Jum'at, 23 Februari 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Rombongan Pengurus PWI Riau Hadiri Puncak HPN ke 78 Di Jakarta | | Wakapolda Riau Tinjau Persiapan Pengamanan TPS Di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil | | Irwasda Polda Riau Tinjau Distribusi Logistik Dan Pengamanan TPS Inhil | | Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak Amankan Dua Orang Pria dan Satu orang Wanita Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika | | Jelang Pemilu 2024, Personil Ditlantas Polda Riau Sambangi Bengkel Radiator Sampaikan Pesan Pemilu Damai yang Berkeselamatan | | Demi Terciptanya Suasana Pemilu Yang Demokratis, Panwascam Berserta PKD dan PTPS se Kecamatan Dayun Tertibkan Ratusan APK
 
Kapitra Ampera Minta Mendagri Copot Sekda Kampar Jika Terbukti Berpihak Dalam Pemilu 2024
Minggu, 04-02-2024 - 15:55:29 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, DELIK RIAU - Politisi dan pengacara kondang tanah air, Dr M Kapitra Ampera SH., MH., meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, jika terbukti melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan melanggar azaz netralitas ASN.

Hal ini dikatakan Kapitra Ampera menanggapi diduga terseretnya sejumlah  Camat, ASN dan Kades Kabupaten Kampar dalam pelanggaran netralitas secara terang-terangan atas arahan Sekda Kampar.

"Tindakan Sekda Kampar ini sama saja dengan menjebak kepala desa melakukan tindak pidana dan melanggar UU Pemilu pasal 490," kata Kapitra, Minggu (4/2/2024). 

Sebelumnya, berdasarkan bocoran dari salah seorang camat di Kabupaten Kampar, puluhan Camat dan Kades dipanggil Sekda Kampar dalam dua tahap dan diarahkan untuk mendukung salah satu Caleg yang akan ikut dalam Pemilu 2024.

Seperti dilansir tabloidtirai.com, tahap pertama secara bersamaan camat dikumpulkan di Sultan Cafe. Tahap kedua camat dipanggil satu persatu di salah satu hotel di Pekanbaru, diarahkan untuk mendukung dan memenangkan Caleg DPR RI, atas nama M Nasir.

"Ini penyalahgunaan kekuasaan dan melanggar azaz netralitas ASN, 
Juga melanggar UU no 28/99. Karena itu Mendagri harus mencopot Sekda Kampar, jika hal ini terbukti," tutur Kapitra.

Kapitra juga mengatakan, Sekda seperti ini tidak etis dipertahankan dan Mendagri harus mencopotnya. Perbuatan ini juga membahayakan penyelenggaraan negara di Kampar dan mengancam pengabdian para camat dan kepala desa.

"Jika dalam tindakan Sekda Kampar tersebut ada  pidana didalamnya, maka Saya juga minta pihak kepolisian menangkap Sekda Kampar," kata Kapitra. 

Dalam UU Pemilu Pasal 490 kata Kapitra, jelas dibunyikan bahwa setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Para camat ini sendiri ternyata juga tidak tahan oleh tekanan dari Sekda Kampar ini. Bahkan para Camat mengaku sudah berkoordinasi satu sama lain dan jika tekanan tersebut terlalu kuat Camat dan Kades akan mundur berjamaah di Kampar.

"Lebih baik kami mundur dari pada dicari-cari kesalahannya dan kami diberhentikan ditengah jalan. Lebih baik mundur secara terhormat, sudah ada contoh kades yang tak mau dukung Nasir langsung dipecat,"  kata seorang camat, dilansir tabloidtirai.com. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Kapitra Ampera Minta Mendagri Copot Sekda Kampar Jika Terbukti Berpihak Dalam Pemilu 2024
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Rombongan Pengurus PWI Riau Hadiri Puncak HPN ke 78 Di Jakarta
    02 Irwasda Polda Riau Tinjau Distribusi Logistik Dan Pengamanan TPS Inhil
    03 Jelang Pemilu 2024, Personil Ditlantas Polda Riau Sambangi Bengkel Radiator Sampaikan Pesan Pemilu Damai yang Berkeselamatan
    04 Wakapolda Riau Tinjau Persiapan Pengamanan TPS Di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil
    05 Demi Terciptanya Suasana Pemilu Yang Demokratis, Panwascam Berserta PKD dan PTPS se Kecamatan Dayun Tertibkan Ratusan APK
    06 ‘Coolling System’ di Kawasan Wisata, Personel Satlantas Polres Siak Lakukan Edukasi Pentingnya Ketertiban Berkendara
    07 Manfaatkan Libur Panjang, Ditlantas Polda Riau sampaikan pesan Pemilu Damai 2024 di Lokasi Wisata
    08 Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak Amankan Dua Orang Pria dan Satu orang Wanita Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
    09 Hebat, Selama Masa Kampanye Caleg DPRD Bengkalis Ini Rampungkan Kampanye Dialogis di 50 Titik Lokasi Berbeda
    10 Ketua PWI Siak Apresiasi 'Fast Respon' Polres Pelalawan Berserta Tim, Atas Informasi Hilangnya Seorang Warga Siak Yang Hanyut terseret Ombak Bono
    11 Majukan Daerah, Tim Kawan Alga Ajak Masyarakat Menangkan Caleg DPRD Provinsi Riau, M. Alga Viqky Azmi
    12 Jumat Barokah Dan Pesan Pemilu Damai, Ditlantas Polda Riau Ke Panti Asuhan AL - ISTIQLAL Pekanbaru
    13 Panwaslu Kecamatan Siak Kecil Gelar Penguatan Kapasitas Saksi Partai Politik Pemilu 2024
    14 Kombes Taufiq Pastikan Polantas Hadir Saat libur Panjang dan Ajakan Masyarakat Gunakan Hak Pilih Dalam Pemilu
    15 JMSI Riau Gelar Syukuran dan Doa HUT Ke - 4
    16 Danrem 031/Wira Bima : Prajurit TNI Diminta Kuasai Dunia Informasi dan Digital
    17 Cooling System Sat lantas Polres Siak, Himbau Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai 2024
    18 Jajaran Pengurus SMSI Riau Lakukan Kunjungan ke PHR Wilayah Kerja Rokan
    19 Sembari Gotong Royong Personil Ditlantas Polda Riau Sampaikan Pesan Kamseltibcarlantas dan Pemilu Damai
    20 Kegiatan Pembekalan Media dan Publikasi Ta.2024 di Jajaran Korem 031/WB
    21 Cara Jitu Kasat PJR Ditlantas Polda Riau Sukseskan Pemilu 2024 Bersama Club Motor di Pekanbaru
    22 Cooling System Ditlantas Polda Riau Pada Pelayanan Cek fisik Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI