Sabtu, 02-06-2018 - 12:35:30 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program berbasis Inklusi Sosial | | Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf | | RSUD Tengku Rafi'an Kabupaten Siak, Gelar Program Kesehatan Terhadap Para Pasien dan Keluarga | | Sinergi Kebijakan Pusat-Daerah dan Digitalisasi Pelayanan Publik | | Suyatno Meminta Yosep Harus Minta Maaf dan Hapus Status di FB | | Asisten I, Budhi Yuwono Sebut, Kerja Keras Dan Displin Kunci Keberhasilan
 
Ngeri, Wanita Ini Ngaku Bisa Mencium Aroma Khas saat Seseorang akan Meninggal
Sabtu, 02-06-2018 - 12:35:30 WIB

TERKAIT:
 
  • Ngeri, Wanita Ini Ngaku Bisa Mencium Aroma Khas saat Seseorang akan Meninggal
  •  

    DELIKRIAU - Perkenalkan, Ari Kala, wanita berusia 24 tahun yang mengklaim dirinya bisa mencium bau khas ketika seseorang akan meninggal.

    Dunia ini memang penuh dengan keajaiban dan orang-orang dengan kemampuan luar biasa. Seperti para cenayang dan indigo yang dianggap bisa melihat dengan indra keenam.

    Tapi Ari Kala mengaku punya kemampuan yang berbeda dari orang pada umumnya. Ari Kala adalah seorang psychic-coach yang mulai menyadari bakatnya itu dari kematian pamannya.

    Melansir dari Metro.co.uk (29/5/2018) Ari Kala menemukan bakatnya ketika dia mencium aroma 'sakit manis' pada pamannya yang sedang sekarat.

    Saat itu Ari Kala baru berusia 12 tahun.

    "Setahun sebelum saya mulai sekolah menengah, saya mengunjungi paman saya untuk menemaninya saat dia meninggal," kata Ari Kala.

    "Malam sebelum kematiannya, aku mencium bau busuk yang sangat busuk di rumah."

    Ari Kala berasal dari Hunter Valley di New South Wales, Australia.

    Wanita itu menambahkan: "Saya pikir itu bau dari kotorannya karena saya tidak pernah mencium bau itu sebelumnya."

    Anehnya, tidak ada orang lain yang bisa mencium bau itu. Hanya Ari Kala yang mencium bau busuk saat itu.

    "Saya sadar kemudian itu adalah frekuensi kematian yang bisa saya cium," ujar Ari Kala.

    "Sejak saat itu, saya telah mengalami hal yang sama di sekitar orang-orang dengan penyakit mematikan atau orang yang sangat tua"

    Ari Kala mengaku terlalu sering mencium aroma khas itu. Bahkan dia mengklaim sampai tak terhitung frekuensinya. Ari Kala mengatakan bahwa dia mengabaikan kelebihannya itu selama bertahun-tahun.

    Tetapi sekarang siap tidak siap, wanita itu harus siap untuk merangkul menerimanya. Ari Kala akan berkonsentrasi pada pelatihan tentang paranormal.

    Wanita itu enggan memberitahu orang-orang kapan mereka akan mati. Ari Kala menambahkan: "Terkadang terasa seperti beban."

    "Saya dulu ingin mengatakan sesuatu, namun saya menyadari itu bukan tugas saya."

    "Saya tidak berusaha keras mengembangkannya."

    "Itu tidak berguna - bagaimana itu bisa membantu siapa saja?"

    "Bagaimana saya bisa berjalan ke orang asing dengan bau ini dan membantu mereka?"

    Ari Kala berhenti bekerja sebagai sekretaris hukum di Sydney, Australia.

    Lalu dia lebih memilih memberi saran kepada para wanita bagaimana menempatkan keterampilan psikisnya untuk digunakan dengan baik.

    Dia berkata: "Setiap orang memiliki akses ke kemampuan batin mereka, tetapi biasanya itu ditekan."

    "Anak-anak disuruh tumbuh dari usia dini."

    "Sebagai seorang anak saya dapat membaca emosi orang dan selalu bermimpi tentang hal-hal yang menjadi kenyataan."

    "Orang-orang tidak menyukainya, dan ketika saya semakin takut dihakimi, saya mengalihkan kemampuan ini."

    Ari Kala menjelaskan bahwa pekerjaan barunya ini telah membuatnya kehilangan beberapa teman dan keluarganya.

    Namun dia tidak menyesali keputusannya untuk berganti karir. (drc/tpc)






     
    Berita Lainnya :
  • Ngeri, Wanita Ini Ngaku Bisa Mencium Aroma Khas saat Seseorang akan Meninggal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program berbasis Inklusi Sosial
    02 Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf
    03 RSUD Tengku Rafi'an Kabupaten Siak, Gelar Program Kesehatan Terhadap Para Pasien dan Keluarga
    04 Sinergi Kebijakan Pusat-Daerah dan Digitalisasi Pelayanan Publik
    05 Suyatno Meminta Yosep Harus Minta Maaf dan Hapus Status di FB
    06 Gesa Pemekaran Desa Bumi Asri dan Bina Sempian Bupati Meranti Datangi Kemenko Kemaritiman RI
    07 Pimpin Rapat RFK, Alfedri Periksa Realisasi Fisik Keuangan OPD
    08 Wabup Buka Diklat DPM Angkatan XX Tahun 2019, Harap SDM Kedepan Dapat Kuasai Selat Malaka
    09 Asisten I, Budhi Yuwono Sebut, Kerja Keras Dan Displin Kunci Keberhasilan
    10 Asisten II Setda Kabupaten Siak launching CFD di Kecamatan Sabak Auh
    11 Ribuan Warga Ikut Meriahkan HUT RI Dengan Jalan Santai
    12 Zesika Rozzalena Mendapat Medali Emas Cabor Pencak Silat Tingkat Provinsi Riau
    13 Upacara Memperingati Detik-Detik Proklamasi RI Di Kecamatan Kunto Darussalam Berjalan Baik, dan Lan
    14 Bupati Siak Berupaya Padamkan Api Dan Asap Serta Turunkan Hujan
    15 Mahasiswa UNRI Sosialisasi Cara Pembuatan Cookies Ampas Kelapa dan Selai Nenas
    16 Bupari Siak Afedri Tegaskan Generasi Muda Agar Tidak Terpengaruh Narkoba
    17 Antisipasi Bencana Karlahut dan Kabut Asap, Pemkab. Meranti Akan Gelar Sholat Istisqo
    18 Bupati Siak Alfedri Buka Acara Penyuluhan Bahanya Narkoba Bagi Pelajar
    19 Ka Kwarcab Alfedri Pimpin Apel Besar Hari Pramuka Ke 58 di Kabupaten Siak
    20 Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan
    21 Bupati Siak Alfedri Pimpin Apel Senin Bersama Seluruh Pimpinan OPD dan ASN
    22 Karyawan PTPN 5 Sei Rokan ikut Berkorban 11 ekor Sapi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI