Jum'at, 14 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78 | | Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78 | | AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa | | Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal | | Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto | | Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
 
60 Serikat Buruh Tolak Tapera, Menggelar Aksi Demo Diistana
Minggu, 02-06-2024 - 18:20:11 WIB
Layar menampilkan penjelasan mengenai program Tapera saat konferensi pers di kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (31/05/2024). Sekitar 60 serikat buruh nasional bakal menggelar aksi demo menolak
TERKAIT:
   
 

JAKARTA, DELIK RIAU - Sebanyak 60 serikat buruh nasional bakal menggelar aksi demo menolak wacana pemotongan gaji sebesar 3 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Aksi demo penolakan Tapera rencananya digelar pekan depan di Istana Kepresidenan.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menegaskan jika pemerintah tetap menerapkan mekanisme Tapera dalam waktu dekat, maka aksi besar-besaran akan digelar.

Serikat buruh akan juga menolak dan meminta pemerintah mencabut Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"Aksi juga untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan program KRIS dalam Jaminan Kesehatan yang kesemuanya membebani rakyat," kata Said Iqbal dalam keterangannya, Jumat (31/05/2024).

"Aksi KSPI dan Partai Buruh minggu depan. Di Istana. (Massa aksi) Partai Buruh ada 60 federasi serikat buruh tingkat nasional," tukas Said Iqbal.

Tapera, kata Said Iqbal, hanya membebani buruh dan rakyat.

Dalam lima tahun terakhir ini, lanjutnya, upah riil buruh dan daya beli buruh turun 30 persen akibat tidak naiknya upah hampir 3 tahun berturut-turut.

"Sementara tahun ini naik upahnya pun masih tergolong rendah sekali," kata dia.

Kata Istana Soal Tapera

Sementara itu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan program Tapera disebutnya sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan kebutuhan papan bagi rakyat. 

"Dan itu tugas konstitusi karena ada UU-nya, dasar hukum UU 1/2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman, serta UU 4/2016 tentang Tapera. Tapera diatur oleh UU," kata Moeldoko.

Kata Moeldoko, Tapera merupakan program perpanjangan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) yang dikhususkan bagi PNS.

Program tersebut diperluas dengan menyasar pegawai swasta.

Pemerintah kata Moeldoko memperluas program tabungan perumahan karena terjadi backlog atau krisis kebutuhan rumah.

Berdasarkan data BPS kata Moeldoko, rerdapat 9,9 juta masyarakat yang belum memiliki rumah.

"Untuk itu kita berpikir keras, memahami bahwa antara jumlah kenaikan gaji dan tingkat inflasi di sektor perumahan itu enggak seimbang."

"Untuk itu harus ada upaya keras agar masyarakat pada akhirnya bisa walaupun terjadi inflasi bisa punya tabungan untuk membangun rumahnya," katanya.

Sejumlah negara, kata Moeldoko, juga memiliki program yang sama seperti Tapera.

"Tentang perumahan bukan hanya Indonesia mengatur, pemerintah di berbagai negara juga jalankan skema seperti ini, di Singapura, Malaysia ada, di beberapa negara lain juga ada. Menurut saya sih tugas negara," pungkasnya.

(Sumber:m.tribunnews.com)



 
Berita Lainnya :
  • 60 Serikat Buruh Tolak Tapera, Menggelar Aksi Demo Diistana
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78
    02 Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78
    03 AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa
    04 Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
    05 Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto
    06 Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
    07 Direktur PJC Terus Berkomitmen Lahirkan Wartawan Profesional, Penyerahan Berkas Ke Kesbangpol
    08 Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti
    09 Kejuaraan Menembak Piala Dandim, Meningkatkan Keterampilan Dan Prestasi
    10 Penyerahan "SK" Dukungan Penuh DPP Partai PAN, Alfedri Bakal Calon Bupari Siak
    11 Hadiri Wisuda IQRA dan Khatam Al-Quran Santri MDTA dan TPQ KE-XV Se Kecamatan Tualang, Tahun Pelajaran 2023-2024
    12 Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Adhoc Bagi Panwaslu Kecamatan Se- Kabupaten Siak Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024, Bawaslu Siak Taja
    13 Gelar Ormas Expo 2024, Tema "Kreatif, Mandiri, Mengayomi",
    14 Pengedar Shabu Ditangkap di Bandara SSK Pekanbaru
    15 Seorang Pria Terduga Kasus Penganiayaan Karyawan PT SRL, Berhasil Diungkap Polsek Rangsang
    16 Penandatanganan MoU Terkait Kerjasama Dibidang Pembangunan Dan Kebudayaan
    17 Bupati Dan Wabup Siak Terima Gelar, Bawa Kota Siak Berkemajuan
    18 Bupati Siak Raih Penghargaan Bupati Aspiratif, Malam Puncak HUT JMSI Award 2024
    19 Kunjungan Pj Bupati Batubara Ke Siak Kota Istana
    20 Tanah Adalah Mama, Suku Awyu: Tanah adalah Rekening Abadi Kami, Soal
    21 Berkedok Panti Pijet di 3 Lokasi, 7 Orang Diamankan Satpol Pp Siak
    22 Pengecer Shabu Disiak Ditangkap Polisi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI