Senin, 23-04-2018 - 13:38:24 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Iswandi, Refelanting Pohon Kelapa Sawit Satu Kelompok 50 Hektar | | Tim Safari Ramadhan Pemda Kabupaten Rokan Hulu Di Masjid Al Falah Desa Kembang Damai | | Jabat Sekjen LKTL, Alfedri Apresiasi Langkah Kabupaten Sintang Promosikan Kuliner Khas Daerah | | PT IKPP Gelar Buka Puasa Bersama Pemkab Siak dan Masyarakat Sekitar | | Kejari Rohil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media | | Peringatan Nuzul Al Quran 1440 H di Siak Di Hadiri Gubernur Riau
 
Orang Tertua di Jepang Tutup Usia di Umur 117 Tahun
Senin, 23-04-2018 - 13:38:24 WIB

TERKAIT:
 
 

TOKYO, DELIKRIAU - Salah satu yang disebut sebagai orang paling tua di Jepang, bahkan hendak dijadikan sebagai manusia tertua di dunia, menghembuskan nafas terkahirnya Sabtu (21/4/2018) malam di usia 117 tahun dan 260 hari. Semula, Nabi Tajima, nama perempuan itu, sedang dalam proses untuk didaftarkan di dalam The Guinness Book of World Records sebagi manusia tertua di dunia.

Tajima meninggal di salah satu rumah sakit di Kikai, Prefektur Kagoshima, Jepang. Dia dirawat di rumah sakit itu sejak Januari. Tajima lahir pada 4 Agustus 1900 di Araki, Pulau Kikaijima, Jepang. Dia punya 7 putra, 2 putri, dan 28 orang cucu. Jumlah total keturunannya diyakini mencapai lebih dari 160 orang. Cucunya bahkan sudah ada yang memiliki buyut.

Tajima adalah manusia ketiga yang tercatat hidup paling lama. Sebelumnya ada Jeanne Calment asal Prancis yang meninggal di usia 122 tahun 164 hari dan Sarah Knauss dari Amerika Serikat (AS) yang berpulang di usia 119 tahun 97 hari. Saat tutup usia, Tajima tepat berumur 117 tahun 260 hari.

Tak banyak yang diketahui dari sosok Tajima. Dia selama ini jarang sekali mau diwawancarai, baik oleh media lokal maupun internasional. Yang jelas, sebelum kematiannya, dia tercatat sebagai orang tertua di Jepang. Status itu bisa meningkat seandainya Tajima hidup lebih lama.

Tujuh bulan lalu, Violet Brown dari Jamaika meninggal di usia 117 tahun. Tajima sedang diverifikasi untuk dicatatkan dalam daftar The Guinness Book of World Records sebagai manusia tertua di dunia yang masih hidup. Sayang, sebelum semua proses selesai, Tajima keburu tutup usia.

Usia memang tak bisa berbohong. Meski berhasil hidup lama, kesehatan dan vitalitas Tajima terus menurun seiring bertambahnya usia. Saat Brown meninggal, Tajima menjadi manusia tertua di dunia meski belum diakui Guinness World Records.

Saat itu media-media Japang banyak memuat video tentang Tajima. Di beberapa video tampak dia menggerakkan tangan mengikuti suara musik. Tapi, banyak pula yang menunjukkan bahwa Tajima mulai bertingkah seperti layaknya anak-anak. Salah satunya, mengenyot ibu jari. Celino Villanueva Jaramillo asal Cile pernah mengklaim sebagai orang tertua di dunia. Dia mengaku berusia 121 tahun. Di kartu tanda pengenalnya, dia lahir pada 25 Juli 1896.

Sayang, pria yang meninggal tiga hari sebelum Tajima tersebut tak bisa mendapatkan pengakuan. Sebab, dokumen-dokumen yang mendukung klaimnya sangat terbatas.

Api yang membakar rumahnya sekitar 20 tahun lalu ikut melahap sertifikat kelahirannya. Jaramillo meninggal setelah terjatuh dari tempat tidurnya.

Berdasar data Gerontology Research Group yang berbasis di Amerika Serikat, ada satu orang lagi di Jepang yang layak mendapatkan gelar sebagai orang tertua di dunia. Dia adalah Chiyo Yoshida. Sepekan lagi, dia berusia 117 tahun.

Jepang memang terkenal dengan penduduknya yang panjang usia. Reuters melansir, saat ini ada 67.824 orang centenarian (berumur di atas 100 tahun) di Negeri Sakura itu.

Padahal, pada 1963 hanya ada 153 orang yang umurnya di atas seabad. Awal bulan ini, Masazo Nonaka diakui Guinness World Records sebagai pria tertua di dunia. Dia tinggal di Ashoro, Hokkaido, Jepang. Nonaka berusia 112 tahun. (dlc/rpc)




 
Berita Lainnya :
  • Orang Tertua di Jepang Tutup Usia di Umur 117 Tahun
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 PT IKPP Gelar Buka Puasa Bersama Pemkab Siak dan Masyarakat Sekitar
    02 Iswandi, Refelanting Pohon Kelapa Sawit Satu Kelompok 50 Hektar
    03 Tim Safari Ramadhan Pemda Kabupaten Rokan Hulu Di Masjid Al Falah Desa Kembang Damai
    04 Jabat Sekjen LKTL, Alfedri Apresiasi Langkah Kabupaten Sintang Promosikan Kuliner Khas Daerah
    05 Peringatan Nuzul Al Quran 1440 H di Siak Di Hadiri Gubernur Riau
    06 Kejari Rohil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media
    07 Tepian Sungai Jantan Siak Masuk 7 Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019
    08 Dra Hj Rasidah Alfedri Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Siak
    09 Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Siak Dilantik, Ini Pesan Alfedri
    10 Bupati Siak Tandatangani Komitmen Bersama, Terkait Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Ringankan Beban Mustahik, Pemkab Siak Luncurkan ATM Beras di Sabak Auh
    12 Sekda Siak, Ajak Pimpinan Perusahaan Berkontribusi Terhadap Pembangunan Daerah
    13 Bupati Siak Alfedri Apresiasi Kinerja dan Inovasi Pemerintah Kecamatan Sabak Auh
    14 Sekda Siak Sebut, Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    15 Alfedri Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas 2019, Penuh Hikmat
    16 Di Dumai, BNN Berhasil Gagalkan 50kg Sabu dan 23ribu Butir Ekstasi
    17 Tim Disperindag Sidak Pasar Tuah Serumpun, Harga Pokok Masih Relatif Stabil
    18 TP PKK Siak Serahkan Paket Sembako Untuk Dhuafa di Tiga Kecamatan
    19 Pemkab Rohil Laksanakan Safari Ramadhan Pertama Di Mesjid An-Nur Kecamatan Sinaboi
    20 Kronologis Bentroknya Pemuda Kecamatan Rumbai Pesisir Memakan Korban
    21 Pemkab Siak Raih Laporan Hasil Keuangan Predikat WTP Kedelapan
    22 Sekretaris Daerah Kab Siak T.Said Hamzah Sambut Kedatangan Rombongan Anggota DPR RI Komisi III
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI