Sabtu, 23 Juni 2018
Follow Us ON :
 
 
| Mau Pindah Nyoblos? Begini Cara Urus Surat A5 di Kantor PPS | | Overkapasitas dan Cuaca Buruk Sebab Tenggelamnya Kapal di Danau Toba | | UAS Bakal Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Kota Dumai | | Pemko Pekanbaru Tetapkan 400 Titik Lokasi Salat Idul Fitri | | BPBD Riau Waspadai Peningkatan Karhutla selama Lebaran | | 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
 
Kisah Ali Banat, Pemuda Miliuner yang Serahkan Hartanya untuk Amal
Jumat, 08-06-2018 - 13:05:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Kisah Ali Banat, Pemuda Miliuner yang Serahkan Hartanya untuk Amal
  •  

    CANBERRA, DELIKRIAU - Pembicara di satu pengajian di London pada awal Juni menyebut nama Ali Banat yang ia katakan harus menjadi sumber inspirasi sekaligus menjadi pengingat bagi Muslim.

    Ali Banat, nama yang ia sebut, adalah pengusaha sukses asal Sydney, Australia, yang menyumbangkan seluruh harta yang ia miliki untuk kaum miskin di Afrika. Langkah ini dilakukan Banat sebelum meninggal dunia pada 29 Mei 2018, tiga tahun setelah didiagnosis mengidap kanker stadium empat.

    Di masa hidupnya, sebelum total menggeluti kegiatan sosial, Banat dikenal sebagai pebisnis yang berhasil, yang memungkinkannya untuk menjalani gaya hidup yang mewah. Ia adalah kolektor mobil, jam tangan, sepatu, topi, dan kacamata mahal.

    Ia punya mobil sport seharga US$600.000 atau sekitar Rp8,3 miliar dan gelang US$60.000 (Rp833 juta).

    Keputusan drastis untuk menyerahkan kekayaan kepada kaum duafa ia ambil setelah dokter mengatakan ia terkena kanker dan hanya punya waktu tujuh bulan untuk bertahan hidup.

    Banat menyebut kanker yang menggerogoti seluruh badannya sebagai hadiah dari Allah.

    "Ini hadiah karena Allah memberi kesempatan bagi saya untuk berubah...," ia tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan jawaban ini melalui video yang diunggah ke YouTube.

    Banat menambahkan bahwa kanker yang ia derita membukakan matanya atas banyak hal di dunia ini.
    Pergi ke Afrika

    Ia menyadari besarnya karunia ia terima, seperti menghirup udara secara gratis, sesuatu yang tak terlintas di benaknya selama ini.

    "Begitu tahu saya terkena kanker, saya melepas koleksi mobil, jam tangan, bahkan pakaian. Saya bawa semua pakaian saya dan saya serahkan ke orang-orang yang memerlukan ketika saya bepergian ke luar negeri," kata Banat.

    "Saya ingin meninggalkan dunia tanpa satu pun harta benda," katanya.

    Ia mengatakan tak lagi punya keinginan untuk mengejar kenikmatan dunia. "Ketika seseorang mengatakan kepada Anda bahwa Anda sakit dan hanya punya waktu beberapa bulan untuk bertahan, mengejar kesenangan dunia akan menjadi prioritas yang paling akhir," jelas Banat.

    Ia mengatakan harta dunia tak akan bermanfaat secara pribadi bagi seseorang yang divonis mati dalam beberapa bulan.

    "Bagi saya lebih utama membuat seorang anak di Afrika tersenyum bahagia daripada memiliki mobil mewah seharga miliaran," katanya.

    Setelah mengadakan perjalanan ke Afrika, Banat mendirikan yayasan sosial dengan tujuan mendirikan masjid, madrasah dan membantu para janda di benua tersebut.

    Keputusan mendirikan yayasan juga dipicu ketika ia mengantarkan kawan yang meninggal dunia karena kanker.

    Saat di pemakaman ia sadar bahwa setelah seseorang meninggal dunia, tak ada yang mendampingi di alam kubur. "Bahkan uang yang Anda punya, itu tidak akan Anda bawa," kata Banat.

    Ia mengatakan satu-satunya yang akan dibawa adalah amal kebaikan selama di dunia.
    Ingin segera bertemu Tuhan

    Dalam wawancara dengan kanal YouTube One Path, Banat menuturkan ia sudah ingin bertemu dengan Allah.

    Pengalaman spiritual ini berawal ketika ia meminum obat untuk meringankan sakit dan ternyata sedikit melebihi dosis. Ia mengaku berada di alam lain dan melihat pemandangan yang sangat indah.

    Dalam kondisi kritis tersebut ia dikelilingi seluruh anggota keluarga dan mereka mengatakan bahwa tiba-tiba saja ia mengeluarkan kalimat, "Allah, ambil aku sekarang."

    Banat bisa melewati masa kritis ini namun ia mengaku kecewa. "Saya bangun keesokan harinya dan menyadari ternyata Allah tak mengambil saya. Saya menjadi sedih."

    Lembaga sosial yang ia dirikan sekarang menggalang dana melalui internet dan hingga hari Kamis (07/06) telah terkumpul dana lebih dari US$1,6 juta atau sekitar Rp22 miliar.

    Dana yang dikumpulkan antara lain akan dipakai untuk membangun fasilitas pendidikan dan membantu warga miskin di sejumlah negara di Afrika, termasuk Togo, Burkina Faso, dan Ghana.(drc/int)





     
    Berita Lainnya :
  • Kisah Ali Banat, Pemuda Miliuner yang Serahkan Hartanya untuk Amal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mau Pindah Nyoblos? Begini Cara Urus Surat A5 di Kantor PPS
    02 Overkapasitas dan Cuaca Buruk Sebab Tenggelamnya Kapal di Danau Toba
    03 UAS Bakal Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Kota Dumai
    04 Pemko Pekanbaru Tetapkan 400 Titik Lokasi Salat Idul Fitri
    05 BPBD Riau Waspadai Peningkatan Karhutla selama Lebaran
    06 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
    07 Diskes Riau Pastikan Pemegang BPJS Kesehatan Bebas Gunakan Kartu Selama Lebaran
    08 Walau Embarkasi Haji Antara Belum Jelas, Persiapan JCH Riau Tidak Terganggu
    09 160 Warga Binaan Rutan Teluk Kuantan Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 1439
    10 Pesan Kadishub Riau ke Pemudik: Jika Capek Berhenti di Rest Area
    11 81 Ribu Lampu Colok Terangi Bengkalis di Festival Malam 27 Ramadan
    12 Spanduk Tol Jokowi Dikomentari Pedas oleh Gerindra
    13 Pilgubri, Warga Diingatkan Tak Pilih Kucing dalam Karung
    14 Lonjakan Penumpang Tanjung Harapan Selatpanjang Capai 100 Persen
    15 LSM Tindak Lanjuti Dugaan Mark Up Proyek IPAL Rohul
    16 Pererat Silaturrahmi, Kades Ngaso Ujung Batu dan Tokoh Masyarakat Buka Puasa Bersama
    17 Kapolda Riau Sidak Pasar Hingga Pos Pengamanan
    18 Hari Ini 45 Hotspot Terdeteksi di Sumatra
    19 PAD Sektor PBB di Rohil Masih Minim
    20 Bejat Betul! Ayah di Pelalawan Perkosa Anak Kandung. Terkuak saat Lapor Ibu
    21 Layani Arus Mudik-Balik Bengkalis, 446 Personel Disiagakan di Sembilan Pos
    22 Motor Rakitan Indonesia Laris di Luar Negeri
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI