Minggu, 23 09 2018
Follow Us ON :
 
 
| Tour De Siak Berhasil Masuk Kalender UCI | | Ribuan Masyarakat Menyaksikan Pembukaan TdSi 2018 | | Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Hj Misnarni Secara Resmi Buka Stand Bazar TDS 2018 | | TDS 2018 Diharapkan Mampu Ciptakan Multiplier Effect Peningkatan Ekonomi Masyarakat | | Ribuan Masyarakat Kabupaten Siak Ikut Meriahkan Fun Bike Tour de Siak 2018 | | Masril Secara Resmi Penyerahan SK RN PAS Kota Pekanbaru
 
Yayasan Supersemar Dinyatakan Selewengkan Triliunan Rupiah
Selasa, 03-07-2018 - 14:17:49 WIB

TERKAIT:
 
  • Yayasan Supersemar Dinyatakan Selewengkan Triliunan Rupiah
  •  

    JAKARTA, DELIKRIAU - Mahkamah Agung (MA) menolak perlawanan eksekusi Yayasan Supersemar. Atas hal itu, yayasan yang dibentuk Presiden Soeharto tersebut nyata-nyata menyelewengkan dana triliunan rupiah.

    Kasus bermula saat Yayasan Supersemar tidak terima atas putusan yang menghukumnya mengembalikan uang triliunan rupiah. Gugatan perlawanan eksekusi pun dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

    Yayasan menyangkal menyelewengkan dana yang didapat sepanjang 1978 hingga Soeharto lengser. Daftar dana yang didapat berasal dari Bank Indonesia sebesar Rp201 miliar, BNI 1946 sebesar Rp28 miliar, BDN sebesar Rp24 miliar, BPI sebesar Rp8,3 miliar, Bank Ekspor Impor sebesar Rp19,4 miliar, BRI sebesar Rp15,8 miliar, BBD sebesar Rp7 miliar, dan BTN sebesar Rp4,5 miliar.

    Sumbangan itu didapat berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 1976 yang diteken Presiden Soeharto alias Ketua Yayasan Supersemar. Yayasan Supersemar menyangkal pernah menerima sumbangan dalam bentuk dolar sebesar USD 420 juta.

    Pada 29 Juni 2016, PN Jaksel memutuskan mengabulkan perlawanan eksekusi Yayasan Supersemar. PN Jaksel menganulir vonis MA tersebut.

    Pada 9 Desember 2016, putusan PN Jaksel dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Jaksa yang diberikan kuasa oleh negara/rakyat tidak terima dan mengajukan kasasi. MA mengabulkan kasasi jaksa dan tetap menyatakan Yayasan Supersemar harus mengembalikan uang yang diselewengkan.

    "Mengadili sendiri, menyatakan gugatan Penggugat (Yayasan Supersemar) tidak dapat diterima," putus majelis hakim sebagaimana dirilis dalam website MA seperti dilansir detikcom, Senin (2/7).

    Vonis itu diketok oleh I Gusti Agung Sumantha, dengan anggota Ibrahim dan Maria Anna Samiyati. Ketiganya menyatakan status Yayasan Supersemar telah ditentukan dalam putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap. "Sehingga putusan perkara a quo nebis ini idem," ujar majelis dengan suara bulat pada 19 Oktober 2017.

    Hingga kini, Yayasan Supersemar baru membayar senilai Rp241,8 miliar dari total Rp4,4 triliun yang harus dibayar ke negara. Saat ini proses eksekusi sisa kewajiban Supersemar dalam tahan penilaian tim appraisal atau penaksir nilai aset.

    "Kita lagi coba untuk appraisal (tim penaksir nilai aset). Kita kan harus tunjuk siapa pada saat appraisal-nya. Nanti sudah dinilai masih (harus) dihitung lagi. Prosesnya masih panjang," kata Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha (Jamdatun), Loeke Larasati Agoestina, Jumat (20/4).

    Lalu, dikemanakan dana bank negara itu? Berdasarkan putusan MA yang telah berkekuatan hukum tetap, dana dibelokkan di luar tujuan pendidikan.

    Dana itu diselewengkan ke PT Bank Duta USD 125 juta; PT Bank Duta juga kembali diberi dana USD 19 juta; PT Bank Duta kembali mendapat kucuran dana USD 275 juta; Sempati Air sebesar Rp13 miliar kurun 1989 hingga 1997; diberikan kepada PT Kiani Lestari sebesar Rp150 miliar pada 13 November 1995; diberikan kepada PT Kalhold Utama, Essam Timber dan PT Tanjung Redep Hutan Tanaman Industri sebesar Rp12 miliar pada 1982 hingga 1993; dan diberikan kepada kelompok usaha Kosgoro sebesar Rp10 miliar pada 28 Desember 1993. (dr/int)




     
    Berita Lainnya :
  • Yayasan Supersemar Dinyatakan Selewengkan Triliunan Rupiah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wakil Bupati Siak, Alfedri Lepas 59 Pembalap Sepeda TDS
    02 Masril Secara Resmi Penyerahan SK RN PAS Kota Pekanbaru
    03 Sah, Badan Perfilman Indonesia Ikat Kerjasama Dengan Negeri istana
    04 Bupati Siak, Syamsuar “Bujuk” Insan Film Nasional Filmkan Negeri Istana
    05 Tour De Siak Berhasil Masuk Kalender UCI
    06 Ribuan Masyarakat Menyaksikan Pembukaan TdSi 2018
    07 TDS 2018 Diharapkan Mampu Ciptakan Multiplier Effect Peningkatan Ekonomi Masyarakat
    08 5 Kadis Pariwisata Kabupaten Kota se-Riau teken MoA Pariwisata di Siak
    09 Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Hj Misnarni Secara Resmi Buka Stand Bazar TDS 2018
    10 Bupati Siak, Syamsuar Borong Hasil Karya Foto KPC
    11 Ribuan Masyarakat Kabupaten Siak Ikut Meriahkan Fun Bike Tour de Siak 2018
    12 Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
    13 Mahasiswa Dituntut Memiliki Sertifikasi Kompetensi
    14 Bupati Siak, Syamsuar Memimpin Rapat Singkronisasi Penyelengara Pemkab
    15 Mantap!!! Puskesmas Sungai Apit Masuk 10 Besar Tingkat Nasional
    16 Bupati Siak, Syamsuar Buka Kegiatan Ekspos Bersama Program Tegak
    17 Ini Pesan Bupati Siak Syamsuar, Di Depan Para Da'i
    18 Danrindam IVDiponegoro Kolonel Inf Amrn Ibrahim, Lantik 304 Siswa Diktukbasus Babinsa
    19 Bupati Siak, Drs.H Syamsuar Msi Mengajak Masyarakat Untuk Hijrah ke Arah Yang Lebih Baik
    20 Diduga Camat dan Kepala Desa Mahato Kangkangi Keputusan Menteri
    21 Bupati Siak, Syamsuar Hadiri Reuni APDN, IPDN dan STPDN Yang Penuh Kekeluargaan
    22 Bupati Siak Terima Anugrah BAZNAS Award Tahun 2018 Dari Kementerian Agama RI
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI