Rabu, 15-08-2018 - 14:41:14 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Reses Di Kelurahan Telaga Samsam, Politisi Hati Nurani Rakyat Ini Serap Aspirasi Rakyat | | Tak Terima Ditangkap Densus 88, Istri Terduga Teroris Ancam Polisi: Awas kalau Tak Terbukti | | Polsek Bangko Kembali Berhasil Ungkap Tindak Pidana Narkotika | | Genjot Penerimaan Pajak dan Retribusi, Komisi II DPRD Meranti Gelar Raker Bersama BPPRD | | Komisi I DPRD Meranti Gelar Raker Bersama DPMD, Bahas Persoalan Desa | | Polsek Bangko Kembali Menangkap Diduga 3 Pelaku Bandar Sabu
 
Amir Hamzah : "Ini khan juga mencoreng nama baik Melayu Riau"
Diduga Penulis dan Penerbit Buku Cetak BMR Tingkat SMP Fitnah Desa Sekijang
Rabu, 15-08-2018 - 14:41:14 WIB
Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST), Amir Hamzah
TERKAIT:
 
  • Diduga Penulis dan Penerbit Buku Cetak BMR Tingkat SMP Fitnah Desa Sekijang
  •  

    KAMPAR, DELIKRIAU - Menyikapi permasalahan fitnahan terhadap desa sekijang kecamatan Tapung Hilir yang ditulis dibuku cetak pelajaran SMP kelas IX hingga saat ini belum menemukan titik terang tentang siapa yang harus bertanggung jawab, Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) berencana pada Kamis (16/8/2018) pagi akan mendatangi LAM Riau.

    Fitnahan yang ditulis pada buku cetak mata pelajaran Budaya Melayu Riau (BMR) tingkat SMP kelas IX tersebut menceritakan tentang desa sekijang kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar sebagai desa yang dahulunya tempat pasangan pengantin kawin lari, dan kawin lari juga sudah menjadi adat istiadat desa itu.

    Hal ini membuat keluarga besar sungai Tapung marah, karna merasa Tapung dilecehkan, dan yang membuat masyarakat Tapung gusar didalam buku itu juga mengatakan adat istiadat kawin lari itupun disebutkan masih berlangsung hingga saat ini.

    Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST), Amir Hamzah, Selasa (14/8/2018) siang saat dijumpai delikriau.com mengatakan ia akan mendatangi LAM Riau bersama beberapa masyarakat Tapung lainnya guna menanyakan sejauh apa LAM Riau dalam mengawasi penerbitan buku pelajaran Budaya Melayu Riau tersebut.

    "LAM khan Lembaga Adat Melayu di Proovinsi Riau, kok bisa adat istiadat sekijang yang juga bagian dari kami Tapung sebagai orang Melayu dikatakan seburuk ini?, Ini khan juga mencoreng nama baik Melayu Riau", jelasnya.

    Sementara Anggota Dewan komisi I Kampar dari partai Demokrat, Said Ahmad Kosasi mengatakan ia sangat kecewa dengan kejadian tersebut, saat dihubungi via telepon pada siang tadi Rabu (15/8/2016). Anggota Dewan asal Tapung ini juga meminta dinas pendidikan Provinsi Riau untuk menarik buku yang telah menaifkan sejarah Tapung.

    "Kami sangat menyayangkan adanya buku dengan muatan yang menaifkan atau membuat sejarah Tapung secara negatif, kita meminta dinas pendidikan Provinsi Riau untuk menarik buku itu dan mengklarifikasi sejarah Tapung sebagaimana  yang  diminta oleh tokoh tapung", sebutnya.

    Lebih lanjut Said Ahmad menambahkan apabila penerbit atau penulis buku tersebut mendapatkan cerita sejarah tersebut dari nara sumber yang tidak benar, maka akan ia akan menuntut nara sumber pembuat sejarah tersebut.

    "Apabila penulis dan penerbitnya mendapatkan cerita dari pembuat cerita sejarah itu hingga terjadi penyimpangan sejarah kearah yang tidak baik, maka kita akan menuntut pengarang sejarah itu", tambahnya.

    Sampai saat ini Keluarga Besar Sungai Tapung masih mencari pihak yang bertanggung jawab atas permasalahan tersebut. (Raf).



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Penulis dan Penerbit Buku Cetak BMR Tingkat SMP Fitnah Desa Sekijang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Terima Ditangkap Densus 88, Istri Terduga Teroris Ancam Polisi: Awas kalau Tak Terbukti
    02 Polsek Bangko Kembali Berhasil Ungkap Tindak Pidana Narkotika
    03 Polsek Bangko Kembali Menangkap Diduga 3 Pelaku Bandar Sabu
    04 Komisi I DPRD Meranti Gelar Raker Bersama DPMD, Bahas Persoalan Desa
    05 Genjot Penerimaan Pajak dan Retribusi, Komisi II DPRD Meranti Gelar Raker Bersama BPPRD
    06 Ekspose Kasus Narkoba Polres Rohul Ungkap 30 Kasus Pelaku 40 Orang
    07 Pemkab Rohil Kembangkan Sektor Pertanian, Angkat Perekononian Masyarakat
    08 Pembagunan Insfratruktur Jalan Dan Jembatan Daerah Pesisir Menjadi Skala Prioritas Pemkab Rohil
    09 Reses Perdana Suryono, Warga Minas Barat Keluhkan Pengadaan Sarana Pendidikan Dan Air Bersih
    10 Wakil Ketua DPRD Siak Fairus Meninjau Langsung SDN Teluk Rimba
    11 Hj. Sri Rahayu terpilih Ketua Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam
    12 Anggota DPRD Siak, H Rohman Reses Perdana Serap Aspirasi Masyarakat Kampung Sialang Sakti
    13 Tahun Depan, SMA Dan SMK Negeri Di Riau Gratis
    14 Anggota DPRD SIAK Suryono Sambangi Korban Kebakaran Di Minas
    15 Anggota DPRD Siak Suryono Jemput Aspirasi Warga Ke-pedalaman Kampung Mandiangin
    16 Dana Desa, Sangat Membantu Pembangunan Dan Perekonomian Masyarakat Desa Pagaran Tapah
    17 Reses Di Kelurahan Telaga Samsam, Politisi Hati Nurani Rakyat Ini Serap Aspirasi Rakyat
    18 Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Zebra Di Kecamatan Bunga Raya
    19 Bupati Siak Buka Kegiatan Pembinaan Kampung KB Di Kecamatan Koto Gasib
    20 Bupati Alfedri Tinjau Persiapan Pembangunan Jalan Teluk Lanus – Tanjung Buton
    21 Bupati Siak Gelar Penanaman Ubi Casesa Perdana Bersama BAZNAS dikampung Bonsur Kecamatan Sungai Apit
    22 24 Pelaku Narkoba Ditangkap Dalam Sebulan, Dua Diantaranya Petugas RSUD Siak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI