Minggu, 23 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Wabup Siak Husni Merza Buka Aecara Resmi Musabaqoh Tilawatil Qur'an ke 14 | | Polda Harus Usut Tuntas Sampai Keakarnya, PW IWO Riau Akan Kawal Penanganan Kasus 70 Ton Kayu Ilegal di Kepulauan Meranti | | FSS Dorongan Lestarikan Ekosistem Sungai Siak, Lomba Mancing Resmi Dibuka Bupati Alfedri | | Bantuan Ambulan dari Pemkab, Untuk Kampung Jauh Dari Puskesmas di Siak | | Ingat Sejarah Dalam Lestarikan Peradaban Dan Daya Tarik Wisata Sungai Jantan | | Kajati Provinsi Riau Membuka Wawasan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih di Kabupaten Siak, Dandim 0322/Siak Hadiri Pengarahan
 
Kapitra Ampera Minta Mendagri Copot Sekda Kampar Jika Terbukti Berpihak Dalam Pemilu 2024
Minggu, 04-02-2024 - 15:55:29 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, DELIK RIAU - Politisi dan pengacara kondang tanah air, Dr M Kapitra Ampera SH., MH., meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, jika terbukti melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan melanggar azaz netralitas ASN.

Hal ini dikatakan Kapitra Ampera menanggapi diduga terseretnya sejumlah  Camat, ASN dan Kades Kabupaten Kampar dalam pelanggaran netralitas secara terang-terangan atas arahan Sekda Kampar.

"Tindakan Sekda Kampar ini sama saja dengan menjebak kepala desa melakukan tindak pidana dan melanggar UU Pemilu pasal 490," kata Kapitra, Minggu (4/2/2024). 

Sebelumnya, berdasarkan bocoran dari salah seorang camat di Kabupaten Kampar, puluhan Camat dan Kades dipanggil Sekda Kampar dalam dua tahap dan diarahkan untuk mendukung salah satu Caleg yang akan ikut dalam Pemilu 2024.

Seperti dilansir tabloidtirai.com, tahap pertama secara bersamaan camat dikumpulkan di Sultan Cafe. Tahap kedua camat dipanggil satu persatu di salah satu hotel di Pekanbaru, diarahkan untuk mendukung dan memenangkan Caleg DPR RI, atas nama M Nasir.

"Ini penyalahgunaan kekuasaan dan melanggar azaz netralitas ASN, 
Juga melanggar UU no 28/99. Karena itu Mendagri harus mencopot Sekda Kampar, jika hal ini terbukti," tutur Kapitra.

Kapitra juga mengatakan, Sekda seperti ini tidak etis dipertahankan dan Mendagri harus mencopotnya. Perbuatan ini juga membahayakan penyelenggaraan negara di Kampar dan mengancam pengabdian para camat dan kepala desa.

"Jika dalam tindakan Sekda Kampar tersebut ada  pidana didalamnya, maka Saya juga minta pihak kepolisian menangkap Sekda Kampar," kata Kapitra. 

Dalam UU Pemilu Pasal 490 kata Kapitra, jelas dibunyikan bahwa setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Para camat ini sendiri ternyata juga tidak tahan oleh tekanan dari Sekda Kampar ini. Bahkan para Camat mengaku sudah berkoordinasi satu sama lain dan jika tekanan tersebut terlalu kuat Camat dan Kades akan mundur berjamaah di Kampar.

"Lebih baik kami mundur dari pada dicari-cari kesalahannya dan kami diberhentikan ditengah jalan. Lebih baik mundur secara terhormat, sudah ada contoh kades yang tak mau dukung Nasir langsung dipecat,"  kata seorang camat, dilansir tabloidtirai.com. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Kapitra Ampera Minta Mendagri Copot Sekda Kampar Jika Terbukti Berpihak Dalam Pemilu 2024
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wabup Siak Husni Merza Buka Aecara Resmi Musabaqoh Tilawatil Qur'an ke 14
    02 Polda Harus Usut Tuntas Sampai Keakarnya, PW IWO Riau Akan Kawal Penanganan Kasus 70 Ton Kayu Ilegal di Kepulauan Meranti
    03 FSS Dorongan Lestarikan Ekosistem Sungai Siak, Lomba Mancing Resmi Dibuka Bupati Alfedri
    04 Bantuan Ambulan dari Pemkab, Untuk Kampung Jauh Dari Puskesmas di Siak
    05 Ingat Sejarah Dalam Lestarikan Peradaban Dan Daya Tarik Wisata Sungai Jantan
    06 Kajati Provinsi Riau Membuka Wawasan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih di Kabupaten Siak, Dandim 0322/Siak Hadiri Pengarahan
    07 Puluhan Personil Polres Siak Goro Bersihkan Rumah Ibadah, Sambut Hari Bhayangkara Ke-78
    08 Bentuk Kepedulian Terhadap Warga Yang Membutuhkan, Polsek Minas Anjangsana Dan Berikan Bantuan Bansos
    09 Hut Bhayangkara Ke-78 Dan Menjelang PSU Pemilu 2024 Pastikan Aman Dan Kondusif, Polrea Meranti Laksanakan Patroli Blue Light
    10 Sambut Hari Bhayangkara ke 78 di Polres Siak, Lomba Polisi Cilik dan PBB tingkat SLTP Ikut Meriahkan
    11 Sosialisasi dari BPJS Kesehatan Personel Kodim 0322/Siak
    12 Peletakan Batu Pertama Gedung Penyimpanan dan Dermaga Kejaksaan Negeri Siak
    13 Kota Pariaman Salat Idul Adha Dipusatkan di Lapangan Merdeka
    14 Buka Turnamen TROFEO CUP 1 Laga Pertama All Start Melawan PT.KTU, Sekaligus Resmikan Stadion Mini Sri Bijuangsa
    15 Coba-Coba Jadi Bandit Jalanan, 14 Remaja Riau Begal Motor Dan Todongkan Pisau
    16 Usung Kasmarni-Bagus Santoso di Pilkada Bengkalis, PKB Terbitkan SK
    17 Panitia Kurban di Riau Temukan 2 Janin Dalam Perut Sapi Jantan
    18 Siak Salah Satu Tujuan Pelayaran KRI Dewaruci, Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024
    19 WNA Asal Jerman Diamankan Polsek Kuta, Lakukan Penganiayaan Dan Pengerusakan Villa
    20 Tembakan Peringatan, Residivis Bongkar Rumah Diringkus Polsek Minas
    21 Polsek Kuantan Hilir Berhasil Diringkus Dua Pelaku Narkoba
    22 Bantu Masyarakat Meranti, Aliansi Melayu Tionghua Berikan Sembako Murah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI