Jumat, 13-04-2018 - 20:44:26 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Komisi I DPRD Apresiasi Satu Perusahaan Perkebunan Segera Salurkan CSR | | Rencana Ratusan Buruh Mogok Kerja Menolak RUU Omnibus Law, Di Tunda Akibat Penyebaran Virus Covid-19 | | Hampir 30 Persen ODP Covid-19 Di Kabupaten Bengkalis Selesai Pemantauan | | Peduli Karhutla, DPRD Apresiasi PT. Sumatera Riang Lestari | | DPRD Bengkalis Gelar Koordinasi JDIH Bersama Kemenkumham Riau | | Komisi IV DPRD Bengkalis Minta Benahi Aset Aset Daerah Supaya Bermanfaat Bagi Masyarakat
 
Jembatan Kota Garo Memprihatinkan, Pemprov Riau Diminta Ambil Sikap
Jumat, 13-04-2018 - 20:44:26 WIB

TERKAIT:
 
 

KAMPAR, DELIKRIAU - Jembatan Sungai Tapung yang terletak di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar dalam kondisi memprihatinkan. Pengguna jalan lintas Tapung - Kandis pun akan dialihkan kejalan alternatif, Jum'at (13/4/2018).

Adanya retakan di tengah jembatan Kota Garo yang merupakan akses penghubung jalan lintas Tapung - Kandis membuat pengguna jalan yang kerap melewati jembatan tersebut merasa khawatir akan bahayanya bagi para pengguna jalan terutama yang menggunakan kendaraan roda empat dan truk, atau sejenisnya.

Dikarenakan jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Tapung dan Kandis, jabatan Kota Garo ini juga kerap pula dilalui mobil truk pengangkut sawit milik warga maupun perusahaan sekitar serta truk besar lainnya.

Beberapa orang menyayangkan jika ditutupnya jembatan kota garo tersebut, walaupun bersifat sementara, tentu akan berdampak besar bagi perekonomian masyarakat tapung dan sekitarnya yang dominan memiliki kebun sawit, karna mobil pengangkut sawit masyarakat tidak lagi dapat beroperasi sebagaimana biasanya.

Ketua Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST), Sapaat mengatakan Jembatan Kota Garo merupakan urat nadi Ekonomi banyak pihak, terutama masyarakat sekitar yang merupakan petani sawit, dan sekaligus merupakan perlintasan produk pertanian seperti CPO dan lainnya ke arah Dumai.

"Jembatan ini merupakan salah satu urat nadi ekonomi utk perlintasan produk pertanian termasuk CPO ke arah Dumai sehingga urgensi ini dapat segera diperbaiki oleh pihak terkait tanpa menunggu penganggaran di APBD Perubahan, karna ini sifatnya emergency," ujarnya.

Sapaat juga menghimbau pihak Pemerintah Provinsi Riau agar dapat melakukan perawatan infrastruktur jalan disepanjang jalan Kota Garo - Petapahan - Kasikan hingga ke simpang Tandun demi kelancaran arus barang, orang dan lainnya yang melewati jalan tersebut.

"Kita menghimbau agar persoalan infrastruktur jalan di sepanjang Kota Garo - Petapahan - Kasikan sampai ke Simpang Tandun dapat terus dirawat oleh pihak Propinsi Riau  guna kelancaran  arus barang, orang dan lainnya", himbaunya.

Beberapa hari sebelumnya di beberapa akun Facebook warga Desa Kota Garo pun sudah mulai memuat pemberitahuan akan kerusakan jembatan tersebut, dan menghimbau agar pengguna jalan berhati-hati saat menyeberangi jembatan.

Bahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau pun sudah mengeluarkan surat permintaan penutupan sementara jembatan hingga adanya perbaikan yang ditujukan ke Bupati Kampar.

Demikian juga dengan Dinas Perhubungan Provinsi Riau yang mengeluarkan surat tertanggal 11 April 2018, perihal Penyampaian penutupan jalan/Jembatan kota garo dalam menindak lanjuti surat kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, dimana pada poin kedua menjelaskan untuk sementara waktu jembatan Kota Garo ditutup secara fungsional (dilarang dilalui kendaraan) dan arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif via-Pekanbaru sampai dengan pekerjaan perbaikan jembatan kota garo selesai dan dinyatakan fungsional kembali.(Raf)



 
Berita Lainnya :
  • Jembatan Kota Garo Memprihatinkan, Pemprov Riau Diminta Ambil Sikap
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komisi I DPRD Apresiasi Satu Perusahaan Perkebunan Segera Salurkan CSR
    02 Camat Bantan Sufandi Adakan Pemantauan ODP Covid-19 Di Desa Bantan Sari
    03 Peduli Karhutla, DPRD Apresiasi PT. Sumatera Riang Lestari
    04 14 Penumpang Dari Negara Terjangkit Virus Covid-19 Malaysia Tiba Di BSL Bengkalis
    05 Putuskan Mata Rantai Covid-19, Pemdesa Liang Banir Gelar Penyemprotan Desinfektan
    06 Hampir 30 Persen ODP Covid-19 Di Kabupaten Bengkalis Selesai Pemantauan
    07 ODP Di Rohil Bertambah 1.795, 2 PDP Membaik, Positif Vovid-19 Nihil
    08 Nasip Belasan Ribu TKI Asal Malaysia Berada Ditangan Gubernur Riau
    09 Cegah Penyebaran Covid-19, SMA Negeri 1 Lubuk Dalam Lakukan Penyemprotan Disinfektan
    10 Terkait Penemuan Mayat di Kel Bagan Barat Kec Bangko, Korban Mempunyai Riwayat Penyakit Jantung
    11 Cegah Penyebaran Virus Corona, PAC PP Bukit Batu Lakukan Penyemprotan Desinfektan
    12 Warga Bagansiapiapi Di Gegerkan Penemuan Mayat
    13 Putuskan Mata Rantai Covid- 19, Kades Pangkalan Jambi Berikan13 Gallon Water Dispenser Dan 13 Detol
    14 Antisipasi Covid-19, Pemdes Pakning Asal Gelar Penyemprotan Desinfektan Tanggal 5 April 2020
    15 Cara Pemkab Inhu Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19 Mrnyemprotkan Disinfektan
    16 Sebanyak 41 Titik Ruas Jalan Protokol di kota Bagan Siapi-api Disemprotkan Cairan Disinfektan
    17 KSOP Kelas II Tanjung Buton Gelar Penyemprotan Desinfektan Di Roro Sungai Selari
    18 Ketua DPRD Bengkalis Hadiri Acara Video Conference Bersama Gubernur Riau
    19 Banggar Dan TAPD Bahas Penganggaran Untuk Penanganan Terhadap Pencegahan Covid-19
    20 Jawaban Bupati Bengkalis Terhadap Pandangan 7 Fraksi
    21 122 Orang dari 392 ODP Tergolong Tidak Mampu, Pemkab Siak Salurkan Bantuan 295 Paket Sembako
    22 Karantina Wilayah! Mulai Senin Orang Luar Dilarang Masuk Sumbar
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI