Sabtu, 23 Juni 2018
Follow Us ON :
 
 
| Mau Pindah Nyoblos? Begini Cara Urus Surat A5 di Kantor PPS | | Overkapasitas dan Cuaca Buruk Sebab Tenggelamnya Kapal di Danau Toba | | UAS Bakal Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Kota Dumai | | Pemko Pekanbaru Tetapkan 400 Titik Lokasi Salat Idul Fitri | | BPBD Riau Waspadai Peningkatan Karhutla selama Lebaran | | 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
 
202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
Rabu, 13-06-2018 - 11:33:13 WIB

TERKAIT:
 
  • 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
  •  

    MAGELANG, DELIKRIAU - Petugas gabungan di Kota Magelang mengamankan 202 kg daging gelonggongan. Daging tersebut disimpan oleh seorang supplier atau penyuplai daging yang rencananya akan didistribusikan ke pedagang-pedagang kecil.

    Daging tersebut disita dari seorang supplier atau penyuplai daging, Agus Syafii (34), warga Kampung Karet, Kelurahan Jurangombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, saat tim gabungan menggelar razia, Rabu (13/6/2018) dini hari.

    "Razia ini memang sudah tugas pokok dan fungsi kami, apalagi di momen-momen menjelang Lebaran. Tujuannya untuk menjamin kesehatan pangan segar, khususnya pada hewan, sehingga daging yang beredar di pasar layak untuk dikonsumsi masyarakat," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko.

    Eri membenarkan pihaknya menyita sedikitnya 202 kwintal daging gelonggongan dari supplier nakal. Petugas mendatangi rumah yang bersangkutan dan memang pemiliknya mengakui daging gelonggongan tersebut.

    Menurut Eri, saat dilakukan pemeriksaan, daging milik Agus memang terindikasi gelonggongan karena memiliki kadar air yang sangat tinggi. Daging tersebut berasal dari hewan yang disiksa sebelum dipotong.

    "Biasanya sebelum dipotong, hewan disiksa, digelonggong dengan air yang banyak dengan harapan bisa menambah berat. Tapi kemudian kualitas daging menjadi rusak dan kadang air yang dipergunakan juga tidak bersih, malah berbahaya bagi masyarakat," urai Eri.

    Daging gelonggongan tersebut kemudian dimusnahkan. Sedangkan Agus hanya dikenai hukuman wajib lapor dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. "Jika kedapatan melakukan aksinya kembali maka akan dikenai sanksi pidana," tandas Eri.(dr/dc)








     
    Berita Lainnya :
  • 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mau Pindah Nyoblos? Begini Cara Urus Surat A5 di Kantor PPS
    02 Overkapasitas dan Cuaca Buruk Sebab Tenggelamnya Kapal di Danau Toba
    03 UAS Bakal Jadi Khatib Salat Idul Fitri di Kota Dumai
    04 Pemko Pekanbaru Tetapkan 400 Titik Lokasi Salat Idul Fitri
    05 BPBD Riau Waspadai Peningkatan Karhutla selama Lebaran
    06 202 Kg Daging Gelonggongan Disita dari Penyuplai di Magelang
    07 Diskes Riau Pastikan Pemegang BPJS Kesehatan Bebas Gunakan Kartu Selama Lebaran
    08 Walau Embarkasi Haji Antara Belum Jelas, Persiapan JCH Riau Tidak Terganggu
    09 160 Warga Binaan Rutan Teluk Kuantan Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri 1439
    10 Pesan Kadishub Riau ke Pemudik: Jika Capek Berhenti di Rest Area
    11 81 Ribu Lampu Colok Terangi Bengkalis di Festival Malam 27 Ramadan
    12 Spanduk Tol Jokowi Dikomentari Pedas oleh Gerindra
    13 Pilgubri, Warga Diingatkan Tak Pilih Kucing dalam Karung
    14 Lonjakan Penumpang Tanjung Harapan Selatpanjang Capai 100 Persen
    15 LSM Tindak Lanjuti Dugaan Mark Up Proyek IPAL Rohul
    16 Pererat Silaturrahmi, Kades Ngaso Ujung Batu dan Tokoh Masyarakat Buka Puasa Bersama
    17 Kapolda Riau Sidak Pasar Hingga Pos Pengamanan
    18 Hari Ini 45 Hotspot Terdeteksi di Sumatra
    19 PAD Sektor PBB di Rohil Masih Minim
    20 Bejat Betul! Ayah di Pelalawan Perkosa Anak Kandung. Terkuak saat Lapor Ibu
    21 Layani Arus Mudik-Balik Bengkalis, 446 Personel Disiagakan di Sembilan Pos
    22 Motor Rakitan Indonesia Laris di Luar Negeri
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI