Senin, 22 Juli 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Tugas Perdana AKBP Fahrian Saleh Siregar Pimpin Sertijab, Kapolres, Waka, dan Dua Kasat di Polres Inhu Dimutasi | | Investasi Bodong, 2 Wanita Ditangkap Polres INHIL Karna Tipu 140 Investor Rp 6.3 Milliar | | Babinsa Kodim 0322/Siak, Sosialisasi dan Himbauan Terkait Kejadian Serangan Harimau di Dusun II Kampung Penyengat | | Himbau Agar Masyarakat Lubuk Dalam Selalu Kondusif, Bersama pokdar Kamtibmas resort Siak | | Sukses Menjaga Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat, Polres Kepulauan Meranti Pimpin Patroli KRYD dan Presisi Antisipasi C3 | | Modus Berobat, 3 Perampok Sekap-Todong Pistol ke Bidan di Dumai Ditangkap
 
Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
Kamis, 13-06-2024 - 18:55:43 WIB

TERKAIT:
   
 

KOTO GASIB, DELIK RIAU - Penampung cangkang diduga Ilegal dan tak kantongi Izin Amdal ( Analisis Dampak Lingkungan) membuat Posyandu Yasmin II Kampung Tasik Seminai harus mengungsi ke tempat lain dan membuat masyarakat sekitarnya mengeluh karena aroma bau busuk limbah setiap hari


Pasalnya, akibat adanya penampungan cangkang diduga Ilegal tersebut, yang mengeluarkan limbah busuk dalam bentuk cairan, tentunya tidak sehat lagi untuk kesehatan masyarakat sekitar pemukiman. Bahkan telah memaksakan Posyandu Yasmin II Kampung Tasik Seminai yang dibangun dari Dana Desa, harus mengungsi dan selain itu banyak masyarakat sekitar mengeluh sampai harus membuat pagar pembatas rumah

Sebagaimana di keluhkan oleh salah seorang sumber warga yang bersebelahan dengan Posyandu, rumahnya berada di antara Posyandu dan lokasi pembuangan limbah cangkang.

Kepada team LSM Forkorindo Kabupaten Siak beserta sejumlah awak media , sejumlah warga mengatakan bahwa mereka tidak tahan lagi dengan bau busuk yang dikeluarkan oleh limbah cangkang tanpa ada izin Amdal tersebut dan diduga Ilegal

"Kami terpaksa buat pagar pembatas Pak, karena tak tahan lagi dengan bau busuk dari limbah cangkang samping Posyandu itu," Ucap sumber masyarakat Kampung Tasik Seminai yang tak mau disebutkan namanya

Sementara itu, Team LSM Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) Kabupaten Siak Syahnurdin beserta sejumlah awak media yang langsung turun ke lokasi tempat penampungan cangkang diduga Ilegal dan tanpa Izin Amdal tersebut sangat menyayangkan dengan adanya aktivitas penampungan cangkang disekitar pemukiman warga, tepatnya di samping Posyandu milik Kampung.

" Kami sangat menyayangkan kok bisa adanya penampungan cangkang di tengah pemukiman warga, fatalnya lagi membuat Posyandu Kampung Tasik Seminai harus mengungsi jauh padahal bangunan Posyandu sudah lama berada di lokasi itu," sebut Syahnurdin

 Syahnurdin melanjutkan lagi Agar pemilik penampungan cangkang Diduga Ilegal tersebut di tindak tegas oleh APH maupun Pemda serta harus ditutup, karena sudah mengangkangi aturan yang berlaku, baik itu dokumen perizinan maupun dokumen Amdalnya

" Nanti kami akan komunikasikan kepada pihak APH dan Dinas terkait, Kami mintak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemda Siak melalui Instansi terkait untuk menindak tegas pemilik cangkang diduga Ilegal ini, karena hasil investigasi kami di lapangan didapat bahwa jelas-jelas kegiatan penampungan cangkang ini, telah melanggar aturan yang berlaku. Sampai telah menimbulkan bau busuk dan merusak lingkungan. Apalagi tanpa adanya Izin Amdal maupun dokumen perizinan lainnya," Tutup Syahnurdin

Team awak media mencoba menghubungi pemilik usaha Penampungan Cangkang diduga Ilegal dan tanpa izin Amdal tersebut, namun sampai berta ini terbit yang bersangkutan tidak dapat dihubungi. Hanya ada beberapa orang pekerja yang tidak mau mengomentari apa-apa, (Infotorial)

Laporan : Ferdy



 
Berita Lainnya :
  • Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tugas Perdana AKBP Fahrian Saleh Siregar Pimpin Sertijab, Kapolres, Waka, dan Dua Kasat di Polres Inhu Dimutasi
    02 Investasi Bodong, 2 Wanita Ditangkap Polres INHIL Karna Tipu 140 Investor Rp 6.3 Milliar
    03 Babinsa Kodim 0322/Siak, Sosialisasi dan Himbauan Terkait Kejadian Serangan Harimau di Dusun II Kampung Penyengat
    04 Himbau Agar Masyarakat Lubuk Dalam Selalu Kondusif, Bersama pokdar Kamtibmas resort Siak
    05 Sukses Menjaga Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat, Polres Kepulauan Meranti Pimpin Patroli KRYD dan Presisi Antisipasi C3
    06 Modus Berobat, 3 Perampok Sekap-Todong Pistol ke Bidan di Dumai Ditangkap
    07 Tim Gabungan Dari Manggala Agni Daops Sumatera VI-Siak, TNI, Polri, BPB, Bekerja Sama Dalam Memadamkan Api
    08 Tiga Laki Laki Warga Bengkalis Berurusan Dengan Hukum, Terduga Sindikat Narkoba
    09 Ini Pesan Husni Merza Dalam Acara Ngopi Rukun
    10 Hadiri Peringatan HARGANAS Ke-31 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Husni Merza Berpesan
    11 Harapan Rasidah dengan Program Kerja PKK
    12 Tawar Aset PT TBS Rp 2 T, Pihak Surya Dumai Beberapa Kali Temui Beyamin Tapi Ditolak
    13 Satu Orang Pengedar Sabu Dan Pil Ekstasi, Berhasil Dibekuk Polres Inhu
    14 Yasinan Bersama dan Tahlelan di Taman Cik Puan, Kerukunan Keluarga Besar Pejuang Kabupaten Kepulaun Meranti
    15 Polres Inhu Berhasil Ringkus Warga Rengat Barat
    16 Tewas Diterkam Harimau, Pekerja Perkebunan Sawit di Siak
    17 Kadis Perpustakaan Meranti Apresiasi Pustaka Digital, Kunjungi Pos Bhabinkamtibmas Desa Bokor
    18 Dua Orang Pria Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Diamankan Polsek Sabak Auh
    19 Polisi Turun Tangan, Ulah Bocah Takuti Warga Pakai Kain Bentuk Pocong
    20 Hadiri Bimbingan Teknis, Apresiasi Hambali Dan Dukungan Pengendalian Data Kebun Melalui DBH
    21 Tinjau Progres Peningkatan Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Pj Bupati Inhil
    22 JMSI Dan PWI Kolaborasi Membangun Inhu
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI