Rabu, 17-07-2019 - 12:47:44 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Terkait 5 Desa, Bupati Kampar : Lima Desa Sudah Sah Masuk Wilayah Kampar | | IKST gelar Pendidikan dan Pelatihan Kerajinan Tangan Untuk Perempuan | | PT BDP Rencanakan Pembuatan Tug Boat Sebanyak Dua Unit | | Jalan Di Desa Bandar Jaya Masuk Usulan Pembangunan | | Bupati Kampar Sidak Pelayanan Kependudukan Di Diskdukcapil | | Antuasias Pecinta RX-King Senusantara Menghadiri Acara Anniversary Satu Dekade KRC-Riau
 
Bappeda Meranti Gelar FGD, Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah
Rabu, 17-07-2019 - 12:47:44 WIB

TERKAIT:
 
  • Bappeda Meranti Gelar FGD, Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah
  •  

    MERANTI, DELIKRIAU - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim memimpin Focus Group Discussion Percepatan Peningkatan Ekonomi Meranti Tahun 2019, kegiatan dalam rangka menyalurkan pemikiran bernas untuk mencari solusi dan rekomedasi percepatan peningkatan kemajuan Meranti itu, Rabu (17/7/2019) dipusatkan di Aula Bappeda Meranti, kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

    Turut hadir dalam kegaitan ini, Kepala Dinas Perikanan Meranti H. Anwar Zainal, Kepala Dinas Perkebunan T. Effendi, Sekretaris Bappeda Meranti Agusyanto M.Si, Kabag Humas Hery Putra SH, Kabag Hukum Sekda Meranti Sudandri SH, Kabag Ekonomi Sekda Meranti Afifuddin, Kabag Adpem Sekda Padli, Sekretaris Dinas Perindag Meranti Rudi S.Ag MH, Prof. Dr. M. Bintoro, Prof. Azharuddin, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Ir. Jaka Insita, Perwakilan Dinas PU, dan lainnya.

    Seperti disampaikan Kepala Bappeda Meranti yang diwakili Sekretaris Bappeda Agusyanto M.Si, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antar lembaga teknis dilingkungan Pemkab. Meranti sehingga tercipta persepsi yang sama dalam hal pelaksanaan program peningkatan perekonomian di Kep. Meranti.

    Menyikapi kegiatan itu, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, menegaskan kegiatan ini sangat penting dalam rangka menghimpun pemikiran bernas dari para tokoh yang nantinya akan menghasilkan rekomendasi yang menjadi dasar bagi OPD sesuai tugas dan fungsinya untuk menjalankan program strategis.

    "Semoga kegiatan ini mamou menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi bagi Bapppeda untuk menyusun rencana pembangunan yang diiplementasikan oleh OPD terkait dalam uoaya mendorong percepatan ekonomi di Meranti," harap Wabup.

    Dijelaskan Wabup, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkolerasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dibutuhkan potensi sumber daya alam namun sumber daya alam tanpa didukung oleh manusia yang berpengetahuan dan berkualitas tidak akan ada gunanya.

    Dicontohkan Wabup, seperti yang terjadi saat ini pada potensi perkebunan Kelapa Meranti, yang dihargai sangat murah karena masyarakat tidak mampu mengolahnya, padahal mulai dari buah, sabut, batok hingga daun kelapa jika diolah memiliki nilai ekonomi. Begitu juga Sagu, Hasil Perikanan dan lainnya.

    Menurut Wabup, Meranti memilki  potensi yang cukup besar khususnya Sumber Daya Alam tapi tidak bisa dimanfaatkan artinya Meranti tidak bisa memanfaatkan sumber dayanya karena kurang pengetahuan untuk itu peningkatan SDM merupajan faktor penentu keberhasilan pembangunan disuatu daerah.

    "intinya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia dulu, sebab kualitas SDM menjadi indikator dari keberhasilan pembangunan," tegasnya.

    Selanjutnya Wabup meminta kepada OPD terkait tidak terus menjalankan program yang gagal tanpa mengevaluasi penyebab kegagalan itu dan mendapatkan solusi untuk mengatasinya.

    OPD harus dapat mengevaluasi kegagalan dari program yang dilaksanakan sehingga kedepan tidak terjadi lagi. Caranya dengan mencari pokok persoalan yang harus dituntaskan. Misal masalah gagal panen. Wabup menyerankan agar OPD mencari tahu penyebabnya dulu sebelum program kembali dilaksanakan.

    "Misal gagal panen, apa yang kurang dan harus dilakukan jangan sampai tiap tahun terus berulang tanpa ada perubahan," jelasnya.

    Dan untuk suksesnya perencanaan pembangunan untuk kesekian kalinya Wabup menekankan peran aktif dari Bappeda sebagai ujung tombak perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya Bappeda jangan lagi berperan sebagai penampung perencanaan dari OPD tapi kembali pada fungsinya yakni sebagai perencana yang diaplikasikan melalui program ditiap OPD.

    "Bappeda bukan tukang kumpul program OPD, tapi yang merencanakan pembangunan, OPD sebagai pihak pelaksana teknis," pungkasnya.

    Mengakhiri sambutannya, Wabup berharap kegiatan ini dapat melahirkan rekomendasi yang bernas untuk ditindaklanjuti dalam upaya percepatan peningkatan ekonomi Meranti. 

    "Kegiatan ini jangan sampai hanya melahirkan rekomendasi tanpa tindak lanjut dan aksi nyata dari Bappeda yang diimplementasikan oleh OPD terkait," ucapnya mengakhiri.

    Sekedar informasi, seperti dipaparkan Prof. Azharuddin, tingkat kemiskinan Meranti jauh menurun dari 43 Persen sejak awal berdiri menjadi 27.79 Persen. Meski jauh menurun dan berhasil memperkecil Gep, namun angka itu masih menjadi yang terbesar di Riau. 

    Penyebabnya adalah rendahnya harapan hidup, rendahnya pendapatan perkapita dan lama sekolah yang menjadi penentu nilai IPM.

    Dalam diskusi itu dipaparkan Azharuddin berbagai hal terkait upaya peningkatan ekonomi Meranti melalui arah kebijakan yang harus dilakukan dalam menggesa peningkatan ekonomi Meranti.

    Arah kebijakan itu Pertama penanggulangan kemiskinan, Kedua meningkatkan program perlindungan sosial, Ketiga peningkatan akses rumah tangga pada pelayanan dasar, Keemoat pemberdayaan masyarakat, Kelima pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

    Lebih jauh dijelaskan Azharuddin, penyebab turunya ekonomi di Meranti disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya turunnya harga produksi perkebunan misalnya Kelapa, Karet dan lainnya. Hal ini menyebabkan petani menjadi malas yang berdampak pada turunya kekuatan ekonomi keluarga. 

    "Jadi yang harus dilakukan oleh Pemerintah adalah bagaina cara agar harga komoditi tetap stabil sehingga para petani tetap bersemangat," ujarnya.

    Penyebab selanjutnya adalah, kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengelola potensi yang SDA yang ada, yang ditandai dengan banyaknya potensi yang terbuang seperti dicontohkan oleh Wakil Bupati diawal sambutannya.

    Solusinya menurut Azharruddin, diperlukan pelatihan dan pendidikan kepada masyarakat yang didukung dengan teknologi tepat guna seperti pembangunan Industri hilir.

    "Sebab potensi SDA saja tidak cukup tanpa didukung oleh potensi SDM yang berkualitas agar seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal," pungkasnya.

    Hal senada juga disampaikan oleh Prof. Bintoro yang memaparkan cara peningkatan ekonomi Meranti dengan memanfaatkan potensi perkebunan khususnya Sagu yang diolah menjadi berbagai komoditi yang mampu mendongkrak ekonomi masyarakat yang otomatis meningkatkan ekonomi Meranti secara keseluruhan.

    Dalam kegiatan itu tampak terjadi tanya jawab antara peserta dan pembicara tentang berbagai hal yang harus dilakukan dalam upaya peningkatan ekonomi Meranti. Semua pemikiran bernas dicatat dan disimpulkan oleh Bappeda Meranti sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun rencana pembangunan daerah kedepan. (Hums/M.Khosir)



     
    Berita Lainnya :
  • Bappeda Meranti Gelar FGD, Gesa Percepatan Peningkatan Ekonomi Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terkait 5 Desa, Bupati Kampar : Lima Desa Sudah Sah Masuk Wilayah Kampar
    02 IKST gelar Pendidikan dan Pelatihan Kerajinan Tangan Untuk Perempuan
    03 PT BDP Rencanakan Pembuatan Tug Boat Sebanyak Dua Unit
    04 Jalan Di Desa Bandar Jaya Masuk Usulan Pembangunan
    05 Bupati Kampar Sidak Pelayanan Kependudukan Di Diskdukcapil
    06 Anggota DPRD Siak Menilai Pembatalan Oleh Timwas Pilkampung Itu Cacat Hukum
    07 Kades Gagal Dilantik, Komisi 1 DPRD Siak Gelar Hearing Bersama DPMK, Kabag Hukum dan Camat
    08 Bupati Amril Mukminin Dan Kasmarni Ditabalkan Menjadi Datuk Seri Setia Amanah Junjungan Negeri
    09 Mantan Kades Bukit Batu Resmi Ditahan Kejari Bengkalis
    10 LSM Penjara Minta Kejari Usut Penggunaan dan Peruntukan Dana KONI Bengkalis 2019
    11 Masyarakat Rupat Menyambut Antusias Nur Azmi Hashim Balon Wakil Bupati Favorit dari Kalangan Politis
    12 Antuasias Pecinta RX-King Senusantara Menghadiri Acara Anniversary Satu Dekade KRC-Riau
    13 BAZNAS Kab Bengkalis Umumkan Kelulusan Peserta Da'i Pesisir
    14 Anggota DPR RI Drs.H.Achmad, M.Si Hadiri Resepsi Pernikahan Yudi/Suci
    15 Polsek Tapung Hulu Kembali Ciduk 2 Orang Diduga Pengedar Shabu di 2 Lokasi Berbeda Kabupaten Rohul
    16 Diskominfotik Dan BKPP Gelar Rapat Rencana Penerapan SKP Daring Tahun 2020
    17 Bupati Catur Sugeng Tekankan Program Sesuai Misi dan Visi Bupati Kampar
    18 Anak Usia 9 Tahun, Disetubuhi Ayah Kandung Hingga 3 Kali
    19 Peduli Kesehatan Balita dan Ibu Hamil, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Posyandu di Perbatasan
    20 Pemerintah Kecamatan Gelar Sertijab Camat Bukit Batu
    21 Satu Perempuan Diantara Tiga Pelaku Jaringan Narkoba di Perawang Diringkus Polisi
    22 Sembilan Orang Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi Da'i Pesisir Baznas Bengkalis
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI