Kamis, 05-07-2018 - 14:58:19 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Komisi I DPRD Apresiasi Satu Perusahaan Perkebunan Segera Salurkan CSR | | Rencana Ratusan Buruh Mogok Kerja Menolak RUU Omnibus Law, Di Tunda Akibat Penyebaran Virus Covid-19 | | Hampir 30 Persen ODP Covid-19 Di Kabupaten Bengkalis Selesai Pemantauan | | Peduli Karhutla, DPRD Apresiasi PT. Sumatera Riang Lestari | | DPRD Bengkalis Gelar Koordinasi JDIH Bersama Kemenkumham Riau | | Komisi IV DPRD Bengkalis Minta Benahi Aset Aset Daerah Supaya Bermanfaat Bagi Masyarakat
 
Gangguan Kejiwaan Menurun di Dalam Keluarga? Ini Jawabannya
Kamis, 05-07-2018 - 14:58:19 WIB

TERKAIT:
 
  • Gangguan Kejiwaan Menurun di Dalam Keluarga? Ini Jawabannya
  •  

    DELIKRIAU - Setiap tahun, jumlah orang yang menderita penyakit kejiwaan semakin tinggi. Tidak jarang pula orang yang memiliki riwayat penyakit ini di dalam keluarga. Dan fakta tersebut biasanya mengarah ke satu pertanyaan, apakah penyakit mental itu diturunkan dalam keluarga?

    Ternyata, jawabannya tidak sesederhana yang kita pikirkan. Ada banyak hal yang perlu kita ketahui tentang sebelum membuat asumsi apa pun. Berikut penjelasannya, seperti dilansir The Huffington Post.

    Tidak ada gen spesifik untuk penyakit mental, tetapi Anda bisa terpengaruh.

    Para ilmuwan belum menemukan gen spesifik yang dapat dikaitkan dengan penyakit mental. Penanda genetik untuk penyakit kejiwaan mungkin ada atau tidak.

    "Ini adalah gambaran yang rumit," jelas Don Mordecai, pemimpin nasional untuk kesehatan mental dan kesehatan di Kaiser Permanente. "Ketika kita mengatakan suatu penyakit adalah 'genetik', sebenarnya kita mengatakan bahwa ada beberapa komponen yang bersifat genetik. Dari (kondisi) yang telah dipelajari tentang penanda genetik sejauh ini, kalau Anda memiliki gen, tidak bisa langsung dipastikan Anda akan menderita penyakit tersebut."

    "Apa yang bisa kita lihat dengan pasti adalah bahwa ada kecenderungan genetik. Genetika dapat meningkatkan risiko Anda, tetapi itu bukan jaminan," lanjut Mordecai.

    Pada tahun 2013, sebuah studi yang didanai oleh National Institute of Health menemukan bahwa lima gangguan mental, autisme, gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), gangguan bipolar, depresi akut, dan skizofrenia berbagi akar genetik.

    Sementara pada tahun 2015, para peneliti di University of Wisconsin-Madison mempelajari keluarga monyet rhesus dan menyimpulkan risiko mengalami kecemasan diturunkan dari orang tua kepada anak-anak mereka. Tetapi para ahli menekankan lebih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk mencapai kesimpulan lebih akurat. (dr/md)




     
    Berita Lainnya :
  • Gangguan Kejiwaan Menurun di Dalam Keluarga? Ini Jawabannya
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Komisi I DPRD Apresiasi Satu Perusahaan Perkebunan Segera Salurkan CSR
    02 Camat Bantan Sufandi Adakan Pemantauan ODP Covid-19 Di Desa Bantan Sari
    03 Peduli Karhutla, DPRD Apresiasi PT. Sumatera Riang Lestari
    04 14 Penumpang Dari Negara Terjangkit Virus Covid-19 Malaysia Tiba Di BSL Bengkalis
    05 Putuskan Mata Rantai Covid-19, Pemdesa Liang Banir Gelar Penyemprotan Desinfektan
    06 Hampir 30 Persen ODP Covid-19 Di Kabupaten Bengkalis Selesai Pemantauan
    07 ODP Di Rohil Bertambah 1.795, 2 PDP Membaik, Positif Vovid-19 Nihil
    08 Nasip Belasan Ribu TKI Asal Malaysia Berada Ditangan Gubernur Riau
    09 Cegah Penyebaran Covid-19, SMA Negeri 1 Lubuk Dalam Lakukan Penyemprotan Disinfektan
    10 Terkait Penemuan Mayat di Kel Bagan Barat Kec Bangko, Korban Mempunyai Riwayat Penyakit Jantung
    11 Cegah Penyebaran Virus Corona, PAC PP Bukit Batu Lakukan Penyemprotan Desinfektan
    12 Warga Bagansiapiapi Di Gegerkan Penemuan Mayat
    13 Putuskan Mata Rantai Covid- 19, Kades Pangkalan Jambi Berikan13 Gallon Water Dispenser Dan 13 Detol
    14 Antisipasi Covid-19, Pemdes Pakning Asal Gelar Penyemprotan Desinfektan Tanggal 5 April 2020
    15 Cara Pemkab Inhu Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19 Mrnyemprotkan Disinfektan
    16 Sebanyak 41 Titik Ruas Jalan Protokol di kota Bagan Siapi-api Disemprotkan Cairan Disinfektan
    17 KSOP Kelas II Tanjung Buton Gelar Penyemprotan Desinfektan Di Roro Sungai Selari
    18 Ketua DPRD Bengkalis Hadiri Acara Video Conference Bersama Gubernur Riau
    19 Banggar Dan TAPD Bahas Penganggaran Untuk Penanganan Terhadap Pencegahan Covid-19
    20 Jawaban Bupati Bengkalis Terhadap Pandangan 7 Fraksi
    21 122 Orang dari 392 ODP Tergolong Tidak Mampu, Pemkab Siak Salurkan Bantuan 295 Paket Sembako
    22 Karantina Wilayah! Mulai Senin Orang Luar Dilarang Masuk Sumbar
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI