Rabu, 31-07-2019 - 12:26:30 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Terkait 5 Desa, Bupati Kampar : Lima Desa Sudah Sah Masuk Wilayah Kampar | | IKST gelar Pendidikan dan Pelatihan Kerajinan Tangan Untuk Perempuan | | PT BDP Rencanakan Pembuatan Tug Boat Sebanyak Dua Unit | | Jalan Di Desa Bandar Jaya Masuk Usulan Pembangunan | | Bupati Kampar Sidak Pelayanan Kependudukan Di Diskdukcapil | | Antuasias Pecinta RX-King Senusantara Menghadiri Acara Anniversary Satu Dekade KRC-Riau
 
Survei Rencana Penambahan Sumur Minyak Baru
Wabup Meranti Tinjau Operasional EMP Malacca Strait di Kec Tebing Tinggi Barat
Rabu, 31-07-2019 - 12:26:30 WIB

TERKAIT:
 
  • Wabup Meranti Tinjau Operasional EMP Malacca Strait di Kec Tebing Tinggi Barat
  •  

    MANTANT, DELIKRIAU - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hashim dan rombongannya melakukan survei di lokasi Operasi Mega Persada Mega Energy (EMP) Selat Malaka SA dari tinjauan ini untuk melihat proses pengeboran minyak yang dilakukan oleh perusahaan Grup Bakrie, Rabu (31/7/2019) di Kecamatan Makam, Desa Tanjung, Kabupaten Dataran Tinggi Barat, Kabupaten Meranti, Riau.

    Hadir pula bersama Wakil Asisten Bupati II Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH, Kepala Staf dan Protokoler, Meranti Hery Saputra SH, Kepala Wall Said Mushur, Meranti Rudi MH Asisten Sekretaris, Manajer Lapangan EMP Selat Malaka Imam Wahyudi, Manajer SHE Mega Nainggolan, Hubungan Masyarakat, Kades Tanjung Darul Takzim Mahmuddin, Cape Kades Marzlin Kades SKM.

    Dari informasi perusahaan minyak Selat Malaka EMP yang beroperasi antara Desa Tanjung Darul Takzim dan Cape Town Highlands Cape Barat dengan Kebutuhan lahan lebih dari 78.000 m2, perusahaan telah beroperasi sejak 2017, dengan sejumlah besar produksi minyak minyak mentah dari situs TB TB adalah 490 barel / hari (1 barel = 159 L).

    Dan menjelang sambutan Manajer Lapangan EMP Selat Malaka Imam Wahyudi, perusahaan akan melakukan pengembangan bisnis dengan menambahkan 6 sumur baru, jika rencana tersebut disadari bahwa Grup Bakrie akan memiliki 8 sumur minyak.

    Wahyudi mengakui bahwa dia saat ini meminta izin dari SKK Migas dan jika tidak ada hambatan itu diharapkan akan keluar pada bulan September 2019. 

    "Begitu izin keluar, kami akan membangun sumur minyak baru," katanya.

    Namun, untuk membangun sumur minyak baru tidak hanya masalah izin dari SKK Migas yang harus dihadapi perusahaan, tetapi juga masalah kompensasi untuk tanaman rakyat yang terkena dampak pengoperasian sumur minyak baru.

    Dari pidato Imam Wahyudi, ia mengadakan pertemuan dengan komunitas yang difasilitasi oleh Kadesh setempat. Namun hingga saat ini belum ada kabar mengenai kerusakan tanaman rakyat. Perusahaan ingin memberikan kompensasi dengan merujuk pada perkebunan Sagu mutakhir senilai 500 ribu, sementara masyarakat menuntut 2,5 juta Rupiah.

    "Karena tuntutan masyarakat kami telah mencoba untuk berkomunikasi dengan perusahaan dan di bawah aturan guild seharga 500 ribu rupiah, tetapi nilainya Fleksibel karena kami akan bernegosiasi lagi sampai kesepakatan tercapai," Saya Manajer Lapangan EMP Malacca Strait SA

    Menyikapi kontroversi tersebut, Wakil Gubernur Meranti H. Said Hasyim meminta perusahaan untuk menyelesaikannya dengan baik, dengan berkonsultasi dengan Kepala Desa setempat untuk mencari jalan keluar terbaik. Wabup juga berharap bahwa perusahaan pengeboran minyak daratan dapat meningkatkan produksinya karena menghadapi lonjakan pembagian pendapatan (DBH) untuk Meranti. DBH Migas akan digunakan untuk mendorong pembangunan di Kepulauan Meranti. (m.khosir)



     
    Berita Lainnya :
  • Wabup Meranti Tinjau Operasional EMP Malacca Strait di Kec Tebing Tinggi Barat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terkait 5 Desa, Bupati Kampar : Lima Desa Sudah Sah Masuk Wilayah Kampar
    02 IKST gelar Pendidikan dan Pelatihan Kerajinan Tangan Untuk Perempuan
    03 PT BDP Rencanakan Pembuatan Tug Boat Sebanyak Dua Unit
    04 Jalan Di Desa Bandar Jaya Masuk Usulan Pembangunan
    05 Bupati Kampar Sidak Pelayanan Kependudukan Di Diskdukcapil
    06 Anggota DPRD Siak Menilai Pembatalan Oleh Timwas Pilkampung Itu Cacat Hukum
    07 Kades Gagal Dilantik, Komisi 1 DPRD Siak Gelar Hearing Bersama DPMK, Kabag Hukum dan Camat
    08 Bupati Amril Mukminin Dan Kasmarni Ditabalkan Menjadi Datuk Seri Setia Amanah Junjungan Negeri
    09 Mantan Kades Bukit Batu Resmi Ditahan Kejari Bengkalis
    10 LSM Penjara Minta Kejari Usut Penggunaan dan Peruntukan Dana KONI Bengkalis 2019
    11 Masyarakat Rupat Menyambut Antusias Nur Azmi Hashim Balon Wakil Bupati Favorit dari Kalangan Politis
    12 Antuasias Pecinta RX-King Senusantara Menghadiri Acara Anniversary Satu Dekade KRC-Riau
    13 BAZNAS Kab Bengkalis Umumkan Kelulusan Peserta Da'i Pesisir
    14 Anggota DPR RI Drs.H.Achmad, M.Si Hadiri Resepsi Pernikahan Yudi/Suci
    15 Polsek Tapung Hulu Kembali Ciduk 2 Orang Diduga Pengedar Shabu di 2 Lokasi Berbeda Kabupaten Rohul
    16 Diskominfotik Dan BKPP Gelar Rapat Rencana Penerapan SKP Daring Tahun 2020
    17 Bupati Catur Sugeng Tekankan Program Sesuai Misi dan Visi Bupati Kampar
    18 Anak Usia 9 Tahun, Disetubuhi Ayah Kandung Hingga 3 Kali
    19 Peduli Kesehatan Balita dan Ibu Hamil, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Posyandu di Perbatasan
    20 Pemerintah Kecamatan Gelar Sertijab Camat Bukit Batu
    21 Satu Perempuan Diantara Tiga Pelaku Jaringan Narkoba di Perawang Diringkus Polisi
    22 Sembilan Orang Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi Da'i Pesisir Baznas Bengkalis
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI