten Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
Kamis, 15-11-2018 - 14:09:50 WIB

TERKAIT:
 
  • BRG RI Sebut Kabupaten Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
  •  

    MERANTI, DELIKRIAU - Keberhasilan Meranti dalam mengelola dan memanfaatkan kawasan Gambut menjadi sorotan Badan Restorasi Gambut RI, badan yang konsen dalam menjaga kelestarian hutan Gambut di Indonesia itu menilai Kabupaten Kepulauan Meranti paling cocok menjadi daerah penelitian gambut di Indonesia bahkan dunia. 

    "BRG menilai Kepulauan Meranti merupakan daerah yang paling cocok menjadi pusat penelitian gambut," ungkap Deputy IV Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG RI, Prof. Dr. Haris Gunawan, dalam acara ramah tamah BRG RI bersama Pemda Meranti sempena kegiatan Tropical Peatland Roundtable Discussion, Rabu (14/11/2018) di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selatpanjang.

    Lebih lanjut Haris menyampaikan, itulah yang mendasari BRG RI menjadikan Kepulauan Meranti sebagai Pusat Laboratorium Penelitian Gambut Dunia.

    "Seperti saat ini dengan memfasilitasi para Pakar Lingkungan dan Gambut dunia yang berasal dari 10 negara untuk mengunjungi 3 Desa di Kecamatan Tebing Tinggi Timur yakni Desa Tj. Sari, Desa Lukun dan Desa Sungai Tohor," jelas Haris.

    Seperti diberitakan kedatangan rombongan BRG RI ke Meranti di 3 Desa tersebut untuk melihat secara langsung Kebun Sagu, Budidaya Kolam Ikan, Kanal Blocking, Potensi Kebun Kelapa dilahan Gambut, Kebun Kopi, serta Kunjungan ke Kilang dan Perusahaan Sagu yang ada di Meranti.

    Dikatakan Haris lagi, kegiatan ini merupakan kegiatan Internasioal yang digelar oleh BRG RI bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, yang baru saja melounching pusat penelitan Gambut.

    "Bicara soal pusat penelitian Gambut di Indonesia dijelaskan Haris, salah satunya berada di Provinsi Riau tepatnya di Kepulauan Meranti," ungkap Haris. 

    Hal itu jelas dibunyikan dalam Kepres yang menyebutkan 4 daerah di Indonesia sebagai daerah prioritas penelitian gambut, yakni Provinsi Riau dipusatkan di Meranti, 1 di Provinsi Kalimantan Tengah dan 2 di Provinsi Sumatera Selatan.

    Dipilihnya Meranti sebagai pusat penelitian gambut, diakui Deputy IV BRG RI, salah satunya untuk mendorong masyarakat di Kepulauan Meranti lebih bersemangat mengembangkan lahan gambutnya. Apasan lainnya untuk membuat terobosan teknologi tentang bagaimana sebenarnya gambut dimanfaatkan dan dikelola untuk menepis stigma kawasan gambut identik sebagai kawasan kebakaran potensial yang sulit ditangani.

    Selanjutnya dihadapan para pakar lingkungan dan jajaran pejabat dilingkungan Pemkab. Meranti, Haris berharap dengan adanya kegiatan ini dan berkat dukungan semua pihak, cita-cita BRG untuk menjadikan Kabupaten termuda di Riau ini sebagai pusat Laboratorium Gambut Internasional dapat terwujud.

    "Semoga apa yang kita cita-citakan bersama menjadi Meranti sebagai pusat penelitian Gambut dunia dapat terwujud," harap Haris.

    Sementara itu, Asisten II Sekdakab. Meranti, Syamsuddin SH MH, dalam sambutannya di acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada BRG yang akan menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai pusat penelitian Restorasi Gambut Internasioal.

    "Kami berharap apa yang dilakukan BRgG itu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Syamsuddin.

    Kemudian Syamsuddin mengatakan, apalagi dari informasi yang diterimanya dari Deputy IV BRG RI, Kepulauan Meranti dijatahi dana 10 Miliar untuk penelitian gambut, dari total 49 Milliar dana yang disediakan.

     "Terima kasih kepada BRG RI yang telah menjadikan Meranti sebagai pusat penelitian gambut Internasional," ujar Syamsuddin.

    Sekedar informasi, dalam kunjungannya di Kepulauan Meranti, BRG RI membawa rombongan yang terdiri dari para pakar lingkungan berjumlah kurang lebih 75 orang. Rombongan akan melakukan kunjunga di 3 Desa di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur yang direncanakan sebagai lokasi Laboratorium Penelitan Gambut Internasional. 

    Sekedar informasi hadir dalam acara ramah tamah BRG RI dan Pemkab. Meranti Deputi IV Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG RI Dr. Haris Gunawan, Asisten II Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kepala Dinas LHK Meranti Drs. Hendra Putra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Drs. Azza Fahroni, Jajaran Pejabat Eselon II dan III, Para Pakar Lingkungan dan Akademisi serta Jajaran Pejabat Badan Restorasi Gambut RI. (hms/Kh)



     
    Berita Lainnya :
  • BRG RI Sebut Kabupaten Meranti Daerah Paling Cocok Untuk Penelitian Gambut
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019
    02 Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
    03 Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019
    04 Kabag Humas Meranti Bantah Tudingan Gubernur Riau
    05 LAKTA Enggan Memberikan Komentar
    06 Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut
    07 Kades Ngaso Didampingi Direktur BumDes Ngaso Mandiri Serahkan Dana Sosial
    08 Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah
    09 Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI
    10 Kabag Humas Sekda Meranti Ikuti Rakornas Kehumasan dan Hukum Tahun 2019
    11 Mendagri Sebut Pelantikan Gubernur Riau Kemungkinan Tanggal 20 February 2019
    12 Jaring Masukan Perubahan RPJMD, Pemkab Siak Taja Forum Konsultasi Publik
    13 Infrastruktur Kabupaten Siak Masih Lebih Baik di Riau
    14 Peringati HPN 2019, Adik Raja Dangdut Sambangi IWO Kota Bekasi
    15 Eny Suryati Isak Tangis Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Syamsuar
    16 Wakil Bupati Siak Optimis Tahun Ini Meraih Pringkat Nindya
    17 Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI Kategori Peserta Terbanyak di Indonesia
    18 Musim Kemarau Lebih Awal, Minta Masyarakat Waspada Karhutla
    19 Wabup Meranti Lakukan Panen Raya di Desa Anak Setatah Kec. Rangsang Pesisir
    20 Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air 2019
    21 Perjuangkan Nasib Eks Honorer K2
    22 Turnamen Volly Ball Kades Cup I Di Ikuti 36 Club
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI