Kamis, 19-07-2018 - 15:19:56 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Ditetapkan Sebagai Calon Ketua DPRD, Sekda Meranti Ucapkan Selamat Kepada Jack Ardiansyah | | Wabup Meranti Lantik 4 Kades di Kec. Rangsang Pesisir dan Hadiri Pelantikan Pengurus LAM | | Fun Bike Ikut Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Rohil ke-20 | | Bupati Suyatno Membuka Langsung Perlombaan Mancing | | Abd Arifin Gugat Balai TNTN Praktisi Hukum Apul Sihombing, SH,MH Demi Hukum Penyidik Hentikan Penyid | | Sepakat Bersama Cegah dan Lawan Karhutla
 
Penjelasan Kenapa Bayi Suka Senyum saat Tidur
Kamis, 19-07-2018 - 15:19:56 WIB

TERKAIT:
 
  • Penjelasan Kenapa Bayi Suka Senyum saat Tidur
  •  

    DELIKRIAU - Beberapa mitos menyebutkan bahwa bayi tersenyum saat tidur karena sedang diajak main atau bercanda dengan makhluk halus. Tak jarang hal ini membuat orang tua takut dan cemas.


    Jika ini terjadi juga pada si kecil, Anda tak perlu cemas. Tersenyum saat tidur itu wajar kok, bahkan ada penjelasan ilmiahnya. Lantas, mengapa si kecil sering tersenyum saat terlelap?

    Sebenarnya, ketika beberapa minggu awal setelah persalinan, senyum yang dimiliki bayi muncul bukan karena mereka merespon sesuatu atau sedang merasa senang. Hal ini adalah reflek alami yang dimiliki setiap bayi.

    Ya, kondisi ini disebut dengan neonatal smiling, yaitu ketika bayi baru lahir spontan tersenyum, bukan karena apapun. Reflek senyum ini sudah dimiliki setiap bayi sejak mereka di dalam rahim yang berasal dari rangsangan bagian subkortikal otak

    Nah, senyum ini juga spontan terjadi ketika si kecil sedang terlelap dalam tidurnya. Apalagi, jika bayi sedang mengalami tahapan tidur REM. Pada tahap ini, bayi akan tertidur pulas dan kegiatan rangsangan otak akan meningkat, termasuk pada bagian subkortikal.

    Maka itu, Anda akan sering melihat bayi tersenyum saat tidur ketika awal-awal minggu kelahirannya. Namun seiring bertambahnya usia, respon senyum ini akan berkurang.

    Jika bayi sudah memasuki usia 2 bulan, maka senyum yang dimilikinya tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otak. Bayi akan mulai tersenyum akibat merespon berbagai hal yang ia lihat, tentu saja senyum tersebut hasil dari respon emosionalnya.

    Pada usia ini, otak bayi berkembang, pengelihatannya mulai membaik, dan mulai mengenali wajah orang di sekitarnya. Bayi juga akan menanggapi rangsangan suara yang muncul, seperti suara ibu, ayah, atau mainannya. Tanggapan yang diberikan bayi ini adalah dengan senyuman.

    Seiring meningkatnya kemampuan bayi merespon rangsangan dari lingkungannya, rangsangan bagian subkortikal otak mulai berkurang. Semakin besar usianya, Anda juga akan semakin jarang melihat ia tersenyum saat tidur.

    Saat bayi memasuki usia 5-6 bulan mereka memiliki berbagai bentuk senyuman hingga tertawa serta menunjukan emosinya, yaitu bahagia, senang, dan ketertarikan akan sesuatu hal.

    Selanjutnya memasuki usia 7-8 bulan bayi semakin aktif berinteraksi, bukan hanya memberikan respon berupa senyuman, bayi mulai banyak memberikan respon audio dengan mengeluarkan suara kecilnya sambil tersenyum.

    Senyum adalah salah satu tanda dari perkembangan si kecil. Bayi yang tersenyum menandakan bahwa ia sudah mengalami perkembangan emosional dan mampu melihat secara jelas lingkungan sekitarnya.

    Maka itu, jika si kecil sudah berusia di atas dua bulan tapi tak kunjung menunjukkan senyumnya, Anda perlu khawatir. Mungkin saja hal ini menandakan adanya gangguan pada perkembangan si kecil.

    Untuk mengetahui kondisinya secara pasti, konsultasikan hal ini pada dokter anak Anda. (dr/rac)




     
    Berita Lainnya :
  • Penjelasan Kenapa Bayi Suka Senyum saat Tidur
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Ditetapkan Sebagai Calon Ketua DPRD, Sekda Meranti Ucapkan Selamat Kepada Jack Ardiansyah
    02 Wabup Meranti Lantik 4 Kades di Kec. Rangsang Pesisir dan Hadiri Pelantikan Pengurus LAM
    03 Fun Bike Ikut Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Rohil ke-20
    04 Bupati Suyatno Membuka Langsung Perlombaan Mancing
    05 Abd Arifin Gugat Balai TNTN Praktisi Hukum Apul Sihombing, SH,MH Demi Hukum Penyidik Hentikan Penyid
    06 Sepakat Bersama Cegah dan Lawan Karhutla
    07 Wabup Meranti Di Kecamatan Rangsang Nonton Bola Hingga Jadi Saksi Nikah Rekan Media
    08 Polda Riau Turunkan Tim Ahli Dan Drone Khusus Menangani Karhutla Siak
    09 Bupati Pelalawan Hadiri Pembukaan FGD Strategi Dan Kebijakan Pengembangan Sistem Inovasi Sawit Sapi
    10 Bathin Hitam Sungai Medang, Ahmad Arifin Diduga Gugat BTNTN Dan Polres Pelalawan Melalui Kuasa Hukum
    11 Optimalisasi Kinerja Wabup Meranti Beri Arahan Pada Petugas Penyuluhan Perikanan
    12 Festival Batik Siak Tahun 2019 Ajang Promosikan Batik Siak
    13 BAZNAS Kab Siak Distribusikan Zakat Tahap III 2019 Sejumlah 4,7 M
    14 Tari Zapin Siak Ditetapkan Kemendikbud RI, sebagai Warisan Budaya Tak Benda
    15 13 Rumah Dilalap Sijago Merah, Diduga 2 Orang Ditemukan Tewas Terpanggang
    16 YLBHI-LBH Pekanbaru Gelar Acara Talk Show
    17 Wabup Meranti Beri Nasehat Pada Siswa Untuk Rajin Belajar Kejar Cita-Cita Setinggi Langit
    18 JH, Warga Bagansiapiapi Ditemukan Tewas
    19 28 Sekolah di Kabupaten Siak Ikut Serta Pameran Program PINTAR Tonoto Foundation
    20 Pemenang Siakpab Award untuk ICSB Indonesia City Awards Ketiga 2019
    21 Penyalahgunaan Narkoba Berakibat Fatal Bagi Orang Tua, Remaja dan Anak-anak
    22 Tengku Nazir Siap Ditabalkan Menjadi Sultan Siak Sri Indrapura Ke-XIII
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI